
Hari ini adalah hari yang menegangkan . Padahal masih sidang BP4R, tapi hatiku gelisah gugup gak karuan . Rasanya seperti mau ke toilet tapi tidak bisa di keluarkan. Aduh dasar aku …..
“ Kamu kenapa diem aja ? “ Tanya darrel yang mulai curiga dengan gelagatku
“ Aku takut. Takut salah jawab kalau di tanya komandan kamu “ jawabku
“ Ya ampun kamu ini, santai aja ra…. Kan ada aku. Rilex ya sayanggg “ kata darrel menyemangati
Tibalah kami di kantor nya Darrel… Kantor ku juga . Ya kantor kesayangan kami hihihi
Masih selangkah kami berjalan keluar dari mobil, tiba tiba ada seorang wanita cantik sexy datang memeluk Darrel dengan membawa selembar kertas yang aku gak tau itu apa.
“ Sayang …. Aku punya kabar gembira untuk kamu, untuk kita “ kata wanita itu sambil bergelayut di tangan Darrel. Aku melepas kan gandengan tangan yang sedari tadi di genggam oleh darrel tapi semakin erat seakan dia memintaku untuk tetap disini
“ Maksud kamu apa al ? “ kata darrel ke wanita itu sambil melepas kan tangan nya yang di gelayuti wanita sexy tersebut
“ Ini kamu baca, bentar lagi kita punya baby. Kamu harus nikahi aku rel “ kata wanita itu sambil melihatkan selembar kertas yang sedari tadi di bawa
Deg
Hatiku teriris, mataku perih memanas , air mataku sudah terbendung seakan ingin meluncur tak tentu arah. Apa ini ya allah ? Kejutan macam apakah ini?
“ Lepas dulu, aku mau ke toilet udah gak tahan ini. Kamu selesain aja dulu sama wanita ini. Permisi mbak “ kataku sambil melepas kasar genggaman tangan darrel
****
Saat ini , di toilet ini aku sendirian memandang wajahku yang sembab di depan cermin. Sudah entah berapa lembar tissu yang ku habis kan untuk menghapus air mata ku. Apa yang barusan ku dengar apa itu memang nyata ? Tapi kenapa ? Kenapa ini terjadi di saat aku sedang memulai membangun sebuah hubungan yang hampir serius dengan nya. Apa yang bisa kulakukan ? Kalau aku egois tetap menikah dengan nya, akan ada anak yang tersakiti yang di dalam rahim wanita itu. Apa aku harus kehilangan darrel lagi untuk yang kedua kali nya ?
Tring….. suara hp menyadar kan ku
“ Sayang, kamu lama banget di toilet ? Ayo. Komandan lima menit lagi masuk “ Ternyata darrel mencariku
“ Iya ini sebentar lagi mau kesana “ kataku
__ADS_1
Aku menghampiri nya yang sedang duduk di depan aula
“ Hei… kamu habis nangis ? “ tanya darrel menelisik wajahku
“ Ehmm. Apa kita akan melanjutkan sidang ini ? Seperti nya semua ini harus di batalkan rel. A… aku “ kataku terputus karna langsung di sela oleh darrel
“ Stop… jangan katakan itu, apa pun yang terjadi kita akan tetap menikah. Kamu akan menjadi milik ku dan aku hanya akan menjadi milikmu.” Kata darrel memegang kedua tangan ku
“ Terus wanita tadi gimana ? Kamu gak boleh seperti itu, gimana pun juga bayi yang di kandung nya adalah anakmu. Bertanggung jawablah aku tak apa “ kataku sambil menahan isak tangis ku
“ Sssttt… aku mohon percaya padaku, ini cuma kesalah pahaman saja . Setelah sidang kita ini selesai, aku berjanji akan menjelas kan semua sama kamu. Kita sudah di tunggu komandan. Pliss percaya ya sama aku? Aku bukan lelaki rendahan ra “ kata darrel meyakinkan ku
Aku mengangguk dan langsung di gandeng memasuki aula persidangan BP4R
Banyak pertanyaan dan wewejangan yang diberikan untuk ku. Terutama aku itu calon bhayangkari harus menjaga perilaku , etika dan sopan santun. Dan yang paling membuatku gelisah adalah “ Seorang bhayangkari harus siap ketika bhayangkara nya bertugas kemana pun dimana pun dan bahkan harus tegar jika bhayangkara nya gugur dalam bertugas . Resiko bersanding dengan abdi negara harus rela berbagi suami dengan negara “
Perkataan itu terus terngiang ngiang karna aku takut kehilangan lagi. Kehilangan bg razqa membuat ku terpuruk bertahun tahun. Saat ini aku sudah bisa bangkit , tapi aku takut kejadian itu terulang kembali. Aku gak mau kehilangan darrel seperti aku kehilangan bg razqa. Sakit rasanya ……
Eh tapi belum tahu juga kedepan nya, apa aku memang menikah sama darrel atau enggak. Gimana nasibku jika dia bertanggung jawab ke wanita nya yang tadi? Hemm entahla….
