Pujaan Hati Ketua Geng Motor

Pujaan Hati Ketua Geng Motor
Pernikahan Dirga dan Salwa (End)


__ADS_3

Hari yang di nanti telah tiba untuk pasangan Salwa dan Dirga. Hari ini mereka akan melangsungkan akad nikah. Keberuntungan berpihak kepada mereka, karena mereka bukan hanya menikah secara siri. Mereka akan menikah secara hukum.


Salwa sudah terlihat cantik, dengan balutan kebaya berwarna putih, dan riasan natural. Meskipun tak ada pesta, hal itu tak mengurangi kebahagiaan mereka. Sebentar lagi, mereka akan resmi menjadi pasangan suami istri.


"Anak bunda cantik banget. Bunda gak menyangka, kalau kamu akan menikah secepat ini. Semoga rumah tangga kamu dan Dirga selalu harmonis, dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah," ucap sang bunda. Salwa langsung memeluk tubuh sang bunda.


Sebentar lagi, dia dan Dirga akan memulai kehidupan baru. Suka dan duka akan mereka lewati bersama. Mereka akan berusaha memahami pasangannya. Salwa yakin, kalau Dirga akan menjadi suami yang baik untuknya.

__ADS_1


"Sudah dong, jangan nangis! Nanti make-upnya luntur. Ini momen bahagia kamu, kamu harus selalu tersenyum bahagia," ucap sang bunda. Salwa langsung menghapus air matanya dengan tisu.


Rombongan Dirga beserta kedua orang tuanya, baru saja sampai di rumah Salwa. Dirga sudah siap, akan mengucap ijab qabul dengan kakak dari ayahnya Salwa. Yang nantinya akan menjadi wali. Dirga beserta kedua orang tuanya, langsung di sambut baik oleh pihak Salwa. Salwa menunggu di kamar. Setelah ijab qabul selesai, barulah Salwa akan keluar.


"Saya terima nikah dan kawinnya Salwa Flarassyifa binti almarhum Wisnu Priambudi dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas senilai 15 gram di bayar tunai."


Acara ijab kabul berjalan lancar, meskipun Salwa sempat merasa sedih. Karena bukan sang ayah yang menjadi wali di pernikahannya. Sang ayah telah pergi meninggalkan dunia untuk selamanya. Kini Salwa dan Dirga sudah menjadi pasangan suami istri. Dirga tampak memasangkan cincin di jari manis Salwa, dan mengecup pucuk kepala dan kening Salwa. Salwa pun mencium tangan laki-laki yang telah resmi menjadi suaminya. Laki-laki yang nantinya akan menggantikan sosok sang ayah, yang dapat melindungi dirinya.

__ADS_1


"Selamat, kamu dan Salwa sudah resmi menikah. Kamu harus menjadi suami yang bertanggung jawab untuk Salwa. Jangan malas lagi! Ada istri yang harus kamu nafkahi!" ucap Papi Adrian. Dirga dan Papi Adrian tampak berpelukan, dan memberikan support untuk anak semata wayangnya. Papi Adrian senang melihat perubahan Dirga.


Salwa mencium tangan kedua orang tua Dirga secara bergantian. Kini dia sudah resmi menjadi menantu mereka. Kini mereka beralih ke bundanya Salwa. Dirga melakukan hal yang sama, mencium tangan bundanya Salwa.


"Dirga, bunda titip Salwa ya! Tolong sayangi Salwa! Jangan sakiti hatinya! Lebih baik kamu kembalikan Salwa secara baik-baik, jika kamu sudah tak menginginkannya!" ucap bundanya Salwa.


"Ya Bun, aku janji. Tak akan menyakiti hatinya, dan aku akan menyayangi Salwa sampai kapanpun, sahut Dirga.

__ADS_1


Kini sang bunda beralih ke Salwa. Doa terbaik, dia ucapkan untuk sang anak. Mereka berpelukan penuh haru. Rencananya, setelah ini Salwa dan Dirga tinggal di apartemennya milik Papi Adrian. Dirga juga akan berkerja dengan sang Papi, mengurus perusahaan sang Papi.


Mohon maaf karya ini terhenti sampai sini. Sampai akhirnya Salwa dan Dirga resmi menikah. Author ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena karya ini up nya sangat lama.🙏 Terima kasih atas dukungan kalian, untuk karya ini. Tanpa kalian, author hanya butiran debu. 😍


__ADS_2