
Kehidupan selalu memberikan kejutan setiap harinya. Baik itu hal yang menyenangkan atau sesuatu yang justru nggak kamu harapkan. Naik dan turunnya alur kehidupan mungkin sering membuatmu menjadi lelah. Belum lagi dengan banyaknya perubahan yang kamu terima secara mendadak.
Keadaan yang berubah begitu saja, mungkin membuatmu tidak siap untuk melanjutkan segala rencana yang sudah disiapkan. Tapi mau tak mau, kamu tetap harus melanjutkan semuanya dengan baik. Meskipun perlahan, semuanya akan membaik seiring berjalannya waktu.
***
* Tin tin tin
Aku menekan klakson mobilku…. Tak ada orang yang membuka pagar rumah orang tuaku. Gimana mang diman ini hadeh . Aku turun dari mobil membuka pagar nya sendiri. Kumasukkan mobil ku di garasi, lalu aku menggendong queen yang masih tertidur.
“ Assalamualaikum , ma pa ……. “ teriak ku saat masuk rumah
“ Waalaikumussalam , loh udah pulang kalian ? “ tanya mama
“ Udah ma, bentar ya ara letak kan queen di kamar dulu. Nanti ada yang mau ara bicarain “
Setelah ku pastikan queen nyaman dengan posisi nya, aku kembali ke bawah menemui orang tuaku.
“ Mau bicara apa ra ? “ tanya papa
“ Gini ma , pa ….. seperti nya ara akan mencoba menerima Darrel . Menurut papa sama mama gimana ? “ tanya ku
“ Alhamdulillah akhir nya kamu mau membuka hati nak, mama senang sekali “ kata mama yang langsung memeluk ku
“ Iya mencoba lah untuk bangkit ra , kalau kamu masih berharaf sama orang yang sudah tiada maka artinya kamu menyiksa dirimu sendiri . Papa selalu mendoakan yang terbaik untuk anak anak papa “ kata papa
“ Baik lah ma pa, terimakasih sudah mendukung ara “ kataku
\~\~\~
Grup berempat
“ Deta : Gaissss kapan kita meet up ? “
“ Lala : Mingdep gue ke kota , kita meet y “
“ Eva : I ready always gaisssss “
“ Me : Oke siap, sekalian ada kabar gembira dari saiaaa “
“ Eva : Wih apa an ini ? Gercep yaa ? Udah berhasil muvon ? “
“ Lala : Sama siapa ra ? Kepo nichhhh”
__ADS_1
“ Deta : Cerita sekarang dong dikit aja ra “
“ Me : Is writing a message “
Hahahahah setelah aku mengetik kalimat itu, ku letak kan hp ku. Aku berbaring di sebelah queen sampai akhir nya ketiduran juga .
****
Sore telah tiba , queen membangun kan ku ternyata dia haus minta buatin susu.
“ Nih, minum dulu habis itu kita mandi” kataku memberi nya sebotol susu
“ Oke ma ….. “
“ Queen, mama mau jalan sama om Darrel boleh ? Cuma makan malam aja kok “ aku izin queen
“ Bole…. Tapi nanti beli kan win cukat ya ma “ dia meminta coklat
“ Asshiapppp tuan putri mama “ kataku
Sehabis queen minum susu, kami menjalankan ritual mandi. Setelah itu aku mendandani nya dan lanjut aku berganti baju tak lupa memakai make up tipis ku. Biasa nya orang ngedate malam minggu, lah pak poliseh yang satu ini malah ngajak malam senin. Awas aja kalau besok pagi aku kesiangan masuk kantor.
