
Masih dengan suasana yang sama
Di depan ruang ICU kami berada
Menunggu queen siuman
“ Raa ….. “ orang tua ku baru saja tiba, mama memeluk ku dan menangis
“ Kenapa ini bisa terjadi nak ? Queen kenapa ? “ tanya mama yang sudah menangis dalam pelukan ku
“ Maafin Ara tak becus menjaga queen mah, ara lalai “ kataku merasa sangat bersalah
“ Coba ceritakan apa yang terjadi nak ? “ kata papa mengelus kepala ku
“ Ara gak tau pa apa yang terjadi dengan queen. Saat pulang sekolah, Raja dan inces hanya pulang berdua diantar supir. Kata inces queen telfon akan pulang sore sendiri dengan taksi karna belajar kelompok. Tapi sampai hujan deras dia belum tiba, Hp nya gak aktif. Saat Darrel mau mencari ternyata ada letting nya darrel yang telfon bahwa ara tertabrak dan berada di rumah sakit. Saat ara sampai sini queen memang sudah tak sadar kan diri karna kekurangan darah. Golongan darah dia mengikut almarhum papa nya, jadi kami gak bisa cepat mendonorkan. Tapi tadi mama nya bg razqa sudah mendonorkan nya “ kataku menjelaskan apa yang ku tahu saja , karna hanya queen lah yang tahu kejadian sesungguh nya
“ Astaghfirullah…. Ya sudah yang sabar. Queen pasti baik baik saja. Sekarang mana mama papa nya razqa ? Mereka gak marahin kamu kan karna cucu nya celaka ? “ papa bertanya , takut jika mama papa bg razqa marah
“ Tidak pa, mereka tak pernah berubah. Mereka masih sangat baik sama Ara “ kataku lirih
Tiba tiba dokter memanggil kami
“ Keluarga Queensha ? “
“ Saya mama nya dok , saya papa nya “ kata ku dan darrel bersamaan
“ pak, bu …. Queensha sudah sadar, dan akan di pindahkan keruang rawat inap. Setelah di ruang rawat baru bisa di jenguk yaa “ kata dokter memberi tahu
“ Alhamdulillahh “ kata kami semua
Akhirnya setelah di ruang rawat inap, aku memeluk putriku. Sedih rasanya melihat keadaan nya. Belum lagi harus sadar akan kenyataan bahwa dia lumpuh. Aku gak sanggup mengatakan nya.
__ADS_1
“ Mama nangis ? Queen gak papa kok ma “ kata queen dengan suaranya yang masih sangat lemas
“ Mama senang akhir nya kamu sadar. Apa yang terjadi nak ? “ kataku bertanya seakan tak sabar ingin tahu
“ Jangan dulu di tanya, sudah nak jangan banyak bicara dulu. Yang ter penting kamu harus sehat “ Darrel mendekat kearah queen. Sikap nya tetap sama, selayak nya papa kandung untuk queen.
Aku dan Darrel duduk memberi ruang untuk orang tua ku dan orang tua razqa di dekat queen…. Mereka juga khawatir dengan cucu nya.
Orang tua ku dan orang tua bg razqa pamit pulang, mereka tak ku izin kan nginap disini karna sudah tua. Rumah sakit sangat tak baik untuk mereka, biar mereka istirahat di rumah….
Setelah mereka pulang, datang lah orang tua Darrel serta kak davina dengan suami nya.
“ Kenapa gak ngabarin kita dek ? “ tanya kak davina ke arah ku
“ A … aku takut ngerepotin kak “ kata ku menunduk
“ Kita itu keluarga, kenapa merasa repot? Queen keponakan kakak jugaa “ kata kak davina mengelus pundak ku
“ Queen itu cucu mama dan papa ra, kenapa kamu canggung begitu. Mama gak pernah membedakan antara Queen Inces dan Raja “ kata mamanya darrel
Seminggu sudah Queen di rawat di rumah sakit, selama itu juga Haikal selalu datang bersama orang tua nya. Mereka benar benar memenuhi perkataan nya untuk bertanggung jawab.