“ Jangan seneng dulu, masalah tadi belum selesai rel “ Kataku ketus
“ Iya sayang aku janji sebelum hari pernikahan kita aku akan selesaikan ini semua …. Kamu jangan banyak fikiran, yang tenang. Makan makanan yang sehat minum vitamin, biar queen cepat punya adik. “ kata darrel malah menggoda ku
“ Ngapai ngarep adik nya queen ? Orang yang udah jelas hamil anak kamu aja kamu gak mau ngakui “ kataku yang masih sewot
“ Huhhh terserah kamu deh, yang jelas aku udah bilang aku gak serendah itu. Aku masih perjaka ra … enak dong kamu ngerasai dua perjaka. Aku dapet janda deh “ kata darrel tertawa meledek ku, tapi bukan nya lucu aku malah tersinggung dengan kata kata nya
“ Ya ngapai kamu mau sama janda ? Cari aja yang masih gadis kan banyak. Apalagi gadis rasa janda upsssss “ kataku yang sudah mulai tak bersahabat
“ Kok jadi gitu sih? Aku becanda loh sayang, aku sayang banget sama kamu ra makanya nungguin kamu . Bertahun tahun loh rela aku …. “ kata darrel sembari menatapku
“ Udah ayo pulang, mau sampai kapan di parkiran gini aja ? “ kataku
__ADS_1
“ Iya iyaaa lets gooo “
Rencana Allah SWT selalu berakhir dengan kebaikan. Dan jika yang kamu dapatkan belum baik, maka itu bukanlah akhir.
\~\~\~\~\~\~
Grup berempat
“ Deta : gimana sidang pra nikah nya ra? Lancar kan ? “
“ Lala : gua minta satu poliseh yang gans dong ra”
“ Eva : lu di tanyain apa aja sama komandan nya ra ? “
“ Me : 🥺🥲 “
Aku hanya membalas dengan emot sedih dan menangis
“ Deta : kenapa ? Lu di apain darrel biar gua telfon nih dia “
“ Eva : Iya ra cerita dong “
“ Lala : sini berbagi…. Kami siap mendengar keluh kesah mu bestttt “
“ Me : tadi saat kami mau sidang pra nikah, di parkiran mobil ada yang nyamperin darrel dan langsung meluk . Dia bawa selembar kertas gitu, ternyata itu hasil lab bahwa dia positif hamil ….. 🥺🥺🥺🥺🥺”
“ Deta : dia yang hamil kok lu sedih? “
“ Eva : iya nih gue kirain apa an “
“ Lala : definisi SMS \= Susah Melihat orang Senang”
“ Me : froblem nya itu…. Wanita itu hamil anak darrel 😢🥺😢🥺😭 “
__ADS_1
Maaf yaaa author kemaren sibuk banget, gak sempat up…. Ini hari baru bisa up. Mohon dukungan nya ya