Setelah kurasa dandanan ku cukup, akhir nya aku pun turun bersama queen. Ternyata Darrel sudah menunggu di bawah. Mama yang sudah ku ceritakan aku akan di jemput Darrel ia langsung menggendong queen
“ Om tante, darrel permisi dulu ya bawa queen makan malam “ pamit darrel ke orang tua ku
“ Ara pamit pa … ma …. Mama pergi dulu ya queen. Jangan bandel sama oma opa “ pamit ku menasehati queen yang hanya di balas jempol oleh nya
“ Om pinjam mama nya sebentar ya queen “ pamit darrel kepada queen
“ Oke ooommmmmm siappp “ kami tertawa gemas mendengar jawaban dan melihat ekspresi queen
*
Di mobil
“ Cantik banget sih mama nya queen “ Darrel memecahkan keheningan
“ Alah kamu ini, receh banget kayak anak ABG aja. Aku ini sudah mamak mamak “ jawabku ketus karna menahan malu
“ Hahaha kamu masih muda loh ra, mama muda “ kata darrel semakin menggoda ku
“ Iya terserah kamu aja deh “
__ADS_1
Perdebatan karna dia terus menggoda ku terhenti saat kami sudah sampai di depan restoran untuk kami dinner
“ Ayo turun tuan putri “ Darrel membuka kan pintu mobil lalu menggandeng tangan ku
Perasaan ku campur aduk, aku nyaman dengannya. Aku gerogi juga malu di perlakukan seperti ini.
“ Pesan apa ra ? “ tanya Darrel
“ Aku chicken steak sama orange juice “ kataku
“ Samain aja ya mbak “ Kata Darrel berbicara dengan pelayan
“ Ehmm…. Ra , aku ngajak kamu dinner mau tanya jawaban kamu atas lamaran ku. Apa sudah bisa di jawab ? “ Darrel memulai pembicaraan. Pas sekali, padahal aku mau menjawab lamarannya, tapi kalau aku duluan yang bicara kan gengsi hahaha
“ Iya . Aku jawab sekarang. Bentar yaa ( aku merogoh tas ku mengambil cincin pemberian nya ) “
“ Bismillah aku terima lamaran kamu “ kataku sambil memakai cincin di jari manis ku
“ Alhamdulillah ya allah. Makasih ra , makasih banyak. Aku janji gak akan nyia kan kesempatan ini. Aku bakalan jadi pelindung untuk kamu, queen dan adik adik nya queen nanti . Makasih raaaa “ kata darrel sambil mencium kedua tangan ku. Ada rasa haru yang saat ini ku rasakan
“ Iya sama sama, makasih juga sudah mau menerima aku yang seperti ini “ kataku
“ Kamu itu berharga ra, aku yang dulu sudah membuatmu sangat terluka . Aku akan berterima kasih kepada almarhum suami mu dan mertua mu karna telah menjaga mu dengan baik “ kata darrel tersenyum
“ Ehm makanan nya sudah datang nih ayo makan dulu deh “ kata ku mengalihkan pembicaraan untuk menyembunyikan rasa bahagia ku
Acara dinner berdua telah selesai, aku lega akhirnya selesai juga masalah yang kuhadapi satu persatu. Mudah mudahan ini keputusan yang benar . Ridhai lah langkah ku kali ini ya allah . Aminnnn
“ Kita ke supermarket ya rel, queen tadi minta coklat “ kataku
“ Oke bos …. Eh iya ra, kapan bisa ikut ketemu orangtua ku? “ Pertanyaan darrel yang membuatku menelan saliva
“ Aku takut orang tua mu gak nerima status ku rel :( “ kataku sedih
“ Kamu tenang saja. Mama sama papa ku kan sudah tau , aku sudah cerita kalau kamu wanita yang sudah menungguku dari dulu. Tapi karna aku yang gak jelas ya kamu di rebut lelaki lain hihihi “ perkataan darrel membuatku sedikit tenang
“ Yasudah minggu depan kita ke rumah orangtua kamu ya ? “ kataku
“ Oke ra… makasih sudah mau memberiku kesempatan kedua “
“ Iyaa , kamu makasih terus. Ini sudah sampai supermarket ayo ikut turun gak? “ kataku yang langsung turun dari mobil
\~\~\~
__ADS_1
Tak perlu bersusah payah untuk membalas dendam, cukup maafkan setiap kesalahan. Karena memaafkan adalah pembalasan yang terbaik…
itu lah yang saat ini ku lakukan. Memaaf kan semua kesalahan darrel yang dulu, dan memulai belajar mencintai nya lagi. Mungkin memang saat ini waktu yang tepat untuk kami berjodoh …..