Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik

Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik
Chap 11


__ADS_3

tapi sebelum itu dia mencium bibir Brian terlebih dahulu lalu berlari masuk kedalam rumahnya.


Kembali ke Brian yang tersipu karena selalu mendapat serangan mendadak dari kekasih barunya itu, setelah itu diapun menjalankan kembali mobilnya pulang ke rumahnya.


Keesokan harinya seperti biasa Brian dan yang lain kembali ke kantor lalu mengintai kembalikan para sisa tersangka yang lain dari intaian nya itu dia melihat Alexander bersaudara yang baru masuk dan memanggilnya.


Carlos memanggilnya untuk menyuruh membuatkannya secangkir kopi.


Brian berkata dalam hati "( awas saja setelah ini kau hanya akan merasakan sebuah timah panas di kepala bodoh mu itu, tapi aku harus menangkap para kacung mu terlebih dahulu lalu dirimu) " sambil tersenyum licik.


Diapun bergerak menuju ke pantry membuat secangkir kopi dan membawanya ke ruangan Carlos. padahal orang itu tidak tahu bahwa orang yang dia suruh adalah seekor Harimau yang sedang mengintainya dan sebentar lagi akan menerkamnya.


Brian berkata dalam hati "( Dasar bodoh dia bahkan tidak mengenali diriku bagus lah sisa aku harus segera menangkap yang lain agar aku bisa kembali lagi ke pekerjaan ku yang sebelumnya) ''


Brian pun berjalan keluar dan tidak sengaja berpapasan dengan Andriana yang sedang berjalan ke pantry, hanya untuk sekedar mencarinya. Setelah menemukan kekasihnya dia menyempatkan diri menariknya dan mencium kekasihnya itu tanpa di lihat oleh orang lain, lalu diapun kembali ke kantornya lagi.


Brian yang melihat tindakan Andriana itu hanya menggelengkan kepalanya karena tingkah gila kekasihnya itu.


lalu diapun bertemu dengan Martin dan Jonathan.

__ADS_1


Martin bertanya kepadanya " kau dari mana? "


Brian berkata " aku dari membuatkan si bajingan Carlos kopi lihat saja setelah para penjilatnya itu tertangkap maka gilirannya dan adiknya yang akan menjadi yang terakhir "


Martin mengingatkan " dengar jaga sikap mu selama disini jangan tampakkan sifat aslimu, jika kau ketahuan maka rencana kita akan gagal "


Brian berkata " besok kalian harus ke. ruangan ku untuk membahas penangkapan monte dan santos, aku sudah memiliki rencana soal itu"


mereka berduapun mengangguk setuju dan kembali lagi bekerja seperti biasa, Pada jam pulang mereka bertiga sama-sama menuju ke halte bus, tetapi saat akan duduk di halte para pasangan mereka datang dan menyuruh mereka naik.


Brian mengingatkan Andriana " Hei jangan terlalu sering mengantar ku pulang nanti ada yang melihat dan curiga dengan hubungan kita"


Brian berkata " sayang aku tahu cuma aku sedang berada dalam misi jika aku berhubungan dengan seorang gadis saat misi berjalan maka kredibilitas ku sebagai polisi akan ditanyakan"


Andriana pun mengatakan " begini saja kalau kau takut banyak yang curiga dengan hal ini maka saat jam pulang kantor kau menunggu saja disini lalu aku kita bisa pulang bersama, lagian kapan kau akan menyelesaikan misi ini aku ingin hubungan kita bebas"


Brian menghibur " sabar yah tidak lama lagi misi ini akan selesai, aku akan mengusahakannya secepatnya "


Andriana pun mengangguk sambil memegang paha Brian di sampingnya, Brian yang merasakan itu menjadi meremang.

__ADS_1


Brian mengingatkan " Hei jangan begini kalau tidak aku bisa memangsamu sekarang"


Andriana berkata " memangnya kenapa kitakan sepasang kekasih jika kau ingin melakukan itu dengan ku maka lakukan lah"


Brian dengan segera melajukan mobil Andriana menuju kerumah mewahnya dan langsung saja mobil itu masuk kedalam halaman luas itu dan segera saja Brian memarkirkannya dan turun dari mobil. lalu membuka pintu dimana Andriana duduk.


Brian langsung saja mengangkat tubuh langsing Andriana tanpa merasa keberatan karena Andriana rutin berolahraga setiap minggu sekali, mereka pun menuju kekamar Brian, beruntung saja orang tua Brian masih berada di luar negeri jadi malam ini dia sendirian di rumah maka dia bisa leluasa melakukan apa saja.


sesampainya di kamar Brian menghempaskan tubuh Andriana ke ranjang lalu menindih nya dengan nafas yang berat menahan sebuah gejolak birahi nya.


Brian mengingatkan " jangan salahkan aku jika besok saat kau terbangun kau tidak bisa berjalan atau tanpa busana sama sekali"


Andriana mengalungkan lengannya di leher Brian dan berkata menantang " ho aku menantikan nya sayang, aku milikmu jangan ragu " lalu mereka pun berciuman panas sambil saling memeluk dan menindih.


mereka saling melampiaskan nafsu dengan penuh perasaan dan saling mencintai, kadang mereka bergantian mendominasi agar pasangannya merasa puas akan pelayanannya.


kadang Brian yang diatas atau kadang Andriana yang memegang kendali, terus seperti itu hingga pelepasan mulai menyerang dengan Brian yang masih berada di atas Andriana yang tanpa busana menutupi tubuh mereka.


mereka pun saling berpelukan dan berciuman dan saling mengucapkan terimakasih hingga saling mengucapkan kata cinta.

__ADS_1


keesokan harinya mereka pun terbangun dengan Andriana yang berada di pelukan kekasihnya itu.


__ADS_2