Princess Of Jungle

Princess Of Jungle
Kegelisahan


__ADS_3

"Jadi, mereka memiliki mesin waktu?" tanya Boby sembari mengerjap takjub. Menatap lelaki yang sangat mirip dengan Ji.


"Paman Ord?" tegur Boby lagi. Ia menautkan alis saat lelaki itu menatapnya tak suka.


"Namaku Fee." lelaki yang merupakan Bangsa Ord itu kembali melakukan aktivitasnya. Entah apa yang ia lakukan Boby tak mengerti sama sekali sejak tadi.


"Ah maaf, Aku kebiasaan karena pangeran Lee." Boby beralasan sembari tersenyum di paksakan.


"Pangeran memang selalu memanggilu dengan sebutan 'paman Ord' karena sejak ia kecil hal itu sudah tertanam jelas. Terbawa hingga dewasa." Fee kemudian menatap Boby dengan lekat.


"Tapi kita baru bertemu, namaku Fee," imbuhnya sembari tersenyum samar. Nada suara yang kembali ramah membuat Boby sedikit tenang.


"Baiklah paman Fee."


"Bisakah aku bertanya beberapa hal?" Fee mengangguk lalu menghentikan aktivitasnya. Menatap Boby seolah menunggu ucapan dari anak bumi itu.


"Lee --maksudku pangeran Lee mempelajari bahasa kami, itu membuktikan bahwa dia percaya tentang dunia paralel. Apa kau juga percaya tentang dunia paralel sembilan dimensi?"


Dahi Fee nampak berkerut dalam lalu menatap lekat Boby.


"Aku baru ingat tentang teori itu, Karena teori itu lemah di Negeri ini aku tak terlalu mengingatnya."


Boby nampak ingin menyanggah. Ia tak menyebutkan bahwa itu adalah teori. Karena itu hanya istilah agar para manusia di bumi memahami.


Istilahnya, kita adalah 'makhluk dua dimensi' dalam alam sembilan dimensi. Contoh saja, kita adalah secarik kertas datar dalam dunia sembilan dimensi. Dengan kata lain, dimensi dan ruang waktu kita bergerak secara bersamaan, tapi berbentuk datar. Bukan hanya itu, seberapa besar? Tidak terbatas.


"Alam semesta sangat luas. Tak terbatas. Mengenai dunia paralel ataupun dimensi waktu sangat berpengaruh pada yang di sebut ' ruang waktu'. Jadi, jika kau tanya percaya atau tidak, tentu tidak. Kurasa bukan hanya sembilan dimensi. Mungkin lebih. Bahkan bisa jadi ada ratusan, ribuan atau jutaan dunia lain di luar sana." Fee berucap panjang lebar dengan mata menatap lekat Boby. Membuat lelaki itu sedikit risih. Seharusnya hanya menatap biasa. Tak perlu menatap lekat seolah sangat ingin mengintimidasinya.


Boby ingin berucap lagi namun mata Paman Fee yang menatap ke belakangnya dengan mata hampir keluar membuat Boby spontan membalikkan tubuhnya. Ia terperangah.


Di jendela besar itu, Alice dan pangeran Lee turun dari burung Nee. Masuk lewat jendela dengan wajah Lee yang terlihat memerah.

__ADS_1


"Yang Mulia Pangeran," gumam Paman Fee pelan saat Lee dan Alice sudah di hadapannya. Sedangkan Nee terbang entah kemana.


"Panggil Lee saja paman," sahut Lee datar.


"Anda menunggangi Nee dengan putri Alice?" tanya Paman Fee dengan nada tak suka. Alice mengerjap heran. Selain karena di sebut putri, mengapa seorang ilmuwan Negeri Jungle biasa nampak memprotes seorang pangeran?


"Ya," sahut Lee dengan terkekeh pelan. Fee menggelengkan kepala lalu menatap Alice dengan lekat.


"Namaku Fee," ucapnya sembari mengulurkan tangan. Alice mengangkat tangan namun lebih dulu Lee yang menjabat tangan Fee. Lelaki yang berusia cukup tua itu berdecak kesal tapi tak memprotes sama sekali.


Sementara Boby maupun Alice saling menatap heran. "Di mana Grace?" tanya Alice pada Boby.


"Dia bersama Aland."


"Aku bertanya di mana bukan dengan siapa." Alice memprotes.


