Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik

Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik
Chap 29


__ADS_3

beberapa saat kemudian mereka berdua sudah keluar dari Mall itu dan beruntungnya hanya bagian atas saja yang meledak jika bagian bawah maka seluruh gedung akan rubuh dan hancur otomatis mereka tewas karena tertimpa.


sesampainya di luar Martin menyerahkan Brian pada tenaga medis yang telah di hubungi sejak tadi, Andriana yang melihat itu langsung saja berlari dengan tergesa-gesa tanpa memperdulikan sekitarnya.


Andriana bertanya pada Martin " Martin apa yang terjadi pada suamiku? kenapa dia tidak sadarkan diri? lalu kenapa banyak darah di kepalanya? " memberondong Martin dengan pertanyaan yang tiada spasi sama sekali, wajar jika Andriana seperti itu karena yang terbaring tak sadarkan ini adalah suaminya.


Martin menjelaskan yang terjadi didalam sana mulai dari jenis bom yang ternyata memakai waktu Brian terlambat menjinakkannya, sampai dengan Brian yang di timpah sebuah balok dan mengenai kepada belakangnya.


Lalu tanpa ambulance membelah jalan dengan cepat karena membawa sebuah tubuh yang terbaring lemah bersimbah dengan darah disampingnya sudah ada sahabat dan istrinya yang menunggu.


Andriana berkata " sayang bertahanlah aku tidak mau kehilangan mu" sambil menangis dan mengenggam erat tangan suaminya itu.

__ADS_1


sesampainya di rumah sakit Brian dibawa menuju ke ruang pemeriksaan dan sudah ada dokter yang menanganinya adalah sahabat Brian dan Martin yang bernama Toby termasuk dengan para perawat yang lainnya, Dokter terus saja memeriksa Brian terlalu lama di luar sehingga membuat Martin dan Andriana yang berada di luar menjadi tegang.


Tak lama kemudian James yaitu salah satu petinggi kepolisian datang seketika Martin berdiri dan hormat kepadanya, dia datang karena mendengar sahabatnya celaka akibat bom yang dibawa oleh *******.


Andriana yang melihat James menjadi bingung dan bertanya-tanya dalam hati"( siapa dia?kenapa Martin langsung hormat kepadanya?) " banyak pertanyaan yang terus terlontar di fikiran Andriana.


James pun memperkenalkan diri kepadamu Andriana " Halo Nona aku James salah satu petinggi kepolisian, Brian adalah sahabat ku aku datang kemari karena diberitahukan oleh anak buah ku".


Andriana pun mengerti dan tidak bertanya banyak lagi, lalu James bertanya kepada mereka berdua mengenai kejadian yang dialami oleh si kepala Polisi New York City.


James kembali berkata " Walaupun dia orang yang kejam tapi dia mampu mampu membuat negara kita menjadi negara yang sedikit kriminalitas nya, itu yang membuat dia menjadi polisi terfavorit petinggi petinggi kepolisian bahkan presiden sekalipun, sangat susah mencari polisi yang seperti dia"

__ADS_1


Tak lama obrolan mereka dokter yang menangani Brian sekaligus sahabat Brian dan Martin saat berada di Menengah atas keluar memberi tahu keadaan Brian.


Andriana bertanya kepada dokter itu " Dok bagaimana dengan suami saya? apa dia baik-baik saja? "


Toby berkata " dari dulu dia memang pria yang yang kuat untuk ukuran orang biasa jika sudah terkena balok besar apalagi mengenai Kepalanya mungkin dia sudah tewas di tempat tapi beberapa menit yang lalu dia sudah sadar tapi bagian kepalanya sulit di gerakan dan sangat terasa sakit karena ada keretakan di tulang lehernya, tapi tidak cukup parah kalian tenang saja dia baik-baik saja, tapi kalian usahakan jangan biarkan si bodoh itu melakukan aktivitas yang berat tidak baik untuk tulang lehernya " kata Toby sambil bercanda.


Martin bertanya " bagaimana bisa dia bisa sadar? jika itu aku, aku mungkin sudah pergi alam baka"


Toby berkata " Sobat kau tahu dia seperti apa, aku membayangkan jika dirimu yang seperti ini apalagi kau belum menikah siapa yang akan menangisi mu " Candanya sedikit.


Martin berkata " hei jangan membawa-bawa status ku walaupun aku begini tapi tidak lama lagi aku akan menjadi Ayah tidak seperti si bodoh itu"

__ADS_1


Andriana yang mendengarnya pun menjadi lega pasalnya dia sudah berfikiran aneh aneh tadi, dia membayangkan bagaimana jika Brian meninggal apakah dia bisa mendapatkan penggantinya atau terus menjanda seumur hidupnya.


Lama mereka mengobrol Toby berpamitan karena dia masih punya pasien yang lain untuk di periksa sedangkan James juga sudah kembali ke kantor polisi pusat untuk mengabarkan keadaan Brian, Sedangkan Martin dan Andriana tinggal dan tak lama kemudian orang tua Brian dan orang tua Andriana termasuk Felicia, Jonathan dan Karina juga datang.


__ADS_2