Pria Jelek Itu, Suamiku

Pria Jelek Itu, Suamiku
tak tau diri


__ADS_3

pak Jul dan Joko sampai di desa tempat Lista di besarkan, sesampainya di sana ternyata itu sangat di luar nalar.


karena wabah tikus itu sangat banyak dan terlihat santai begitu saja lewat di depan mobil.


bahkan banyak warung tutup dan banyak korban luka karena gigitan tikus.


bahkan ada posko pengobatan yang didirikan karena banyak warga yang terluka.


saat keduanya berjalan-jalan ke arah persawahan ternyata ada beberapa putukan yang ternyata jadi sarang tikus-tikus.


"kenapa tidak langsung membuat jaring untuk menahan tikus-tikus itu agar tak keluar dan membuat keributan seperti ini," kata Joko.


"sepertinya tidak seperti itu deh Joko, karena di desa ini masih percaya dengan putukan seperti itu tidak boleh di hilangkan, dan tak mudah meyakinkan para warga," kata pak Jul


"kalau begitu bukan salah kira bukan," kata Joko yang merasa tak berguna saja menolong orang-orang itu.


sedang di tempat lain, para warga yang kecewa karena mereka tak menyangka jika Arga begitu tega

__ADS_1


"tapi pak Jamal, bagaimana bisa menantu anda bisa tak mau menolong anda, itu tak benar pak," kata para warga.


"kenapa tak benar, dulu kami menyia-nyiakan Lista, dan kalian juga sama, sekarang kalian dengan tidak tau malu ingin mengusiknya dengan kejadian ini, betapa tidak tau malunya kalian semua!!"marah Bu Jamal


"tutup mulut mu Bu, jika bukan kita yang memberinya makan, bagaimana dia bisa seperti sekarang ini," kata pak Jamal tak terima.


"karena itu berkata usahanya, dia berjuang mencari uang sendiri dan mendapatkan beasiswa selama bersekolah, dan untuk pernikahan pun awalnya itu adalah lamaran untuk Lista, tapi apa dengan muka tebal bapak meminta keluarga itu harus menikahkan Gita juga, dan untungnya putra pertama mereka itu menyukai Gita, jadilah sekarang nak Dirga menantu kesayangan mu dari putri kesayangan mu, apa itu masih kurang dan kalian dengan mudah menghina Lista," kata Bu Jamal yang berhasil membungkam mulut semua orang.


"jika kalian tak mau menghancurkan putukan di sawah-sawah kalian, aku jamin selamanya kalian akan mendapatkan musibah ini," kata Joko yang datang bersama pak Jul.


"kalian..."


semua orang terdiam karena mereka tak percaya melihat dua orang yang tak terduga itu.


pasalnya mereka tak menyangka jika dia orang kepercayaan dari Arga datang ke desa.


ternyata tak lama rombongan Arga datang, mereka membawa semua keperluan yang di butuhkan.

__ADS_1


"semuanya bergerak!kita singkirkan semua hama yang ada, dan tak ada yang boleh menghalangi," perintah pria itu.


pak Jul dan Joko memberikan salam, "Joko atur semua untuk mengikuti arahan mu, karena waktu kita tak banyak karena jika sampai sore datang itu akan jadi masalah baru," perintah Arga.


"baik tuan," jawab Joko yang memimpin semua anak buah Arga.


bahkan Arga mulai mengokang senjata Laras panjang miliknya, dan saat ayah mertuanya itu ingin mendekati pria itu.


pak Jul menghalangi pak Jamal, "jika kamu ingin mencari masalah aku akan meladeni tapi jika ingin berterima kasih, cari istriku dan ucapkan terima kasih, dan jangan membuatnya sedih jika tidak aku akan meledakkan kepala mu, tak peduli kamu mertua ku," kata Arga yang langsung pergi memikul senjata api itu.


ternyata sosok Lista sudah membantu di bagian kesehatan untuk mengobati para warga yang luka.


dia mengajak beberapa perawat dari rumah sakit keluarga suaminya,dan juga beberapa obat yang di berikan resep oleh Nanang.


semua warga pun tak menyangka akan merasa malu seperti ini, pasalnya mereka di tolong oleh gadis yang dulu mereka hina.


sedang dulu gadis yang di puja bahkan tak ada kabar berita, sedang pak Jamal tak merasakan sedikit pun perasaan bersalah pada Lista.

__ADS_1


entah sudah terbuat dari apa hati pria itu. yang bahkan tak pernah memeluk putri keduanya itu.


__ADS_2