Queen sudah tahu kondisinya, dia hanya bisa tersenyum. Walau ku tahu hati nya hancur, aku seorang ibu bisa merasakan apa yang dirasakan anakku.
Hari ini kami pulang kerumah karna keadaan queen sudah membaik.
“ Assalamualaikum “ kami masuk kerumah
“ Waalaikumussalam …. Ma pa … kak queeeen “ raja menghambur ke pelukan queen. Sementara inces hanya berdiri melirik lalu masuk lagi
Huh
__ADS_1
“ Ayo kak kita ke kamar , raja gendong ya ? “ raja mengajak queen ke kamar
“ Emang kamu kuat? Kamu cungkring begini “ kata darrel menggoda anak lajang nya itu
“ Eh papa jangan salah, cungkring begini banyak yang suka “ kata raja cengengesan
“ Kamu ini sekolah dulu yang bener” kata darrel
“ Assiaap komandan “
Suamiku kalau berhadapan dengan anak nya bisa dengan dua sisi. Lembut dan tegas. Aku suka caranya mendidik dan menempatkan diri dengan anak anak
Saat queen sudah masuk ke kamar, aku memasak untuk makan malam. Tapi aku melihat Inces menaiki tangga. Awal nya kukira dia akan masuk ke kamar nya, tapi ternyata dia masuk ke kamar queen. Perasaan ku tak enak, aku mengajak suamiku untuk memantau queen dan inces
“ Pah, ayo naik. Kita dengarkan pembicaraan queen dan inces “
Kami berdiri di depan pintu .
“ Sini inces duduk di sebelah kakak” queen menyuruh inces duduk
“ Gak perlu. Kenapa sih kakak pulang lagi ? Mending kakak pergi aja, kenapa kakak gak mati aja hah ? Kenapa kakak mesti sel… “
Plakkkk
Belum selesai inces bicara namun Darrel sudah masuk dan langsung menampar inces.
“ Kamu liat , bahkan papa ku menampar ku hanya karna anak seperti kamu. Anak yang gak jelas asal usul nya. Dari kecil papa selalu belain kamu. Aku benci tau aku benciii “ inces semakin marah gak karuan
“ Jangan pernah kamu bilang bahwa aku gak jelas asal usulku. Aku ini kakak mu . Aku lahir dari rahim yang sama denganmu. Dari kecil kakak selalu sayang sama kamu, kakak jagain kamu. Kenapa kamu benci sama kakak ? Maaf kalau kamu merasa papa mu sudah ku ambil , aku janji gak akan pernah meminta perhatian dan kasih sayang dari papa mu lagi. Aku terimakasih sudah di rawat dan di sayang oleh papa mu, kalau aku boleh meminta aku ingin papa kandung ku hidup ada bersama ku disini. Aku pingin punya orang tua lengkap seperti kamu dan raja. Sedangkan aku hanya punya mama, itu pun harus berbagi dengan mu dan raja. Apa aku salah jika terlahir sebagai anak yatim ? Apa aku bisa memilih harus lahir di keluarga mana? Sakit rasanya. Kamu selalu bersikap seperti ini sama kakak nces “ kata kata queen sangat membuat hatiku sedih. Sebegitu dalam nya dia memendam rasa sakit nya bertahun tahun. Ibu macam apa aku
“ dan untuk papa , terimakasih belasan tahun papa menyayangiku seperti anak kandung papa sendiri. Mungkin ini terakhir kali nya aku panggil papa dengan sebutan papa. Setelah ini aku akan pergi dari sini , aku gak akan ganggu keluarga ini lagi . Anak papa cuma Inces dan raja. Maaf kalau queen merusak kebahagiaan keluarga papa. Om , lupakan queen. Queen bukanlah anak om, queen titip mama yaa om “ kata queen menatap darrel dengan senyuman nya namun air mata nya sudah penuh di kelopak mata
__ADS_1
Deg
Queen memanggil darrel denga sebutan Om. Apa yang akan di lakukan queen selanjutnya ?