
Selesai melakukan kegiatan penyatuan mereka kini tengah dalam keadaan terengah-engah akibat,kelelahan dengan Brian yang memeluk Andriana dengan tubuh yang sama-sama telanjang.
Brian mengatakan rencananya yang akan menghadap kepada petinggi-petinggi kepolisian yang akan segera dia laksanakan minggu depan.
Brian berkata " sayang minggu depan kita akan menuju ke kota W untuk menemui para petinggi petinggi kepolisian "
Andriana bertanya " memangnya mereka mau apa sampai memanggilmu? " tanyanya sambil bermain di dada kekar suaminya itu.
Brian berkata " aku juga tidak tahu karena saat aku bertemu dengan salah satu petingginya dia hanya mengatakan untuk datang saja, jadi rencananya aku akan membawa mu kesana"
Andriana berkata " baiklah kalau begitu aku ikut saja maumu karena kini aku sudah menjadi milikmu" .
Brian tersenyum dan mencium kening kesayangannya itu, lalu mereka pun memejamkan mata dan langsung tertidur dengan nyenyak.
__ADS_1
Keesokan harinya Brian terbangun dari tidurnya, terlebih dan melihat ada seorang bidadari cantik yang berada di pelukannya dan dalam keadaan polos yang membuatnya semakin seksi dimatanya.
merasakan adanya pergerakan di sampingnya dan membuatnya terusik akhirnya Andriana terbangun dari mimpi panjangnya itu, diapun melihat ada seorang pria yang sedang memeluknya dan mencium keningnya dengan sayang, siapa lagi kalau bukan Brian suami yang dia nikah kemarin.
Brian menyapa istrinya itu "selamat pagi, mimpimu indah sayang?"
Andriana pun menyapanya " selamat pagi juga sayang, yah sangat indah melebihi mimpi-mimpiku saat masih tidur sendiri' Diapun mengeratkan pelukannya ke tubuh suaminya itu.
Brian berkata " ayo kita mandi lalu kita sarapan sayang dan kita akan pergi jalan-jalan" mendengar ajakan suaminya itu diapun bangun dengan wajah senangnya dan buru-buru masuk kedalam kamar mandi, Brian yang melihat menjadi tertawa karena tingkah istrinya itu.
Brian mendekat kearahnya dan memeluk tubuhnya yang masih dalam keadaan polos, Andriana menggoyangkan bokongnya yang bersentuhan dengan milik suaminya yang besar itu sehingga mengakibatkan benda itu menjadi terbangun.
Brian berkata " jangan lakukan itu kalau kau tidak ingin ku hukum"
__ADS_1
Andriana tersenyum genit dan berkata dengan nada menggoda " kalau kau mau hukum silahkan tapi jangan bunuh aku" Brian pun membalikkan badan Andriana memeluknya dan mencium bibir seksi itu dengan ganas, Andriana hanya menerima saja perlakuan itu dengan senang hati karena berhasil menggoda suaminya itu.
setelah selesai melakukannya mereka berdua pun, kembali melanjutkan acara mandinya yang di iringi dengan ******* atau lirihan Andriana karena Brian suka bermain nakal pada area sekitar tubuhnya.
Selesai mandi mereka pun turun kebawah untuk segera sarapan untuk mengisi perut mereka yang sedari tadi sudah keroncongan, selesai sarapan Brian mengajak Andriana menuju ke beberapa tempat untuk menghabiskan waktu bersama berdua.
keduanya berjalan dengan penuh kebahagiaan hingga membuat semua orang yang melihat menjadi iri.
pengunjung 1 berkata " mereka berdua sangat cocok andai aku berada di salah satu dari pasangan mereka"
pengunjung 2 juga berkata " kau benar keduanya cantik dan tampan pasangan yang serasi"
pengunjung 3 berkata " mana mau mereka sama kita kita ini yang terbilang hanya biasa biasa saja"
__ADS_1
pengunjung 4 berkata " kau benar kita hanya bisa melihat dari jauh saja "
mereka terus melanjutkan gosip mereka itu hingga Brian dan Andriana sudah tidak terlihat lagi di hadapan mereka.