
Masih dengan topik yang sama ….
* Di Ruang Keluarga
“ Mah, kita tidak boleh egois begitu. Ara masih muda dia masih harus ngelanjutin kuliah nya ngelanjutin hidup nya. Kita harus nya dukung keputusan nya. Ara berhak bahagia mah, itu juga demi queen cucu kita. Penerus Razqa “ kata papa menenangkan hati mama
“ Huhhh…. Tapi kamu gak akan melupakan Kami kan ra ? Mama sudah terlanjur sayang banget sama kamu. Mama anggap kamu bukan menantu melainkan anak mama sendiri. Tapi benar kata papa bahwa kamu masih muda masih harus melanjutkan hidup. Ya sudah nak tidak apa apa, tapi janji ya sering kesini bawa queen ? “ kata mama akhirnya mengizinkan ku walau dengan sangat berat hati
“ Iya ma… ara janji bakalan sering bawa queen kesini. Gimana pun juga darah keluarga ini yang mengalir di tubuh queen. Kalau mama rindu ya mama datang aja dong ke rumah orangtua ara” kataku sambil memegang tangan mama
“ Kapan rencana nya kamu mau balik kerumah orangtua mu ra ? Biar papa sama mama aja yang antar ya nak “ kata papa
“ Masih nanti kok pa setelah 40 harian abg, iya boleh kok pa “ kataku
Setelah perdebatan yang cukup panjang dengan mama mertua ku, akhir nya masalah pun selesai. Aku lega sudah di izinkan untuk keluar dari rumah ini, tapi…. Ada kesedihan yang sangat dalam kurasakan.
Dulu aku berprinsip “Menikah Hanya Sekali Seumur Hidup” , namun ternyata allah punya rencana lain yang sangat sulit untuk kupercaya namun ternyata itu faktanya . Fakta bahwa aku sudah kehilangan segala galanya tentang suamiku, orang yang hampir 2 tahun ini menjadi teman hidupku….
Aku sangat rindu, hari ini aku berniat berziarah ke makam suamiku.
“ Mah, Ara titip Queen lagi ya? Ara mau ke makam abg sebentar “ pamitku
“ Kamu sendirian ? “ tanya mama
“ Iya mah…. Pamit ya mah Assalamualaikum”
“ Waalaikumussalam”
Perlahan kulajukan mobil kesayangan suamiku,menuju pemakaman. Saat ku putar radio, tiba tiba air mataku jatuh perlahan.
__ADS_1
Kemarin engkau masih ada di sini
Bersamaku menikmati rasa ini
Berharap semua takkan pernah berakhir
Bersamamu
Bersamamu
Kemarin dunia terlihat sangat indah
Dan denganmu merasakan ini semua
Melewati hitam-putih hidup ini
Bersamamu
Bersamamu
Mencarimu tak tahu di mana
S'moga tenang kau di sana
Selamanya
Aku s'lalu mengingatmu
Doakanmu setiap malamku
__ADS_1
S'moga tenang kau di sana
Selamanya
Deg….. Kenapa lagu ini seakan sangat tahu apa yang kurasakan ? Dan ini mengisahkan takdirku saat ini …..
Beberapa saat aku terhanyut dengan alunan lagu itu, aku di sadar kan oleh dering hpku
“ Assalamulaikum ma “ kataku
“ ………”
“ Iya mah udah di bicarain kok ke mertua ara, habis 40 hari nanti ara balik kerumah”
“ ……… “
“ Gak usah ma, biar mertua ara yang antar pulang”
“………”
“ iyaa ma…. Waalaikumussalam”
Ternyata yang nelfon mamaku, dengan meninggal nya bg razqa mama sudah sadar apa yang dilakukan nya selama ini salah. Memang penyesalan selalu di akhri, kalau di awal namanya pendaftaran.
Mama ingin menebus kesalahan nya, ingin dekat denganku dan cucu nya …..
Hiiiii para readers ku yang baik hati yang tetap setia membaca walaupun cerita ku ini gak menarik. Hehe
Terimakasih atas apresiasi nya, tanpa kalian aku tidak akan bisa up sejauh ini. Mungkin beberapa orang berfikir kok beda sih dari judul ? Tenang… ini cerita kan belum selesai. Masih banyak konflik dan happy nya… stay tune ya, jangan lupa vote nyaa
__ADS_1