
Selesai minum-minum mereka, mengantar pasangan mereka pulang agar aman dari hal-hal yang tidak di inginkan.
Dalam perjalanan pulang Andriana bertanya kepada Brian " Hei kenapa kau begitu sangat kejam padahal mereka bisa berubah di lain hari"
Brian tersenyum dan berkata " jika aku tidak kejam maka para anak buah ku akan bersikap kurang ajar kepada dan tidak menghormati ku dan kalau aku memberikan para penjahat itu kesempatan berarti aku memberikan mereka peluang untuk membuat kesalahan yang lebih besar lagi"
Andriana yang mendengar itu langsung melirik Brian dan langsung menggenggam tangan Brian yang berada di persneling mobil dan berkata " jangan terlalu kejam lah biasa aja "
Brian berkata " bukannya kau juga ini kejam yah menurut para karyawan kau ini salah satu bos yang tidak akan mentolerir segala kesalahan dan selalu dingin terhadap seseorang "
Andriana pun melirik Brian " Dengar dunia bisnis dengan dunia kepolisian itu berbeda, jika kau hanya bersikap bijaksana maka akan dengan mudah para kepercayaanmu mengkhianati dirimu"
Brian menimpali " Kau tahu aku menggabungkan dunia bisnis dan dunia kepolisian di hidupku, bahkan mengurus perusahaan Ayah ku saja aku selalu menggunakan sikapku saat mengurus seorang penjahat kelas teri"
Andriana menoleh dan tersenyum, lalu tiba-tiba dia dengan sadar mencium pipi Brian dan mengatakan di telinga Brian " sifat ini yang selalu membuatku menyukai dirimu" dengan tidak malunya mengatakan bahwa dia menyukai pria itu.
__ADS_1
Brian terkejut dengan serangan mendadak Andriana tapi langsung menormalkan kembali wajahnya sambil fokus melihat kedepan. setelah mencium Brian yang sedang menyetir Andriana bangkit dan langsung duduk di pangkuan Brian yang membuat pria itu menghentikan mobilnya di pinggir jalan yang beruntungnya sedang sepi pengendara.
Andriana membuang seluruh gengsinya dan seluruh sifat dinginnya di hadapan Brian.
Brian langsung berkata setelah menormalkan detak jantungnya sambil memandang wajah Andriana " aku baru tahu seorang CEO yang terkenal akan sifat keras seperti batu dan dingin seperti freezer kulkas, bisa bersikap seperti ini"
Andriana lanjut mengeluarkannya isi hatinya " Dengarkan aku, aku menyukai dirimu, aku tidak peduli tanggapan mu tentang diriku ini tapi aku sangat ingin memiliki diriku ini" katanya sambil mencium seluruh wajah Brian.mendengar pengakuan Andriana itu membuat Brian tersenyum.
Brian bertanya " memangnya kau tidak risih dengan diriku yang terkenal akan kejam ini? "
Brian mengelus punggung Andriana dan membuat wanita itu menjadi meremang.
Brian berkata " jika kau ingin terus bersamaku dan mencintai ku maka kau harus bisa Terima seluruh kekurangan ku" Andriana yang mendengar langsung menganggukkan kepalanya dan tiba-tiba mencium bibir seksi Brian.
Cupp. Mereka terus saling ******* sampai Brian melepas ciuman itu.
__ADS_1
Brian berkata " jangan dulu umumkan hubungan kita, nanti setelah kasus ini selesai terserah kau mau bagaimana dan aku akan menyelesaikan misi ini dengan cepat"
Andriana mengatakan " aku janji padamu sayang tapi selama kau bekerja dengan ku, aku tidak ingin kau berdekatan dengan seorang wanita pun disana " katanya dengan tegas dan sudah memulai memanggil kekasihnya itu sayang.
Brian berkata " baiklah kalau begitu ayo kita pulang" katanya dengan Andriana masih di atas pangkuannya dan tidak berniat untuk turun dari sana.
selama perjalanan pulang Andriana selalu saja mengganggu Brian dengan mencium wajahnya atau mengigit leher Brian yang membuat sang empunya menjadi mengerang karena geli. Dia juga sudah di tegur oleh Brian tapi malah mengatakan " terserah aku berbuat apa ke tubuhmu kau adalah kekasih ku tidak ada seorangpun yang bisa melarang ku". Kata-katanya itu yang membuat Brian pasrah saja.
Brian berkata " jangan salahkan aku jika aku tergoda dan berani memakan tubuhmu"
Andriana yang mendengarnya langsung tersenyum genit " aku menantinya sayang pasti akan menyenangkan "
Brian hanya bisa menggeleng kepala karena melihat tingkah kekasihnya itu. sesampainya di rumah Andriana, wanita cantik itu tidak mau turun dari pangkuan Brian dan enggan untuk berpisah.
setelah di bujuk bahwa besok mereka akan bertemu lagi langsung saja Andriana langsung luluh, tapi sebelum itu dia mencium bibir Brian terlebih dahulu lalu berlari masuk kedalam rumahnya.
__ADS_1