
Setelah acara 7 bulanan selesai , tinggal lah Kedua Orang tua razqa, Razqa, dan Ara.
“ Qa, papa sempat kecewa sama kamu. Papa fikir usia mu sudah cukup untuk menjalani rumah tangga, memimpin menjadi kepala keluarga untuk Ara yang notabene umur nya jauh dibawahmu. Mau apapun alasan kesalah pahaman itu tetap aja kamu salah. Kamu memberi peluang untuk perempuan lain menghancurkan rumah tangga mu. Kamu jadi laki laki harus tegas, ter lebih kamu seorang suami kamu harus bisa menjaga perasaan istrimu . Jangan karna empati kamu ke wanita lain malah istrimu yang tidak bisa kamu gapai. Saran papa jangan pernah tutupi hal sekecil apapun itu jangan ada rahasia.” Kata papa razqa menasehati
“ Iya pa, ini semua salah Razqa. Razqa masih menganggap Ariska itu sahabat aqa dari kecil gak ada maksud lain terlepas dia itu mantan aqa pah… Tapi ternyata aqa salah. Justru Ariska berniat menghancurkan rumah tangga aqa “ jawab razqa menyesal
“ Dan untuk kamu Ara, papa sangat senang kalau kamu tinggal disini. Papa senang kalau kamu ada masalah lari nya ke keluarga razqa bukan ke keluarga kamu. Tapi… 1 yang menurut papa kamu salah. Seberat apa pun masalah dan cobaan rumah tangga jangan pernah berfikir untuk berpisah. Perjalanan rumah tangga kalian masih jauh masih panjang , ini belum ada apa apa nya. Cobaan akan selalu datang dan kita harus siap hadapi itu. Belajar lah untuk dewasa dari kejadian kejadian ini nak “ sambung papa menasehati ara
“ Iya pa ara juga salah ara akuin ara egois dan kekanan kanakan” jawabku menyesal
“ Ya sudah yang penting kalian sudah menyadari kesalahan masing masing. Perbaiki lah semua nya demi anak kalian. Semoga dengan ini semua cinta kalian semakin kuat “ lanjut mama
__ADS_1
“ Iya ma.. makasih yaa ma pa sudah mau jagain ara disini sayangi ara seperti anak kalian sendiri. Ara bahagia banget disini “ kataku
“ Jadi kita balik ke kota kan ra ? “ kata suamiku
“ Tapi ini udah 7 bulan bg, takut nya ara tiba tiba lahiran di kota gak ada yang urus. Biar ara disini dulu ya bg sampai anak kita lahir ? “ kataku
“ Iya nak, mama rasa ara ada bener nya “ kata mama
“ Kamu gak capek harus bolak balik bg ? “ tanyaku
“ Gak kok ra … oh ya kamu lelah gak? Jalan yuk keliling desa “ ajak suamiku
__ADS_1
“ Hayuk… Ara ganti baju dulu yaa ma pa “ Pamit ku
Razqa Pov
“ Qa …. Ajak istrimu USG bulan depan … mama lupa mau bilang sama kamu, waktu Usg 5 bulan kemaren kata dokter ada kista di rahim nya. Nanti lahiran sekalian di angkat. Tapi Ara kekeuh mau normal gak mau caesar” kata mama
“ Ya allah ma, kok mama gak langsung kasih tau Razqa sih? Bahaya gak ya ma “ Kataku sambil mengusap kasar wajah ku
“ Yang sabar, berdoa aja yang terbaik … mulai sekarang jaga yang bener istrimu, dia gak sekuat yang dia tampilkan . Okeee “ kata papa menepuk pundak ku sambil berlalu
Ya allah… Kenapa harus Ara yang merasakan ini semua…. Aku takut ya allah.. aku gak mau kehilangan dia
__ADS_1