
"Hay win,! akhirnya ketemu juga sama lo"
Tak berselang lama, ada anak punk lainnya menyapa mereka,Namanya Heri
"Kenapa.? Kangen ya sama gue?" tanya Erwin.
"Gue punya kabar duka buat lo win"
"Kabar duka? Kabar duka apa? Lo kalau ngasih kabar jangan setengah-setengah bisa nggak.?
"jadi gini kemarin gue pulang ke kampung,nah gue ketemu sama abang Lo,nah gue ketemu sama abang Lo, dia bilang bapak Lo udah meninggal seminggu yang lalu.! " ucap Heri menjelaskan
Erwin terdiam wajah tengilnya tak ada lagi kini berganti wajah tanpa ekspresi,begitu mendengar berita dari kawannya,kebetuhan Erwin dan Heri berasal dari daerah yang sama.
"keluarga Lo waktu itu gak ada waktu plus gak ada ongkos waktu itu buat nyari Lo, berhubung Lo udah tau,mendingan Lo pulang dulu gih,kerumah." tambah Heri
,walaupun Erwin adalah seorang anak punk,
__ADS_1
yang memilih hidup liar dan meninggalkan keluarga,tetapi di saat ada keluarganya meninggal terutama bapaknya pastilah hati nuraninya akan terkoyak .
"Sebaiknya Lo pulang dulu Win, nyari tumpangan mobil sayur atau mobil bak terbuka gitu yang menuju daerah Lo" Saran Alam sambil menepuk-nepuk pundak Erwin.
"iya win, mending Lo pulang dulu"Heri melakukan hal sama terhadap Erwin.
Erwin masih terdiam dan tanpa ekspresi sedikitpun akan tetapi lama kelamaan terbit wajah penyesalan sehingga tergambar lah betapa ia menyesal karena tidak bisa berada di dekat bapaknya diakhir hayatnya.
Erwin pulang kampung, Tinggallah Alam seorang diri,selama ini partner terdekat Alam hanya Erwin seorang, sisa pendapatan ngamen semalam Alam serahkan semua kepada Erwin,sehingga Alam harus kemabali mengais recehan bermodalkan suara dan ukulele di tangannya.
Alam mendekati sebuah rumah makan yang tengah ramai pelanggan,ia berharap bisa mendapatkan sekeping dua keping recehan, Alam berdiri di pintu masuk warung itu,lantas memainkan ukulelenya.
"ingat,giring dan paksa dia masuk ke mobil ini, tapi ingat jangan sampai terluka" perintah rudi kepada 2 orang laki-laki berpakaian serba hitam.
"Siap pak"
kedua pria itu langsung melaksanakan perintah Rudi,melihat Alam yang sendirian tanpa di temani teman punknya,Rudi yakin pasti akan berhasil kali ini,
__ADS_1
Alam masih menyanyikan lagunya sampai salah satu pria berpakaian hitam utusan Rudi merangkul Alam dari belakang.
"Ikut kami" kata salah satunya membuat Alam ketar ketir.
Para pengunjung pun merasa terkejut akibat aksi penjemputan paksa Alam oleh dua orang misterius itu membuat orang-orang takut.
"Siapa kalian?" Tanya Alam sambil berusaha melepaskan diri.
"ikut saja, kami tidak akan menyakitimu"
"Lepasin gue, Lepasin gue woyyy, gue gak punya apa-apa! nggak usah nyulik gue" Tapi Alam masih berusaha untuk melepaskan diri.
Tapi kedua orang itu tetap diam tak bergeming dan tidak bicara apa-apa lagi.orang-orang di dalam warung tak ada yang berani bergerak,mereka hanya menyaksikan bagaimana Alam di paksa masuk ke dalam mobil yang terparkir disana.
"Sialan,kalian ini siapa sih.? Apa yang kalian mau dari gue.? gue gak punya apa-apa" Alan sudah tidak mampu kabur lagi. ia duduk di jok belakang di apit oleh 2 orang berpakaian hitam tadi.
"halo Alam," Rudi menoleh dari tempat duduknya di jok depan samping supir.
__ADS_1
Alam semakin takut saat kembali bertemu dengan sosok Rudi,Alam kembali berfikiran buruk kalau Rudi memang seorang penculik.