Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik

Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik
Chap 31


__ADS_3

Andriana berkata " kau harus banyak istirahat dan jangan melakukan aktivitas berat dulu" Andriana menarik tubuh Brian untuk berbaring, setelah berbaring Brian memanggil istrinya itu juga ikut berbaring di dekatnya.


Andriana pun hanya ikut saja dan memeluk tubuh kekar Brian dengan erat sambil membayangkan yang terjadi jika terjadi sesuatu pada kekasih, yang kini merangkap jadi suaminya terluka parah atau harus membuatnya terpisah darinya mungkin Andriana juga akan ikut menyusul Brian.


Andriana berkata kepadanya " sayang kau ini suka bikin orang panik saja, sudah bikin kita panik karena tragedi tadi ditambah kamu ke wc tidak bilang-bilang kami mengira kau kabur"


Brian tertawa kecil mendengar ucapan istrinya " aku mau kemana kalau kabur biar bagaimana pun juga kalian disini" Diapun mencium kening istrinya itu dengan sayang sedangkan Andriana hanya menutup matanya dan meresapi ciuman itu.


Andriana berkata " aku mencintaimu jangan pernah meninggalkan aku tanpa izin "


Brian berkata " aku juga mencintaimu sayang " kembali mencium istrinya itu.


mereka terus mengobrol hingga keduanya pun terlelap karena kelelahan, keesokan harinya Brian terbangun dikarenakan Andriana membangunkannya karena dokter datang melihat keadaannya.

__ADS_1


Dokter Tobi berkata " Hei bagaimana keadaanmu, kau ini kebiasaan dari dulu suka membuat orang yang kau sayangi khawatir "


Brian pun mendelik " Kau ini suka sekali menyindirku kau tahu aku saja, kanini tuntutan ku saat menjadi seorang polisi maka aku harus bisa terima resikonya "


Dokter Tobi berkata " Hahaha tapi yah aku melihatmu kau ini biasa biasa saja bahkan terlihat tidak terjadi apa-apa biasanya yah orang yang terkena balok besar tepat di belakang kepalanya itu akan langsung pindah alam loh nah kau malah tidak apa-apa hanya luka kecil saja"


Brian berkata " saat menjadi polisi aku harus bisa terima resiko apapun yang terjadi termasuk kecelakaan seperti ini sudah makanan sehari-hari bagiku"


Andriana berkata " tapi jangan dijadikan kebiasaan juga kau harus bisa menghindari kecelakaan seperti ini baik sekarang kau masih selamat, bagaimana jika terjadi sesuatu kepadamu? "


Brian berkata " baiklah, tapi aku tidak bisa berjanji karena kecelakaan seperti ini selalu datang mendadak"


Dokter berkata " baiklah kalau begitu minumlah obatmu agar kau sembuh setelah ini jaga dirimu baik-baik"

__ADS_1


Brian hanya menaikkan jempolnya saja pertanda mengiyakan ucapan sahabatnya itu dan langsung melirik kearah istrinya dan mengenggam tangan istrinya itu sambil tersenyum kearahnya.


Andriana berkata " aku mohon jaga dirimu dengan baik, aku ingin kehidupan kita berdua aman-aman saja hingga anak kita tumbuh besar, aku ingin selamanya bersamamu sayang"


Brian berkata " aku ini polisi banyak bahaya yang menunggu ku di depan sana tapi aku juga tidak memungkiri kekhawatiranmu padaku apalagi aku sekarang sudah tidak sendiri lagi "


Andriana berkata " tapi kau harus bisa jaga diri baik-baik sayang, walaupun kau seorang polisi"


Brian berkata sambil membelai rambut istrinya " kau tenang saja aku tidak akan gampang dibunuh oleh orang-orang seperti mereka, lagipula aku hanya ingin mati disaat anak-anak sudah besar"


Andriana tersenyum dan memeluk suaminya itu dengan erat, Tak lama kemudian Orang tua Brian dan orang tua Andriana pun datang membawa makanan dan sekantong buah mereka tersenyum melihat anak-anak mereka saling mencintai.


Daddy Brian berkata " hei kami bawa makanan dan buah makan dulu kalian supaya kalian punya tenaga apalagi kau Brian kau harus segera cepat sembuh"

__ADS_1


Brian berkata " Dad aku ini sudah sembuh tapi kalian yang menyuruh ku istirahat padahal aku. ingin bekerja"


Andriana berkata " kau ini dipikiranmu hanya bekerja saja pikirkan aku juga apalagi kita baru menikah,lagi pula kau bisa istirahat banyak sekarang " dengan wajah kesalnya.


__ADS_2