Polisi Dan Akuntan

Polisi Dan Akuntan
116


__ADS_3

*Skip 8 bulan kemudian


Kau hadir ibarat gerimis


Mereda kegersangan hati yang teriris


Alangkah bahagia kurasa


Hadirmu membawa harapan tentang cinta


Cinta yang dulu aku miliki


Kini pergi tiada kembali


Pernah aku merasa kecewa


Bahkan sempat tak percaya


Sebuah kata bernada cinta


Tapi kini semua berubah


Hadirmu membawa gairah


Gairah akan sebuah harapan


Yang menjanjikan datangnya kebahagiaan


*****


Author Pov


Di rumah sepasang suami istri itu sedang ada perdebatan. Sang suami sangat cemas melihat istri nya sesekali meringis memegangi perut. Siapa lagi kalau bukan Ara dan Darrel….


Ara yang memang sudah memutus kan untuk resign sejak tujuh bulanan sebulan yang lalu. Kini Darrel ingin mengambil cuti untuk menemani ara melahir kan. Dia tak ingin satu momen pun terlewati. Ia ingin menjadi suami siaga, namun Ara belum merasakan sakit yang teramat makanya dia menyuruh Darrel untuk bekerja dan jangan mengambil cuti terlebih dahulu.


“ Wajah kamu sudah pucat begitu sayang. Sudah sering sakit kan ? Aku gak mau ya nanti aku gak bisa lihat gimana anakku keluar. Aku mau tau pengorbanan kamu “ kata Darrel dengan wajah frustasi yang terus memohon agar di izin kan mengambil cuti. Kali ini bukan karena gak di izin kan komandan tapi gak di izin kan sang istri.


“ Aku tidak apa apa loh rel, ya ampun kamu nih seperti anak kecil. Ya sudah la kalau kamu ngeyel” Kata ara ketus. Entahla sejak hamil ini dia suka marah marah sama Darrel.

__ADS_1


Akhir nya Darrel pun senang karna sang istri menyerah menghalangi nya untuk cuti.


Di Dapur


“ Rel …. To … tolong ….. “ tiba tiba Darrel mendengar suara jeritan ara


“ Ya allah ra…. Bener kan ku bilang lihat tu ketuban sudah pecah. Astaghfirullah gimana ini ? Panik gue ya allah “ kata darrel kebingungan sambil mondar mandir


“ Naik ke atas, gendong Queen sekalian bawa tas yang sudah ku persiap kan. Itu isi nya perlengkapan bayi” kata ara yang sudah mulai lemas


“ Oke sayang kamu tunggu disini bentaran ya. Aku naik dulu ke atas jangan kemana mana “ kata darrel sambil berlari


Di perjalanan , Darrel fokus menyetir sedangkan ara menarik dan menghembus kan nafas berulang kali untuk menahan rasa sakit nya. Queen yang masih nyaman tidur di jok belakang.


“ Ayo sayang ku gendong, sudah sampai. Eh tapi aku harus gendong queen. Bentar ya bentar aku keluar dulu “ kata darrel


“ Sus …. Suster tolong istri saya mau lahiran. Ketuban nya sudah pecah “ lanjut darrel berteriak


Suster membawa kursi roda menuju mobil darrel, dan darrel menggendong queen dengan 1 tangan membawa tas perlengkapan bayi


“ Kakak…. Bangun dong ayo katanya mau lihat dedek bayi “ Darrel mencium pipi queen lembut untuk membangun kan sang buah hati


“ Ara di dalam ma, lagi di pasang infus biar ada tenaga. Darrel titip queen ya ma pa, Darrel mau temeni ara di dalam “ kata darrel sambil menyerah kan queen dari gendongan nya ke gendongan papa


“ Sayang, yang kuat yaa …. Aku disini nemeni kamu “ kata darrel yang sudah menggenggam tangan istri tercinta nya


Dahi Darrel berkeringat, bahkan seperti nya melebihi keringat ara. Namun bukan karna sakit yang ia rasakan seperti ara, tapi author yakin karna dia takut. Dia tak tega melihat sang istri kesakian seperti itu.


