
Yang San harus mengeluarkan sebagian besar dari hartanya hanya untuk membeli beberapa bahan yang menjadi syarat untuk melakukan metode ini.
Beberapa bahan diantaranya seperti Bunga Rembulan Hijau, Ginseng Penguat Saraf dan Akar Dewa Hitam yang semuanya cukup langka namun masih bisa di temukan di pusat Paviliun Bulan Ungu yang ada di Kerajaan Bulan Besar.
Meskipun begitu, tidak mengurungkan niat Yang San untuk membantu Xiao Wu Jie. Bukan tanpa alasan, sejak awal Yang San sudah memiliki ketertarikan atas bakat dan kecerdasan Xiao Wu Jie.
Akan sangat di sayangkan jika bakat dan kecerdasan seperti itu harus terhenti hanya karena gagal membuka Saraf Qi sejak dini.
Bukan hanya karena itu saja, lebih dari apapun semakin kesini Yang San merasa sudah mempunyai kedekatan dengan Xiao Wu Jie sama seperti keluarganya sendiri, di tambah Yang San sudah berjanji pada Xiao Wu Jie akan membantu semampu dan sebisanya.
Xiao Wu Jie hanya bisa terus berharap jika kali ini metode pengobatan yang akan ia jalani dapat berhasil.
Ia tau jika gurunya itu telah melakukan segalanya untuk membantunya, ia akan merasa sangat berhutang untuk hal itu dan itu tidak akan Xiao Wu Jie inginkan.
"Apakah kau sudah siap? Mungkin ini akan terasa sedikit sakit."
"Siap guru..." Xiao Wu Jie berusaha tetap fokus pada tujuannya apapun yang akan terjadi. Kegagalan yang sebelumnya membuat mentalnya semakin kuat untuk melakukan hal ini.
Begitulah Xiao Wu Jie telah berada dalam sebuah bak mandi yang telah diisi air dingin. Saat satu per satu bahan di campur sampai bahan yang terakhir maka barulah air itu bereaksi secara perlahan.
Terdapat buih yang semakin lama semakin banyak di sekitar tubuh Xiao Wu Jie, layaknya air mendidih tubuh Xiao Wu Jie terasa seperti terbakar.
"Akhhhh... ke..kenapa sakit sekali guru...." Xiao Wu Jie berteriak-teriak merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
"Bertahanlah, itu hanyalah reaksi sementara."
Karena sudah tau efek dari metode ini, sebelum melakukannya Yang San telah melakukan sedikit persiapan, Yang San merancang ruangannya seperti ruang meramu sehingga kedap suara sehingga tidak akan ada yang mendengar teriakan Xiao Wu Jie dari luar.
Nafas Xiao Wu Jie memburu sampai akhirnya ia pingsan karena tidak tahan dengan sakit yang ia rasakan. Sangat wajar untuk anak seusianya pingsan saat merasakan sakit seperti ini, jadi Yang San tidak terlalu khawatir.
Reaksi dari air itu semakin lama semakin berkurang, sudah lebih dari 3 jam sejak Xiao Wu Jie berada dalam bak.
Setelah pingsan Yang San mengatur posisi Xiao Wu Jie sehingga masih bisa dalam kondisi pengobatan walaupun tidak sadarkan diri.
Setelah reaksi air sudah tidak ada sama sekali, Yang San menggendong Xiao Wu Jie keluar dari bak dan membiarkannya berbaring di atas ranjang.
__ADS_1
* *
"Wah nampaknya kau sadar lebih cepat dari yang aku duga." Yang San menyambut kesadaran Xiao Wu Jie dengan senyuman hangat, tidak lupa ia juga memberikan secangkir teh herbal untuk membantu memulihkan kondisi Xiao Wu Jie.
"Bagaimana guru? apakah metodenya berhasil?"
Ekspresi Yang San cukup berubah buruk namun segera ia tepis karena belum tau jawabannya "Hmm seharusnya berhasil, tapi hanya kau yang dapat merasakannya apakah berhasil atau tidak?"
Xiao Wu Jie bangkit dari ranjang, saat ini ia berada dalam posisi duduk untuk bisa bebas merasakan energi yang masuk di dalam tubuhnya.
Xiao Wu Jie berkerut kening setelahnya "Tubuhku memang jauh lebih bertenaga dan seperti teregenerasi dengan baik, namun aku tidak merasakan ada energi Qi di tubuhku guru."
Yang San cukup bingung dengan pernyataan Xiao Wu Jie itu, karena seharusnya dalam metode tadi, Qi yang di hasilkan sangat besar jumlahnya. Karena tidak ada pilihan, kemudian Yang San memintanya untuk menyerap energi Qi yang ada di ruangan.
Tanpa berfikir, Xiao Wu Jie mulai memperbaiki posisi duduknya. Ia memejamkan mata dan berkonsentrasi merasakan energi Qi yang ada di ruangan ini.
