
Ara Pov
Aku menatap manik mata suamiku yang sudah di penuhi butiran butiran bening .
“ Ada apa pa ? Siapa ? Papa mau kemana ? “ tanya Ku yang sudah ikutan panik melihat gelagat suamiku
“ Ra…. Letting ku nemuin Queen di rumah sakit sedang bersimbah darah habis ditabrak dengan orang yang membawa nya ke rumah sakit “ kata suamiku dengan tatapan kosong
“ A … Apa ? “ kataku yang sudah terduduk lesu. Kaki ku lemas seakan seperti tak bertulang , lidah ku keluh tak bisa mengatakan apa pun.
“ Kamu ikut aku atau dirumah aja ? “ tanya suamiku
“ Aku ikut rel. Dia …. Dia anakku . Aku wajib di samping nya dalam keadaan apa pun “ kata ku sambil terisak
“ Ayo kita berangkat sekarang “
Setelah pamitan dengan raja dan inces , aku dan suamiku pergi kerumah sakit. Tak ada satu patah kata pun yang terucap dari mulut kami berdua. Fikiran ku melayang ke atas sana membayang kan kemungkinan terburuk yang akan menimpa putriku
Setelah menempuh perjalanan tiga puluh menit, akhirnya kami sampai di rumah sakit. Aku berjalan tergesa gesa mendahului suamiku.
Aku melihat letting Darrel yang masih berseragam lengkap menunggu di depan ruang UGD bersama seorang pemuda yang baju nya sudah di penuhi darah.
Darah ?
Ya allah, apa yang terjadi sebenar nya dengan anak ku ?
“ Om gimana keadaan putriku? Apa dia baik baik saja? Kenapa ini bisa terjadi ?” Kataku dengan tak sabaran meminta penjelasan. Letting suamiku itu hanya diam dan melirik ke arah pemuda yang ada di sebelah nya
“ Tante… maaf. Maafin aku karna sudah menabrak putri tante. Putri tante tadi berlari seperti nya di kejar preman, karna hujan sangat deras saya juga kurang penglihatan maka bisa terjadi kecelakaan itu. Sekarang putri tante belum sadar karna kekurangan darah. Kita menunggu om dan tante siapa tahu golongan darah nya cocok” kata pemuda itu sopan
“ Kenapa kamu bisa menabrak putri saya ? Sekuat tenaga dan jiwa raga saya menjaga nya. Dari kecil sedikit pun tak pernah ku biar kan dia terluka, tapi kini …. Aaahhh “ Kata suamiku menonjok tembok rumah sakit.
“ Rel, lu tahan dikit emosi lu. Ini rumah sakit. Dengan lu marah begini itu gak akan bisa balikin keadaan queen. Bersabarlah “ kata letting suamiku menasehati
“ Gimana gua bisa sabar, itu queen sedang tak sadarkan diri. Gua ini bapak yang bodoh, gak bisa jaga anak. Harus ngomong apa gua sama razqa nanti ? “ kata suamiku mengusap wajah nya kasar
“ Queen butuh golongan darah apa ? Apa di rumah sakiti ini tak ada persediaan ? “ tanyaku dengan tatapan kosong kedepan
__ADS_1
“ Queen butuh darah B+ tante, itu susah banget di cari. Saya sudah berusaha dan ini juga orang tua saya sedang perjalanan kesini sambil mencari info dimana ada persediaan darah B+ “ kata pemuda itu menunduk
Deg
Jantungku berdegup kencang. Selama ini aku tak pernah tahu golongan darah queen sama dengan razqa. Gimana kalau hanya razqa yang mempunyai golongan darah itu? Ya allah. Apalagi ini
Maaf bg…. Maaf kan aku yang lalai menjaga amanah mu, queen peninggalan mu satu satu nya tapi aku tak menjaga nya dengan baik .
“ Ra …. Golongan darah kamu bukan nya O ? Apa dia sama seperti …..” Kata darrel bertanya kepadaku
“ Iyaaa “ aku langsung memotong kalimat yang akan di keluarkan Darrel
Ku lihat dia mengusap wajah nya dan menggaruk kepala nya dengan kasar.
“ Coba telfon mama papa nya razqa. Siapa tahu mereka juga punya golongan darah yang sama “ kata suamiku
Ah iya aku sampai lupa. Aku langsung mengeluarkan hp ku dan menekan nomor telfon mertuaku.