"Tenanglah Alice, kau terlalu penakut akhir-akhir ini. Bagaimana pun sikap Aland, dia pasti akan menjaga Grace," sahutnya dengan nada kesal. Alice diam. Ia tau sikap Aland, hanya saja sekarang ia ingin memberitahu tentang ramalan Cyane. Alice yakin adik dan dua teman lainnya belum tahu mengenai hal ini.


"Aku harus pergi dulu, Ratu memanggil," pamit Lee lalu berjalan keluar ruangan. Menuju ruangan pribadi sang ibunda ratu. Sementara di dalam, Alice dan Boby mengernyit heran.


Bagaimana Lee tau, yang mulia ratu memanggilnya?


"Angin yang menyampaikan pesan," ucap paman Fee seolah tau kebingungan mereka.


"Angin?" Paman Fee mengangguk.


"Aku ingin bicara," ucap Alice sembari menatap Boby. Paman Fee sedikit menunduk kan kepala lalu beringsut menjauh.


Alice menatap Boby dengan lekat, lalu mulai menceritakan segala yang di ceritakan ratu.


Pertama, Alice mengucapkan isi lembaran terakhir atau yang kedua.Yang ia hafal di luar kepala sebab setiap kelimat masuk ke dalam otaknya. Menghantuinya. Di sebutkan bahwa setiap kata menyimpan banyak makna.

__ADS_1


Ketika sebuah peperangan tak dapat lagi dihindarkan. Ke empat orang asing datang dan menciptakan kedamaian.


Di antaranya dua bersaudara Cyane.


Biru kehijauan


"Jadi, mereka berasumsi bahwa arti dari biru kehijauan adalah matamu dan Grace?" tebak Aland dengan wajah serius. Alice mengangguk pelan dan di sambut tawa oleh Boby.


"Itu tak masuk akal." Boby berkomentar setelah berhenti tertawa. Banyak manusia di bumi yang memiliki mata biru atau hijau seperti Alice.


Pemilik bola mata biru biasanya berasal dari benua Eropa bagian Utara serta sekitar Laut Baltik seperti Denmark, Swedia dan Norwegia, namun juga terdapat dibeberapa negara lainnya, lebih tepatnya warna bola mata ini dimiliki oleh orang-orang berkulit putih.


Sedangkan Populasi yang paling banyak ditemukan dengan bola mata hijau yaitu di Eropa Utara dan Tengah, namun juga sering ditemukan diketurunan Celtic atau Jerman. Hijau termasuk salah satu warna bola mata yang langka, karena hanya ada sekitar 2 persen dari populasi di dunia yang memilikinya.


"Kau tau betul Alice, bahwa warna bola mata tergantung dengan melanin dan unsur lainnya. Bahkan warna mata manusia seperti kita bisa berubah kapan saja. Tergantung penyakit dan juga usia." Boby berucap dengan serius.


Menurut penelitian, tidak ada pigmen biru pada mata, namun karena kekurangan pigmen yang disebut melanin pada mata tersebut, dapat membuat warna bola mata seseorang menjadi lebih terang. Salah satunya menghasilkan warna biru.


Sama seperti warna biru yang bukan pigmen alami mata, bola mata berwarna hijau juga terbentuk karena kandungan melanin yang berjumlah rendah hingga sedang pada stroma iris mata. Sesungguhnya warna ini berasal dari pigmen kuning atau cokelat yang akhirnya berubah menjadi hijau karena alasan tertentu.


Orang-orang yang bermata hijau memiliki lebih sedikit pigmen dibandingkan mata cokelat, namun lebih banyak daripada orang bermata biru.


Alice menghela napas panjang. Lalu menceritakan tentang lembaran pertama dan berhasil membuat Boby menelan saliva dengan susah payah.


"Kau serius?" tanya Boby dengan wajah mulai panik. Astaga, aku masih muda! Bagaimana jika mati dalam perang nanti?


"Aku bingung harus bagaimana," keluh Alice. Ia tau para dewan kerajaan dan Raja pasti sudah memutuskan akan melakukan apa pada mereka. Jika Raja dan seluruh bangsa Negeri ini percaya bahwa yang di sebutkan di ramalan itu adalah mereka.


Alice dan yang lainnya tak bisa berbuat apa-apa. Selain menunggu apa keputusan sang Raja dan para dewannya. Hidupnya bergantung pada mereka.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2