'Seperti biasa aku bisa merasakan energi Qi yang padat ada di sekitarku saat di posisi penyerapan ini, namun sekarang aku bisa merasakan ini jauh lebih hebat...'
Xiao Wu Jie merasakan khasiat dari metode pengobatan itu membantunya memperkuat kualitas penyerapan Qi nya.
'Sekarang...'
Xiao Wu Jie memulai proses selanjutnya yaitu proses menyerap Qi dalam tubuh. Proses ini adalah salah satu proses dari 4 rangkaian proses penyerapan Qi.
4 rangkaian proses penyerapan Qi terdari dari mengumpulkan Qi, memadatkan Qi, menyerap Qi dan menyalurkan Qi.
Mengumpulkan Qi adalah proses yang paling awal. Energi Qi yang tersebar di sekitar dalam jangkauan tertentu dapat di kendalikan dan di kumpulkan untuk mengisi ruang kosong yang ada di sekitar tubuh.
Setelah terkumpul maka akan masuk proses kedua yaitu pemadatan, semakin banyak Qi di sekitar tubuh yang telah terkumpul maka akan semakin padat pula.
Dalam proses ketiga yaitu menyerap Qi, setelah memadatkannya, energi Qi akan di serap oleh tubuh sampai jumlah tertentu untuk masuk ke proses keempat yaitu menyalurkan Qi tersebut ke dalam saraf Qi.
Biasanya tubuh hanya dapat menyerap Qi dalam jumlah tertentu dalam satu kali proses. Tubuh secara otomatis akan memberikan sinyal pada otak jika jumlah energi Qi yang dapat di serap tubuh telah mencapai titik maksimal.
Sehingga secara otomatis memadakan Qi sebelum memulai proses ketiga akan terhenti pada tingkat kepadatan tertentu.
__ADS_1
Namun Xiao Wu Jie belum merasakan jika kepadatan Qi yang mampu diserap tubuhnya telah mencapai titik maksimal, namun karena tidak ingin memakan waktu ia mulai ketahap selanjutnya yaitu Menyerap Qi.
"Apakah ini mungkin...?" Yang San melotot penuh keterkejutan.
Yang San awalnya juga merasakan energi yang padat di ruangannya sebelum Xiao Wu Jie memulai proses menyerap Qi.
Pada saat Xiao Wu Jie masuk ke proses kedua, energi yang padat itu menjadi semakin padat seperti energi dari luar ruangan ini juga ikut masuk kedalam kediaman Yang San.
Yang San ingat ia tidak pernah merasakan atau melihat fenomena seperti ini sebelumnya.
Tapi yang membuat Yang San sangat terkejut adalah saat energi yang padat itu hilang sama sekali dalam sekejap tanpa ia tau kemana semua energi itu pergi.
Persis seperti itulah yang Xiao Wu Jie rasakan seperti sebelumnya, energi Qi dalam jumlah besar itu seperti masuk kedalam ruangan tanpa dasar di dalam tubuhnya.
Sepengetahuan Xiao Wu Jie, setelah menyerap energi Qi dan membuka saraf pertama maka tubuh dan organ akan mengalami regenenerasi.
Membuat orang yang mengalaminya akan merasa seperti terlahir kembali dengan kekuatan tubuh dan kondisi organ yang jauh berbeda dari manusia biasa.
Namun sayangnya itu tidak Xiao Wu Jie rasakan, Xiao Wu Jie tau jangankan untuk merasakan saraf Qi nya terbuka, untuk merasakan energi Qi itu masuk ke tubuh saja tidak terasa sama sekali.
Bahkan energi itu seolah hilang masuk kedalam ruangan yang besar dan tak berdasar di dalam tubuhnya.
Xiao Wu Jie hanya bisa menggigit bibir dan menelan kekecewaannya. seperti sebelum sebelumnya ia harus mengalami kegagalan yang sama.
Xiao Wu Jie tidak pernah menanyakan tentang kejadian ini karena memang merasa tidak perlu bertanya. Ia yakin jika kejadian ini merupakan bagian dari prosesnya.
Namun berbeda kali ini, ekspresi Yang San membuatnya harus bertanya atas kejadian yang sering menimpa dirinya ini.
"Guru tolong beritahu aku apa yang terjadi... kemana perginya semua Qi itu?" Xiao Wu Jie tidak dapat menahan gejolak dalam dirinya.
Yang San bingung untuk memberi jawaban seperti apa, sementara ia sendiri belum pernah menemui kejadian yang serupa tadi.
Yang Yang San bisa lakukan hanyalah diam, tidak dapat berkomentar karena saat ini di dalam fikirannya dan hatinya sedang bergejolak perasaan kegagalan dan ketidak percayaan atas kejadian ini, membuat ia juga menyalahkan dirinya sendiri.
'Ahhh bahkan aku sempat berfikir pengetahuanku sudah sangat cukup untuk melakukan hal besar, tapi ternyata sungguh-sungguh terbatas' kata Yang San dalam hatinya di selingi dengan hembusan nafasnya yang tidak teratur.
__ADS_1