Polisi Dan Akuntan

Polisi Dan Akuntan
39


__ADS_3

Matahari mulai memasuki jendela kamar ku … sayup mata ku ter bangun membuat ku melirik jam dinding


Menunjuk kan pukul 07.00


ku lihat razqa masih asyik dengan bantal guling nya.


tiba tiba …..


Huek


Huek


Huek


Aku berlari ke kamar mandi memuntah kan seluruh isi perut ku yang bahkan pagi ini belum terisi . Lemas rasanya , pusing . Wangi sabun terasa menusuk di hidung ku ….


razqa yang bangun tidur langsung berlari menyusul ku ke dalam kamar mandi


“ Kamu kenapa ? Masuk angin kok sampai segini nya sih yaanggg “ dia berucap sambil memijit tengkuk ku


“ Ga tau aku pusing banget , bau banget sabun nya bg . Tambah mual ini “ air mata ku mulai mengalir

__ADS_1


“ Yaampun kok aneh gini sih … yaudah cepetan ganti baju kita periksa ke rumah sakit “ ucap razqa khawatir sambil mencuci kan wajah dan mulut ku yang habis muntah


“ Ga sanggup bg, lemas banget rasa nya untuk jalan . Pusing “ ucap ku lirih


Razqa langsung menggendong ku. Mengganti piyama tidur ku dengan dress dan jilbab instan karna dia udah panik banget melihat wajah ku yang pucat pasi ….


Dia menggendong ku menuruni tangga keluar pintu dan memasukkan ke dalam mobil. Lalu dia menutup pintu rumah . Mengeluar kan mobil dan membiar kan gerbang tetap terbuka .


Razqa Pov


Setelah perjalanan kurang lebih 15 menit akhir nya kami sampai di RUmah sakit.


“ Suster … sus tolong dong istri saya pucat amat nih … yaallah “ aku mengusap kasar wajah ku


kulihat suster membawa benda ber ukuran kecil .


“ Mari bu kita ke toilet saya dorong pakai kursi roda “ ucap suster


“ Bg, bantuin dong dudukin di kursi roda . Pusing banget nih “ istri ku meminta pertolongan ku


“ Sus kok mesti ke kamar mandi, kasian nih istri saya udah pucet gini “ ucap ku khawatir

__ADS_1


“ Ya pak , kita mencurigai sesuatu . Biar lebih jelas maka harus ke kamar mandi “ ucap suster itu


“ Ini bu silah kan di tampung air seni ibu ya . Kalau udah kasihin ke saya “ ucap suster tersebut memberi benda kecil itu ke istri ku


Setelah selesai istri ku langsung ku baring kan lagi ke brangkar ( tempat tidur di Igd )


“ Kamu tidur aja dulu …. Atau mau sarapan apa biar abg cari ? “ tawar ku kepada istri ku


“ Engga deh lagi ga pengen makan , abg disini aja elus elus belakang ku nih “ dia menunjuk punggung nya


15 menit kemudian dokter masuk bersama perawat ..


“ Gimana hasil nya dok? Istri saya sakit apa ? “ tanya ku dan hanya mendapat senyuman dari dokter itu


“ Selamat yaa pak bentar lagi akan jadi ayah “ ucap dokter itu menyalami ku


“ Hah .. maksud dokter istri saya hamil ? “ tanya ku tak percaya


“ Iya pak … di jaga kandungan nya ya bu karna masih awal masih rentan untuk keguguran “ saran dokter kepada istri ku


“ Baik dok , kami akan menjaga nya “ jawab ku yang masih sangat sangat bahagia

__ADS_1


Istri ku hanya diam menatap kami berbicara , mungkin dia masih syok . Bahagia . Karna selama ini dia sangat sangat mengingin kan kehamilan nya ini . Makasih ya allah karena engkau telah mempercayai anugerah terindah untuk kau titip kan kepada kami . Hamba percaya engkau akan memberi di waktu yang tepat . Dan mungkin ini lah waktu nya . Alhamdulillahhh


__ADS_2