Polisi Dan Akuntan

Polisi Dan Akuntan
17


__ADS_3

Adzan subuh berkumandang, saatnya aku mandi shalat dan langsung pergi…


Ya… Hari ini adalah hari dimana aku dan ketiga temanku janjian untuk nongkrong. Saat sekarang ini,dirumah bukanlah solusi yang tepat.


“ Ma,pa,Ara ke kota dulu mau ketemu deta lala dan eva mungkin nginep dirumah deta” pamitku kepada orangtuaku


“ Kenapa ra?sampai kapan mau menghindar dari mama papa? Mama sama papa udah nyerahin semua keputusan sama kamu. Nanti kalau orangtua widi kesini lagi kami bilang langsung tanya ke kamu aja” kata papa yang ga rela melepas kepergianku. Padahal aku pamitan 1 malam doang nginep dirumah deta. Biasanya berbulan bulan aku di kos gapapa tuh


“ Gak kok pa,ara cuma lagi pengen ngumpul aja sama mereka. Liburan semester kan 3 bulan. Jadi gaada salahnya lah kalau ara nginep dirumah deta 1 hari,besok ara langsung pulang” kataku meyakinkan


“ Yaudah hati hati dijalan ya. Naik apa kamu?” Kali ini mama yang bertanya


“ Ara bawa mobil ya ma,soalnya lagi males naik angkot” kataku


“ Okee kalau udah sampai langsung kabarin yaa”


Aku menyalim kedua orang tua ku dan langsung berlalu


Kulajukan mobilku dengan kecepatan standart diiringi lagu tangga_cinta tak mungkin berhenti


Tak ada kisah tentang cinta


Yang bisa terhindar dari air mata


Namun kucoba menerima


Hatiku membuka


Siap untuk terluka


Cinta tak mungkin berhenti


Secepat saat aku jatuh hati


Sehingga hidupku pun berarti

__ADS_1


Cinta tak mudah berganti


Tak mudah berganti jadi benci


Walau kini aku harus pergi


'Tuk sembuhkan hati


Walau seharusnya bisa saja


Dulu aku menghindar


Dari pahitnya cinta


Namun kupilih begini


Biar kuterima


Sakit demi jalani cinta


Cinta tak mungkin berhenti


Secepat saat aku jatuh hati


Sehingga (hingga) hidupku (hidupku) pun berarti


Cinta tak mudah berganti


Tak mudah berganti jadi benci


Walau kini aku harus pergi


'Tuk sembuhkan hati


Hanya kamu yang bisa

__ADS_1


Bisa membuatku rela


Rela menangis karenamu


Cinta tak mungkin berhenti


Secepat saat aku jatuh hati


Sehingga hidupku pun berarti


Cinta tak mudah berganti (cinta tak mungkin berganti)


Tak mudah berganti jadi benci (tak mudah untuk berganti)


Walau kini aku harus pergi


'Tuk sembuhkan hati


Biar aku pergi sembuhkan hati


Pas sekali untuk menggambarkan suasana hatiku,perasaanku untuk darrel. Andai aja aku tak pernah bertemu dengannya,andai saja dia tak pernah memberi harapan semu,aku tak akan sesakit ini. Ah sudahlaaa lupakan Araaa lupakan.


Setelah satu jam lebih aku diperjalanan sampailah di cafe tempat kami janjian. Bukannya deta yang kutemukan malah eva yang sudah standby dengan minuman dan cemilannya. Gak heran sih,diantara kami berempat yang doyan makan tuh ya eva.


“ Woyy….makan mulu,dasar curut. Ntaran napa sabar jangan kek buto ijo gitu” kataku mengagetkan eva


“ Eh busettt…lu lu pada yaa janjian jam berapa dateng jam berapa. Udah habis 2 gelas nih minuman gue. Untung lu yang traktir kalau ga bisa habis uang jajan gue” kata eva


“ Heh enak aja lu. Gua kan cuma janji traktir deta bukan lu sama lala” kataku ketus


“ Yaelah raa lu anak orkay ngapa sih pilih pilih gitu traktir temen. Gua doain diambil rayap tabunganlo yang gaakan abis 7 turunan 8 belokan itu tau rasa looo” kata evaa membuatku kesal


“ Heh ngomong lagi lu beneran ga gua traktir ini ya” jawabku


“ Iya iyaa maap ndoro puteri “ sahut eva sambil cekikikan….

__ADS_1


Vote nyaa dooongg biar semangat nih authornyaa


__ADS_2