Polisi Dan Akuntan

Polisi Dan Akuntan
58


__ADS_3

Sejak kedatangan eva tadi, aku merasa lega… aku sudah membulatkan tekad harus perlahan mencintai dan menerima suamiku. Selain karna ikatan suci pernikahan kami, dia juga lelaki yang layak untuk ku pertahankan….


“ Hallo… “ ucapku


“ Assalamualaikum sayaaang “ kata suamiku


“ Waalaikumussalam … kenapa bg ? “ kataku


“ Kamu lagi pengen apa? Bentar lagi abg pulang nih biar abg cariin “ tanya suamiku


“ Hemmm , Ara gak selera makan bg. Tapi ara pengen Kepiting asam manis sama Sop buah “ jawabku ragu takut suamiku marah


“ Oke boss nanti papa bawain ya.. baby sabar dulu jangan nakal sama mama yaaa “ jawab suamiku yang membuatku tersenyum…

__ADS_1


“ Oke paaa … hati hati dijalan assalamualaikum “ kataku


“ Waalaikumussalaamm …


Semilir angin melewati balkon kamar ku… aku merenung sendirian … benar kata orang “Takdir mu tak akan pernah melewatkanmu… sedangkan apa yang melewatkanmu berarti itu bukan takdirmu” …


Disaat aku merasa Patah , tak ada tempat ku berharaf asa, Allah memberikanku seseorang yang kokoh sepertu batu karang… yang diterpa ombak berulang kali namun ia tetap kuat.


Tiba tiba aku merindukan papa dan mama ku… ku coba mengambil hp untuk menghubungi mereka


“ Waalaikumussalam.. kenapa ra? Kamu mau mama jemput? Kamu udah gak tahan kan hidup susah sama suamimu itu? “ kata mama


“ Astaghfrullah mah… mamah apa apaan sih. Justru karna aku betah disini aku bahagia sama dia mah makanya aku ngabarin mamah biar mama gak khawatir sama aku . Mama kenapa sih benci banget sama bg razqa? Kenapa mama selalu ngerendahin dia? Dia gak seperti yang mama bayangin !!!l” ucapku dengan nada emosi yang menggebu gebu

__ADS_1


“ Heh dasar anak gak tau diri kamu, di bilangin orang tua gak percaya. Orangtua itu ingin yang terbaik untuk anaknya. Gak ada orang tua yang mau anaknya susah” kata mama dengan nada yang tak kalah tinggi


“ Makasih ma.. makasih banget mama udah mikirin masa depan ku sampai sejauh itu. Tapi mama salah, udahlaa mama tenang aja jangan mikir kalau aku itu susah bangey disini. Aku sudah terbiasa mah hidup apa adanya “ jawabku


“ Sudahlaa kamu itu memang ngeyel banget. Mulai sekrang gak usah hubungi mama lagi! Makan suamimu yang selalu kami belain itu !!!”


Mama langsung mematikan telfon ku begitu saja. Padahal aku masih sangat rindu. Aku ingin seperti orang orang yang menceritakan gimana kehamilan pertamanya kepada sang ibu dan disambut bahagia oleh ibu … pengen rasanya dibuatin makanan apa yang aku inginkan saat ngidam . tapi mama ??? Aku tak akan pernah mungkin mendapatkan itu.


Dari kecil mama selalu pilih kasih antara aku dan adikku. Biar pun begitu, aku sangat sayang sama adikku. Bukan salahnya kalau dia lebih disayang mama, karna kata orang mama itu lebih dekat ke anak laki laki sedangkan papa dekat ke anak perempuan.


Mama selalu memaksa kan kehendaknya kepadaku, tapi tidak berlaku untuk adikku. Sebenar nya papa selalu menanyakan apa mauku , aku mau sekolah dimana dan kuliah dimana. Tapi mama , selalu menentukan apa yang harus aku lakukan untuk masa depan ku


terkadang sempat terfikir di benak ku, apakah aku ini anak angkat? Tapi sepertinya tidak, karna aku tahu ayahku sangat menyayangiku walaupun tidak pernah ia nampak kan….

__ADS_1


Udah mulai sering up ni author nya… vote dari readers dongg biar semangattt !!!!!


__ADS_2