
keesokan harinya mereka pun terbangun dengan Andriana yang berada di pelukan kekasihnya itu.
Ayah Brian berteriak dari bawah " Brian bangun nak mau sampai kapan kau akan tertidur "
Brian pun terbangun dengan kondisi Andriana memeluknya dengan erat. Brian yang melihat Andriana langsung saja mencium kening wanita itu hingga kekasihnya itu terbangun.
Brian bertanya " bagaimana tidurnya nyaman "
Andriana berkata " sangat sayang nikmat sekali apalagi kalau kamu yang meluk" Brian memeluk dengan sayang Andriana.
Brian berkata " setelah misi ini selesai kita akan selalu bersama tanpa terhalang oleh bahaya kalau sekarang itu sangat membahayakan bagi dirimu"
Andriana berkata " cepatlah selesaikan aku ingin mengumumkan bahwa kau adalah milikku"
Brian pun mengangguk sambil tersenyum dan mencium bibir kekasihnya itu. kemesraan mereka harus terhenti karena ibu Brian masuk kedalam kamarnya.
ibu Brian " nak apa kamu sudah bangun? " pas sampai di dalam kamar anaknya itu dia melihat ada seorang gadis cantik bersama putranya sambil bertelanjang bulat.
ibu Brian " Hei tumben kamu bawa perempuan kemari gak hanya cantik tapi terlihat berkarir" jiwa emak-emaknya keluar yaitu ingin tahu semuanya.
karena bukan kapasitasnya ibu Brian itu keluar menemui suaminya di bawah. Andriana menjadi malu pasalnya saat ibu Brian masuk mereka sedang dalam keadaan berciuman dan belum memakai apa-apa ditambah pakaian mereka berserakan di mana-mana.
Ayah Brian bertanya dengan bingung pasalnya istrinya itu baru saja naik sekarang turun lagi " Mom kenapa cepat sekali biasanya lama membangunkan anak bandel itu"
__ADS_1
Ibu Brian berkata dengan senang " Dad bagaimana aku tidak membangunkannya mereka sedang bertelanjang bersama"
saat suaminya bertanya Brian dan Andriana keluar dari dalam kamar sambil berpegang tangan dari situlah Ayah Brian baru mengerti.
Brian menyapa kedua orang tuanya " pagi Mom Dad"
Ayah Brian " pagi juga nak ayo sarapan ajak juga si cantik ini sarapan"
Andriana pun kembali malu sudah kepergok indehoy di dalam kamar Brian sekarang harus dipuji-puji lagi oleh Ayah nya Brian.
Brian memperkenalkan Andriana ke orang tuanya " Mom Dad kenalkan ini Andriana kekasih ku "
Andriana pun memperkenalkan diri orang tua Brian menjadi senang karena selama 25 tahun Brian menjadi anak mereka baru kali ini Brian memperkenalkan seorang gadis di hadapan mereka di tambah lagi mengajaknya bermalam.
Ibu Brian tidak kalah hebohnya " Tunggu Dad ini Mom lagi nyiapin piringnya dulu ayo duduk sayang jangan malu sama kami yah jangan panggil kami paman atau bibi atau tuan atau nyonya panggil kami Mom dan Dad"
Brian dengan kesal berkata " Mom Dad jangan berlebihan gitu dong masa anaknya sendiri kalian lupa sih"
Ibu Brian pun mendelik " sudah gak usah protes dia kan pacar pertama kamu jadi Mommy senang ternyata Putra tunggal Mom ini masih suka sama perempuan "
Ayah Brian berkata dengan santai " kalau kamu kan sudah setiap hari kalau Andriana kan baru untuk kami sekarang kamu duduk makan"
selama sarapan Brian selalu dibuat kesal lantaran kedua orang tuanya sangat memanjakan Andriana.
__ADS_1
Ayah Brian bertanya ke Andriana " tunggu dulu Dad agak familiar dengan wajah kamu, mirip siapa yah"
Brian berkata " Dad dia anaknya tuan Manuel "
Ayah Brian pun terkejut " kenapa tidak bilang dari tadi Daddy kamu itu sudah lama berteman dengan Daddy kok sekarang Daddy kamu jarang keliatan sih sayang"
Andriana berkata dengan sopan " Saat ini Daddy udah jarang kerja Dad, sekarang ini Andriana yang ambil alih"
Ayah Brian berkata " wah kamu hebat yah langsung ambil alih, kalau anak Daddy sih mau-maunya aja malah lebih milih jadi polisi padahal Daddy mau sekali dia yang pimpin perusahaan " Sindirnya pada Brian.
Brian yang mendengar itu menjadi kesal karena Ayahnya itu menyindir dirinya dia hanya bisa diam saja, Andriana yang melihat ekspresi kekasihnya itu berusaha menahan tawa biasanya wajah itu dibalut ekspresi dingin sekarang dengan ekspresi kesal sangat menggemaskan menurutnya.
setelah sarapan Brian mengantar Andriana pulang kerumahnya.
Andriana berkata " orang tua kamu seru yah aku betah kalau gitu"
Brian berkata dengan kesal " kamu yang nyaman,aku yang habis di sindir terus sama mereka"
Andriana tertawa mendengarnya sambil mencubit pipi kekasihnya itu. " ekspresi kamu itu gemesin kalau lagi kesel tahu"
saat tiba di depan rumah Andriana merekapun berciuman lalu berpisah melakukan kegiatan masing-masing.
Brian melajukan mobilnya menuju kesuatu tempat dimana dia dan kedua anak buahnya akan bertemu, Brian ingin menyelesaikan misi ini dengan cepat agar Andriana selalu berada dalam bahaya
__ADS_1
Brian berkata di atas mobil " Andriana tunggu sebentar lagi misi ini akan selesai "