
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
tak terasa hari demi hari telah berlalu, hari berganti minggu dan minggu berganti bulan.dan sekarang adalah bulan kesembilan dari kehamilan anastasya,meski kadang permintaan wanita hamil itu terkadang membuat mereka tercegang syok
penjagaan untuk anastasya di perketat,tak hanya untuk sang pewaris tahta,tetapi juga karna seorang permaisuri yang begitu di cintai oleh sang kaisar berdarah dingin itu.ia tak akan membiarkan istri kesayangannya kenapa napa.
seperti sekarang ini,sejak tadi wanita hamil itu terus saja merengek ingin pergi ketokonya,tentu saja keluarganya menolak karna ini adalah bulan yang di tunggu tunggu. takut jika anastasya sedang bepergian lalu melahirkan di jalan.
namun anastasya seolah tak peduli,ia tetap saja menangis dan ingin pergi.hari ini ia mengadakan acara pembagian makanan bagi rakyat kekaisaran yang kurang mampu dan tentu saja ia ingin menghadiri acara itu
setelah lama berdebat,dan banyak air mata buaya yang anastasya keluarkan,akhirnya ia di izinkan untuk pergi,namun harus pergi di temani sang suami dan di kawal oleh belasan prajurit kepercayaan istana dan beberapa pengawal pribadi anastasya
anastasya tak mempermasalahkan itu,baginya itu tak masalah ketika orang orang yang mengawalnya tidak mengganggunya.
mata semua orang yang menghadiri acara itu seketika teralihkan ketika sebuah kereta yang mereka kenal berhenti di depan toko anastasya yang diikuti dengan banyak pengawal dan prajurit.
mereka tentu saja berteriak senang, karna bisa melihat wanita yang sangat cantik dan baik hati itu muncul dan tetap menyempatkan diri datang ke acara yang dibuat meski dalam keadaan hamil besar
rakyat benar benar merasa bersyukur,sekarang tak hanya memiliki kaisar yang adil,dan sekarang di lengkapi dengan permaisuri yang tangguh dan baik hati.
selama ini kadang mereka bagi rakyat yang tidak mampu,tak mendapatkan pembagian secara merata.namun dengan kehadiran anastasya sebagai permaisuri membuat mereka bisa merasakan keadilan,dan orang orang yang sebagai kepala desa yang selama ini tidak berlaku adil,kini telah di hukum gantung beberapa bulan yang lalu
''hormat kami pada kaisar dan permaisuri semoga di beri umur panjang'' sahut mereka semua serempak ketika anastasya telah turun dari kereta dengan bersusah payah
kadang ia merasa sulit untuk bergerak,karna perutnya benar benar besar,bahkan besar dari pada orang hamil pada biasanya,dan mertuanya yang tak lain adalah vizia mengatakan jika ia bisa saja hamil anak kembar
anastasya tersenyum lebar menanggapi hormat semua orang, sedangkan suami tampannya itu hanya tersenyum tipis sangat tipis dan dalam waktu yang singkat.
''permaisuri kenapa anda datang, bukankah seharusnya anda berada di istana karna ini adalah bulan yang di tunggu tunggu'' tanya salah satu ibu tua renta yang datang mengikuti acara pembagian makanan itu
__ADS_1
''tidak masalah bagiku,aku hanya ingin memastikan jika di sini semuanya dilakukan dengan baik'' jelas anastasya
''kakak astaga kenapa kau datang kakak'' pekik mouli panik ketika melihat anastasya berdiri dengan tangan kaisar lee yang senantiasa melingkar di pinggangnya
''apa kau telah melakukan yang aku perintahkan? tanya anastasya tanpa mempedulikan apa yang dikatakan mouli
''sudah kakak'' jawab mouli
tak lama ansu keluar membawa kursi khusus yang di buatkan beberapa bulan lalu untuk anastasya,agar wanita hamil itu tetap merasa nyaman ketika duduk
''terima kasih'' ucap anastasya kemudian mendudukkan bokongnya ke kursi yang di sediakan ansu
anastasya memperhatikan tokonya yang di bangun semakin besar beberapa bulan yang lalu,namun ia seketika dahinya berkerut merasakan rasa sakit di perutnya.
perutnya telah merasakan sakit saat malam,tapi sakit itu masih bisa ia tahan. namun sekarang perutnya bertambah sakit
''sayang ada apa?'' tanya kaisar lee panik ketika merasa istrinya yang duduk di sampingnya terasa gelisah
''tak apa lee bukankah ini hal biasa'' ucap anastasya yang mencoba menenangkan suami tampannya yang terlihat khawatir
selalu saja seperti itu,bahkan terkadang suaminya benar benar berlebihan.semenjak anastasya hamil kaisar lee tak pernah jauh dari istrinya dan ketika anastasya sakit meskipun hanya demam, suaminya itu akan uring uringan memanggil tabib yang terbaik di seluruh kekaisaran.namun perhatian yang diberikan sang suami dan keluarganya membuat ia benar benar merasa bahagia.
''sayang jangan buat aku khawatir seperti ini'' kaisar lee panik sekarang dengan cepat ia memerintahkan liang untuk kembali ke istana dan memberitahukan pada ibu dan ayahnya jika anastasya sakit
''hu hu bby ahhh sakit'' kaisar lee benar benar kalut ia tak tau harus melakukan apa,ia melap keringat yang bercucuran di dahi istrinya
''yang mulia sepertinya permaisuri akan melahirkan, lihat air ketubannya pecah ya dewa'' teriak salah satu wanita yang ada di sana
tanpa aba aba kaisar lee langsung menggendong istrinya kedalam toko,dimana terdapat sebuah tempat yang luas disediakan khusus untuk anastasya
''hubby sakitt aaaahhh'' anastasya meringis ketika sang suami meletakkannya di tempat tidur
''weiii cepat lakukan sesuatu'' teriak kaisar lee kalut ketika menggenggam tangan istrinya yang terasa sangat dingin
''kaisar lee aku tak menguasai bagian ini'' wei berkata dengan cemas, air matanya keluar sejak tadi, ia merasa tak berguna untuk junjungannya yang sekarang kini membutuhkan bantuan
bay yang tak menyahut,ia keluar dari ruangan anastasya,kemudian ia berjalan menghampiri semua orang yang berada diluar toko yang terlihat khawatir
''kau kemari'' tunjuk bay pada seorang nenek yang berdiri tak jauh darinya.
__ADS_1
nenek yang di tunjuk bergerak menghampiri bay dengan takut takut
''bantu permaisuri melahirkan'' kata bay langsung
''ta ta tapi tuan ha hamba tak berani'' ucap nenek tua itu yang dikenal dengan nama sima
Srekkk
bay menarik pedangnya langsung kemudian mengarahkan pedang itu di leher nenek sima,tindakannya itu membuat semua orang terkejut bukan main. sedangkan tubuh nenek sima semakin gemetar
''membantu permaisuri atau mati'' bay memberi pilihan dengan nada yang begitu dingin
''ba baik tuan hamba akan membantu permaisuri tapi tolong jangan bunuh hamba'' nenek sima berkata dengan takut
bay menarik kembali pedangnya, ia kemudian mengajak nenek sima masuk,tanpa mempedulikan tanggapan orang lain terhadapnya
ia tak peduli jika orang lain akan menganggapnya tak berperasaan atau keterlaluan.saat ini ia hanya memikirkan junjungannya,ia bisa melakukan apapun demi menyelamatkan orang yang berjasa di hidupnya meski harus membunuh sekalipun ia tak peduli.
hai hai kesayangannya author
minta votenya dong
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni
__ADS_1