
Di Meja Makan ….
“ Sayang… makan yang banyak ya, ini mama masakin untuk cucu mama yang di dalam perut kamu “ ucap mama mertua ku
“ Siap mah… Ara selera makan nya double kalau masakan mamah hihihi “ kataku
“ Ah kamu bisa aja… oh ya kalian sampai kapan disini ? “ tanya mama
“ Ara bakalan lama disini boleh kan ma ? Ara lagi pengen masakan mama terus nih … “ ucap ku memelas
“ Ya ampun sayang.. setiap hari disini juga boleh kalau kamu mau . Eh tapi Razqa gimana kerjanya dong ? “ tanya mama mertua ku lagi
__ADS_1
“ Kata bg razqa dia nanti sore balik ma, karna besok ada meeting. Seminggu sekali baru kesini jengukin a….“ belum selesai kalimat ku sudah di potong oleh suamiku
“ Tapi raa “ kata suamiku yang langsung terdiam karna ku injak kakinya “ Eh iya mah, Razqa seminggu sekali kesini soalnya banyak banget kerjaan. Razqa titip ara ya ma pa” sambung nya lagi
“ Tenang saja kamu… Ara bakalan aman sama kita, yakan mah ? “ kata papa
“ Bener dong paaa “ jawab mama semangat
Sebenar nya aku tidak tega membiarkan suamiku sendirian mengurus dirinya saat pergi dan pulang kerja, tapi … rasa sakit nya penghianatan dia masih belum bisa ku terima gitu aja. Apalagi dia berhianat dengan seorang dokter. Aku ini apalah, masih mahasiswi yang belum tau nanti nya bakalan jadi apa. Setelah selesai makan, aku membantu mama membereskan peralatan makan dan aku mencuci piring.
“ Boleh la, mau tanya apa sayang ? “ tanya mama mertua ku
__ADS_1
“ Bg razqa emang anak tunggal? Ehm maksudnya kenapa bg razqa gak punya adik atau kakak atau abg? “ tanya ku hati hati
“ Hmm udah selesain dulu itu , nanti kita obrolin itu di kamar mama, nanti langsung ke kamar mama yaa “ jawab mama mertua ku sambil tersenyum
Aku segera menyelesaikan pekerjaan ku dan langsung ke kamar mama mertuaku.
“ Ma… ara masuk yaa” izin ku
“ Sini sayang duduk dekat mama … kamu mau tau tentang keluarga ini kan? Kamu berhak tau karna kamu udah termasuk ke bagian ini juga “ kata mama mertuaku
“ Tapi, kalau itu sangat privasi gapapa kok ma Ara gak usah tau” jawabku
__ADS_1
“ Dulu itu… Razqa punya abg, nama nya rafqa. Mereka beda 2 tahun lah. Pada saat mereka SD kami pergi liburan ke puncak, saat di perjalanan kami kecelakaan. Papa mengemudi, Mama duduk di sebelah kemudi, Rafqa di belakang mama dan Razqa di belakang papa. Kecelakaan itu menghantam mobil bagian kiri yang membuat rafqa dan mama luka parah… mama mengalami cidera di bagian perut sehingga rahim mama di angkat, kalau rafqa pendarahan di bagian kepala sampai dia gak bisa di selamatkan. Waktu itu Razqa sempat shock berat sampai setahun gak mau bicara bahkan sama mama papa juga gak mau bicara, sampai pada akhir nya dia sering pergi ke danau, dia ketemu sama seorang yang bisa membuat dia bangkit lagi ya sampai bisa seperti sekarang ini… akhirnya dia bisa melupakan kesedihan nya itu.. dan sejak saat itu mama gak bisa hamil lagi makanya razqa gak punya adik dan sekaraang udah mau punya anak sama kamu “ ucap mama mertua ku sambil mengusap air matanya ….
Segini dulu yaa readerss