Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik

Polisi Ganteng Dan Ceo Cantik
Chap 13


__ADS_3

Setibanya di tempat yang telah di janjikan mereka pun bertemu dan mendiskusikan sesuatu.


Brian berkata " kita akan selesai kan misi ini sampai besok kita harus bisa meringkus mereka tidak peduli dengan cara apa"


Martin pun berkata " kau benar aku sudah tidak tahan dengan suruhan mereka dan juga keselamatan Felicia yang aku khawatirkan"


Jonathan juga berkata " begitu juga Karina aku tidak ingin mereka bertiga menjadi korban"


Brian pun berkata " kalau begitu kita tangkap hari ini kita tangkap santos dan monte terlebih dahulu lalu besoknya kita tangkap max "


mereka pun bergerak, melalui informan kini mereka menuju kerumah Santos sampainya disana Brian dan yang lain di sambut oleh keluarga Santos.


Tapi saat mereka tiba mereka seperti biasa membunuh semua keluarga Santos, Santos yang mendengar suara tembakan langsung terbangun dan tibanya di ruang tamu dia melihat seluruh keluarganya tergeletak mati dengan penuh darah di mana-mana.


Brian yang melihat Santos langsung saja menembak lutut Santos.


Brian berkata " kau bajingan kecil mencoba bermain di wilayah ku "


Santos berkata " kalian monster, kalian membunuh seluruh keluarga mereka tidak salah Apa-apa, aku yang kalian cari bukan " sambil kesakitan.


Brian berkata " dengar keluarga mu itu harus di musnahkan karena mereka bisa saja melahirkan generasi yang sama denganmu perusak generasi bangsa, brengsek"


Sesampainya di mobil Brian langsung menembak kepala Santos dan menjadikan jasadnya sebagai makanan dari ketiga Harimau peliharaannya.


selesai itu mereka pun menuju kesebuah tempat yang di katakan oleh informan itu yaitu diskotik, setiap minggu monte selalu kesana untuk bersenang-senang apalagi banyak pesanan narkoba jadi dia banyak mendapatkan bayaran setiap orangnya.

__ADS_1


saat masuk kedalam tempat haram itu mereka. disambut oleh para wanita malam. yang menggoda mereka, sesampainya di bar.


Brian pun berkata ke bartender " sobat, aku pesan corona 3 botol" dia memesan minuman untuk menutupi penyamarannya jadi orang hanya mengira mereka sedang bersenang-senang.


Bartender pun datang membawa minuman mereka.


Brian berkata kepada anak buahnya " aku melihatnya berada di arah sana saat dia keluar kita langsung sergap, dia hanya sebatang kara di dunia ini jadi langsung habisi saja dia "


mereka berdua berkata " siap pak"


tak lama monte berjalan keluar di ikuti oleh ketiganya dari belakang sesampainya di belakang diskotik ketiganya polisi langsung menyergap nya.


Monte terus melakukan perlawanan setelah di borgol monte di bawah ke dalam mobil.


Martin tersenyum " Bodoh semua teman-teman sudah kami habisi sisa kau dan kedua bos mu itu"


Monte berkata " kau tau mereka bukan bos ku, bos ku yang sebenarnya adalah kedua ayah dari Alexander bersaudara "


Mendapatkan bocoran informasi itu Brian langsung mencatatnya dan berencana besoknya dia akan membunuh orang itu terlebih dahulu lalu kedua anaknya.


Brian pun tersenyum licik dan berkata " Terima kasih informasinya " Dan Brian pun mengeksekusi orang itu langsung.


lalu membawa mayat itu ke penangkaran buaya setelah itu merekapun pulang kerumah masing-masing.


Saat tiba di rumahnya dia di sambut oleh kedua orang tuanya yang entah kenapa lebih banyak di rumah biasanya mereka akan selalu sibuk dengan urusan bisnis.

__ADS_1


Ayah Brian berkata dengan semangat " Hei nak duduklah ada yang ingin kami sampaikan "


Brian pun mengikuti perintah Ayah-nya ituitu untuk duduk di hadapan mereka.


Ibu Brian berkata " sayang kami mau kau segera menikahi Andriana karena kami sudah berbicara kepada orang tuanya mereka juga setuju dengan rencana pernikahannya "


Brian terkejut dengan kejutan ini, tapi diapun berkata " Mom Dad Brian akan segera menikahinya tapi tunggu misi ini selesai terlebib dahulu aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan Andriana karena misi ini"


Ayah Brian dengan tegas berkata " kalau begitu jika, misimu selesai katakan kepada kami agar rencana lamaran mu akan segera di laksanakan"


Brian pun mengangguk tegas dan beranjak ke kamarnya, sesampainya di kamarnya dia melihat isi handphonenya yang ternyata ada panggilan dari Andriana, langsung saja dia menelfon balik kekasihnya itu.


Drrrt, Drrt, Drrrt


Andriana mengangkat telfonnya " Halo Brian kau dari mana saja dari tadi kenapa baru menelfon ku" Andriana terus-menerus memberondong nya dengan pertanyaan.


Dengan sabar Brian menjelaskan " sayang aku sedang menangkap 2 orang penjahat jadi aku tidak ada waktu melihat panggilan mu, maaf"


Andriana langsung panik karena takut terjadi sesuatu dengan kekasihnya itu " Kau tidak Apa-apa kan tolong jangan terluka sayang"


Brian berkata " aku baik-baik saja jangan khawatir sayang, sisa sedikit lagi tunggu misi ini selesai "


Andriana berkata " iyah tapi jangan memaksakan dirimu"


Brian pun mengiyakan, mereka terus saja mengobrol hingga merekapun mengantuk dan terpaksa harus mengakhiri panggilannya.

__ADS_1


__ADS_2