“ Assalamualaikum ma “ kataku
“ Ada apa ra ? Kok suaramu seperti sedih sekali. Apa yang terjadi nak ? “ mama langsung paham dan mengerti situasi ku
“ Astaghfirullahaladzim. Ya sudah jangan menangis, tenanglah…. Mama sama papa segera kesana. Golongan darah mama dan razqa sama. Di rumah sakit mana ? “ tanya mama mertuaku
“ Rumah Sakit Bhayangkara ma. Mama hati hati dijalan ya “ kataku
Saat aku selesai telfonan dengan mertuaku. Dokter meminta ku dan suami masuk untuk melihat keadaan queen.
Dengan langkah ragu, aku di papah oleh suamiku mendekati brankar queen yang sedang tak sadarkan diri dengan wajah yang pucat, kepala di perban dan kaki di perban juga.
“ Dengan berat hati saya mengatakan queen lumpuh sementara pak bu “ dokter itu berbicara sambil melihat ku dan suamiku bergantian
“ Apa lagi ini ? Yaallah rel…. Anakku. Aku sangat lalai menjaga nya. “ kataku yang sudah sangat terisak
Tiba tiba wajah suamiku memerah seperti menahan emosi. Tangan nya mengepal
“ Kamu disini aja ya sayang ? Aku pulang sebentar “ pamit suamiku
__ADS_1
Apa tadi dia bilang? Pulang ?
Tidak
Aku ingat jika tadi inces yang mengatakan queen tidak perlu di jemput karna akan bekerja kelompok dan pulang naik taksi. Tiba tiba Aku ingat sekali waktu dulu Queen dan Inces makan pisang, inces tak sengaja membuang kulit pisang sembarangan yang mengakibatkan queen terpeleset Tetapi Darrel malah mengurung inces di kamar mandi. Padahal inces darah daging darrel sementara queen bukan. Tapi entah mengapa dia selalu mengutamakan queen di banding inces dan raja. Aku langsung bergegas mengejar darrel untuk ikut pulang. Aku tak mau anakku yang lain ikut sakit. Sudah cukup queen yang sedang terbaring.
“ Loh kamu mau ngapain ? “ tanya darrel yang melihatku mengikutinya masuk ke mobil
“ Aku ikut pulang untuk mengambil pakaian “ kataku tenang, aku melihat darrel menghela nafas nya kasar
Sesampai nya di rumah, dia segera menaiki tangga menuju kamar inces. Sudah kuduga
“ Inces …. Bangun kamu !!!!! “ kata darrel tegas
“ Pa .. papa ? Ada apa pa ? Inces ngantuk “ kata inces dengan mata terpejam nya
Aku hanya mengintip di balik pintu, berjaga jaga jika nanti darrel kasar dengan inces
“ ma, ada apa ? “ kata raja yang baru datang di belakangku
“ Ssssst “ aku menaruh jari telunjuk ku di bibir menyuruh nya diam dan dia hanya mengangguk
“ Kamu jujur sama papa , queen beneran kerja kelompom atau hanya akalan kamu saja ? “ deg…. Aku terkejut kenapa darrel berfikiran buruk terhadap anak kandung nya sendiri
“ A… aku aku “
Belom sempat inces menjawab tapi darrel sudah memotong ucapan nya
“ JAWAAAAB “ bentakan darrel membuat inces menangis
“ I… iya pah inces bohong. Inces sengaja ninggalin dia biar dia tau rasa pulang sendirian kehujanan “ kata inces yang membuat hatiku sangat sakit. Apa ini ya allah ?
Raja yang tadi nya di belakang ku ingin melangkah masuk tapi aku menghadang nya
“ Kenapa kami tega sama queen nak ? Sekarang apa kamu tau akibat dari perbuatan mu ? Queen tidak sadar kan diri dan kekurangan banyak darah. Sedangkan darah mama dan papa tidak cocok dengan nya “ kata darrel lirih
“ Kenapa bisa tidak cocok ? Berarti dia bukan anak mama dan papa. Dia itu perusak kebahagiaan ku dia pantas mendapatkan itu semua, biarin saja pa biar dia mati sekalian atau…… “
__ADS_1
Plaaaaaaakkkkk