“ Sakitt rel… aduh perut aku mulas banget “ kata Ara sambil meremas tangan darrel yang sedari tadi menggenggam nya


“ Pembukaan sudah lengkap ya bu, mari kita mulai. Ayo tarik nafass …. “ kata dokter memandu


Huh


Aaaaa


“ Ooeeeeekkkkk Oeeeekkkkkkkkk oeeeekkkkkkk “


Akhir nya Darrel junior lahir…. Kali ini tetap Darrel pemenang nya. Tetap ia lelaki paling tampan di rumah . Hahahha

__ADS_1


“ Selamat ya pak bu , anak nya sudah lahir cantik seperti mama nya “ kata dokter sambil memperlihatkan baby nya ke arah darrel dan ara


Tiba tiba air mata darrel keluar meluncur tanpa komando. Mungkin dia terharu atas apa yang baru saja di lihat nya. Itu lah mengapa seharus nya lelaki wajib melihat proses istrinya melahir kan, biar dia tau gimana perjuangan seorang wanita untuk melahirkan buah hati nya. Mempertaruh kan hidup dan mati demi seorang malaikat yang akan melihat bumi.


Darrel keluar ruangan karna ara harus istirahat dan segera di pindah kan ke ruang rawat


“ Papaaaa , gendong “ Queen yang baru bangun ternyata menyadari Darrel baru keluar dari ruangan


“ Ayo sayang sini…. Adek nya queen sudah lahir loh. Gak mau lihat ? “ Darrel menggendong queen dan mencium pipi nya dengan sayang


“ Mau paaa . Adek queen Laki laki atau pelempuan pa ? “ tanya queen


“ Perempuan sama kayak Kakak. Jadi mulai sekarang kakak sudah punya teman main, jagain adek nya ya gak boleh berantam harus saling sayang. Kalau suka berantem, mama papa nanti ngambek sama kalian. Okay kakak ? “ Darrel memberi nasehat ke anak sulung nya itu


“ Siappp papa. Ntar kalau ada yang jahat sama dedek bayi, kakak bakalan marah sama orang itu. Ayo lah pa kita bawa dedek bayi keluar sama mama kita pulang “ kata queen memohon


“ Iya sayang, mama sama dedek bayi harus istirahat dulu. Nanti kalau sudah gak sakit, kita bawa mama pulang ya “ kata Darrel


“ Gimana ara rel ? “ kata papa nya ara yang sedari dari melihat interaksi cucu dan mantu nya itu. Papa ara terharu karna sikap Darrel ke queen tidak berubah padahal sudah memiliki anak kandung.


“ Alhamdulillah baik baik saja ma pa, dia lagi istirahat bentar lagi pindah ke ruang rawat inap kok. Mama papa sudah makan ? Kalau belum ayo kita ke kantin “ Darrel mengajak mertua nya itu untuk makan


“ Ayo lah mama juga sudah lapar nih, tadi gak sempat sarapan panim kami ngabari ara sudah pecah ketuban “ kata mama Ara


“ Haha yaudah ayo maa “


Tampak di wajah kedua orang tua ara sangat bahagia , mereka tak mau melewatkan proses melahir kan cucu mereka lagi. Cukup queen, anak tak berdosa itu dulu menanggung kebencian oma dan opa nya yang tak beralaskan.


“ Hallo ma , anak darrel sama ara sudah lahir. Sekarang di RS bhayangkara” Darrel menelfon sang mama


“ Ara nya gimana rel? Cucu mama gimana ? “ tanya mama di seberang telfon


“ Alhamdulillah kedua nya baik baik aja ma … “ kata Darrel menjawab pertanyaan mama


“ Alhamdulillah…. Yasudah ini mama siap siap sama papa segera kesana. Oh ya queen sama kamu kan? Jangan sampai dia merasa cemburu dan kecil hati karna kalian lebih memperhatikan adek nya. Perasaan anak kecil itu terkadang sensitif rel . Walau sudah ada darah daging mu ingatlah dia tetap anakmu “ mama Darrel menasehati sang anak


“ Iya ma Darrel tau kok, ini queen lagi Darrel pangku. Ya sudah ya ma darrel mau makan dulu nih. Assalamualaikum”


Mama papa Ara saling pandang mendengar percakapan sang menantu dengan besan nya. Mungkin mereka terharu melihat menantu nya sangat menyayangi cucu nya. Alhamdulillah ara mendapat kan sosok suami pengganti yang tepat, semoga razqa tenang di sana melihat anak nya di sayangi oleh papa sambung nya dengan tulus

__ADS_1


__ADS_2