
Tidak hanya kepala para ******* itu Kepala para polisi korup itu juga ikut menggelinding dan Brian kembali mengangkat kepala itu dan berkata dengan lantang " Dan ini menjadi pelajaran bagi kalian para polisi jika kalian melakukan hal seperti ini lagi maka aku akan memenggal kalian dan memberikannya kepada ketiga singa peliharaan ku untuk dijadikan makan malam" perkataan Brian itu lantas membuat para bawahannya menjadi ketakutan dan begidik.
Setelah beberapa menit kemudian dia memegangi kepala itu diapun memberikan kepala dari polisi korup itu kepada anak buahnya yang lain, Andriana yang melihat kekejaman suaminya itu hanya menatap ngeri.
Andriana mengatakan dalam hati "( ternyata begini bentuk kekejamannya, mungkin aku tidak boleh mempermainkan dirinya jika tidak maka aku akan bernasib sama seperti orang-orang itu) "
Brian turun dari panggung lalu menuju ke sebuah toilet umum untuk mengganti kembali pakaian yang berlumuran dengan darah dengan pakaian yang baru dan bersih, seluruh tubuhnya pun juga terlihat bersih dari darah yang mencipratinya tadi.
lalu diapun berjalan kearah istri dan keluarganya disana juga ada para petinggi kepolisian dan beberapa orang ternama lainnya yang juga diundang olehnya, saat sampai di hadapan keluarganya dia melihat istrinya.
__ADS_1
Brian bertanya kepada Andriana " kau tidak apa apa? , apa kau merasa mual?, atau kau punya perasaan lain yang tidak bisa digambarkan setelah melihat eksekusi ini? "
Andriana berkata " semua yang kau tanya kan tadi sudah kurasa kan sekarang, bahkan kau menggenggam kepala mereka euww menjijikan" dengan wajah pucat.
Brian yang mendengar istrinya berucap melihat kearah tangannya pun dan berkata " yah itu sudah konsekuensi yang harus mereka dapatkan dan kau tahu jika tubuhku sudah ada noda darah akibat eksekusi ini maka itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri karena sudah menghabisi seorang penjahat yang meresahkan, tapi tadi bukan hanya seorang tapi banyak kebanggaan itu menjadi berkali-kali lipat rasanya "
obrolan mereka pun di harus terhenti setelah salah satu petinggi polisi berkata " Wakil Deputi Brian Edward Giovanni kami dari kepolisian pusat bangga dengan seluruh prestasi anda selama ini" sambil mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Brian.
Brian membalas jabat tangan petinggi polisi dan berkata " ini hanya untuk pelajaran untuk kita semua pak, para ******* dan pengkhianat itu pantas mendapatkan hal semacam ini dan mungkin hanya hukuman ringan untuk mereka karena menurut ku kematian untuk ******* dan pengkhianat negara tidak akan jerah jika hanya dengan kematian mungkin kita harus punya metode lain sebelum eksekusi "
__ADS_1
Petinggi polisi 2 berkata " kau tenang saja kami akan membicarakan hal ini kepada Presiden mudah mudahan dia punya usulan "
Petinggi polisi 3 berkata " betul itu sobat jangan khawatirkan itu lagipula mereka sudah menderita karena keluarganya juga kau eksekusi" sambil tertawa ringan.
Brian berkata " iya tolong sampaikan ini kepada Presiden kita perlu sesuatu yang menyakitkan untuk para penjahat ini"
Petinggi polisi ke 4 berkata " baiklah, oh iya jangan lupa minggu depan kau harus segera ke pusat bersama dengan istri dan keluarga mu dan jangan lupa gunakan seragam mu dengan rapi tidak mungkin kan kau menghadap kepada Kepala Polisi pusat hanya dengan jaket dan kaus putih " dengan sedikit bercanda.
Brian pun hormat kepada mereka dan berpamitan untuk pulang bersama dengan keluarganya.
__ADS_1