
* Tok tok tok
“ Maaf mengganggu… Ny. Alesha sudah bisa pulang ya pak… ini resep dokter segera di tebus dulu dan selesaikan administrasi nya” kata suster
“ Oh iya sust terimakasih ya.. saya permisi sebentar mau nebus obat sekalian urus administrasi nya. Tolong jaga istri saya ya sust” kata suamiku
“ Iyaa pak beress “
Setelah bg razqa keluar, hanya ada aku dan suster yang sedang melepas jarum infus dari tangan ku.
“ Dikit yaa mbak tarik nafas nya… “
“ Hemm iya sust udah biasa kok hehehe “ jawabku
“ Mbak, kelihatan nya suami mbak sayang banget ya sama mbak. Dari pandangannya saja sudah ketara banget “ kata suster itu
“ Ah sust ini bisa aja … perasaan sust aja kali” jawabku malu
__ADS_1
“ Ih beneran loh mbak… emang pacaran nya berapa lama mbak? “ tanya suster itu yang membuatku bingung
“ Kalau aku jujur pasti sust gaakan percaya nih “ jawabku
“ Ceritain dong mbak, kepo nih… mana tau bisa dapat 1 yang kayak suami mbak hahaha” kata suster itu
“ Percaya gak percaya kami gak pacaran sust.. kenal udah lumayan lama tapi gitu dekat langsung dia datang ngelamar yaudah nikah terus. Kalau soal perasaan ya mungkin seiring berjalan nya waktu rasa itu tumbuh sendiri. Kalau di bilang aku beruntung sih, dia baik banget “ jawabku
“ Awww so sweet banget sih… yaallah berikan aku satu lelaki kayak suami mbak Alesha dong . Aminnnn “ kata suster itu
“ Hahaha ada aja kamu sust.. tenang aja, apa yang menjadi takdir mu tidak akan melewatkan mu. Dan apa yang terlewatkan berarti itu bukan takdir suster wkwkwk “ jawabku cekikikan
“ Eh ada bapak… yaudah ini udah selesai . Mau dibantu ke kursi roda mbak? Sudah bisa pulang ya.. semoga lekas sehat dan semoga kita bisa bertemu dilain waktu “ kata suster
“ Oke sust jangan sungkan kalau ada waktu main dong kerumah.. saya biar didorong suami saya aja “ jawabku
“ Ashyiaaap mbakk “
__ADS_1
Setelah memasuki mobil … aku memandangi wajah suamiku. Tampan, tenang, terlihat sangat bersinar kelihatan banget dia rajin ibadah. Sebenernya aku ini wanita yang beruntung bisa memiliki suami paket komplit kayak dia. Hanya karna aku yang belum mencintai nya lantas aku terus menyakiti hatinya. Yaallah berdosakah aku ?
“ Bg.. Ara boleh tanya gak ? “ aku membuka percakapan di dalam mobil yang hening
“ Mau tanya apa sih ra kok formal banget ? “ jawab suamiku sambil tertawa
“ Ih Ara serius nih tanya nya “ jawabku
“ Yaudah mau tanya apa sayang ? “ jawab razqa
“ Sebenernya abg beneran hanya karyawan biasa gak sih ? “ tanya ku hati hati takut menyinggung perasaan nya
“ Kenapa kamu tanya begitu? Kamu mulai ragu ya sama abg? Kamu takut anak kita gak bisa terpenuhi sama seperti kamu dulu kecil sampai sebesar ini ? “ tanya razqa dengan nada tinggi.
Dan tentu saja membuat air mata ku jatuh tanpa permisi.. aku paling tidak bisa mendengar orang berbicara dengan nada tinggi, itu salah satu kelemahanku.
“ Kamu jangan salah paham… kalau kamu berfikiran aku memandang mu karna status ekonomi kamu salah bg … sejak awal kita nikah aku gak mempermasalahkan itu. Aku hanya heran kenapa kamu bisa memberikan aku kehidupan yang jauh diatas layak bahkan aku tau gaji karyawan biasa itu seberapa. Aku takut bg… aku takut apa yang kamu kasih untuk aku dan anak kita itu gak halal… aku gak papa kalau harus hidup seadanya asal halal daripada serba ada tapi gak jelas asal usul nya… kenapa sih orang selalu menganggap orang kaya itu berteman dan menjalin hubungan harus sesama kasta ? Gak semuanya begitu. Camkan itu !!!!!! “
__ADS_1
Mobil sudah memasuki pekarangan rumah… aku langsung turun membuka pintu rumah dan berlari ke kamar ….
Setelah itu apa yang terjadi ? Apakah razqa juga emosi dan terjadi pertengkaran hebat ??????????