
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
dua orang gadis tengah berjalan dengan santai di ikuti beberapa pengawal kepercayaan anastasya. semenjak anastasya berkata jujur tentang mimpinya,hal itu membuat semua orang overprotective terhadap tiga saudara kembar itu. mereka tentu saja tindak ingin terjadi sesuatu hal yang buruk pada berlian berharga mereka.
prajurit dan pelayan yang berpapasan dengannya tak lupa memberi hormat, karna ia tentu saja tau dua gadis ini termasuk orang penting di istana matahari
''permisi apa paman zen ada?'' tanya kaila dengan senyum manisnya
pelayan yang di tanya terkejut, karna ia tak menyadari kedatangan dua gadis penting itu. dengan cepat ia menjawab
''ia putri, hanya saja yang mulia kaisar zen tengah melakukan pertemuan dengan beberapa orang penting'' jelas pelayan itu sopan
''baiklah kalau begitu aku akan menunggu'' kaila menjawab dengan santai
''kakak tak apakan?'' tanya kaila pada keina yang hanya diam sedari tadi.
''terserah kau saja'' jawaban singkat tapi membuat kaila tersenyum senang
''baiklah,jika paman zen telah selesai. katakan padanya jika aku datang bersama kakakku keina''
''baik putri''
kaila tersenyum,ia kemudian mengajak keina berjalan mengelilingi istana matahari yang hampir sama besar dengan istana tempat tinggalnya.
sedangkan keina? dia hanya diam mengikuti adiknya itu,ini bukan yang pertama kali ia di bawa oleh sang adik. karna kemanapun kaila pergi ia selalu mengajak kakak perempuannya itu.kenzi? tentu saja kaila paham jika kakaknya sibuk dengan urusan istana maka dari itu ia tak berniat mengganggu kakak tampannya itu
di tempat lain,seorang pria tampan duduk di kursi kebesarannya. ia terlihat tengah serius membahas sesuatu dengan beberapa orang penting yang turut ikut serta.
namun jika dilihat lebih teliti,dalam rapat itu ada seorang gadis yang turut ikut serta.tapi itu bukanlah suatu hal yang penting, karna yang lebih penting adalah tatapannya pada pria yang tengah duduk dengan penuh wibawa itu. matanya memandang penuh kagum,dan terlihat seperti ada binar cinta di matanya yang seakan meluap luap.
__ADS_1
rapat seketika terhenti, ketika seorang pria memasuki ruangan itu.mereka tak protes karna tau jika pria itu adalah pengawal kepercayaan kaisar zen
wajah kaisar zen seakan berseri ketika mendengar apa yang dikatakan pengawalnya itu.mengetahui jika gadis kecil kesayangannya datang tentu saja membuat ia bahagia,sehingga ia tak sadar jika saat ini ia tengah tersenyum lebar.
gadis yang melihat senyum kaisar zen kembali terpesona, wajahnya memerah detak jantungnya berdetak dengan cepat. namun di sisi lain ia juga penasaran apa yang membuat kaisar zen tersenyum bahagia seperti itu.
kaisar zen kemudian mempercepat rapatnya, ia tak ingin gadis kecilnya menunggu terlalu lama. hingga tak berselang lama rapat itu benar benar selesai, mengundang pertanyaan di benak orang yang mengikuti rapat itu
''ada apa ini, biasanya rapat akan berlangsung begitu lama, tapi ini bisa dikatakan rapat ini berjalan dengan waktu yang singkat'' kira kira begitu pertanyaan semua orang
kaisar zen acuh, ia tak peduli dengan tatapan orang lain. ia kemudian berdiri dari kursi kebesarannya kemudian bergegas meninggalkan ruangan itu
ditempat lain kai dan kei tengah duduk menikmati hidangan yang disiapkan pelayan sebelumnnya.namun sedetik kemudian kaila bersorak senang wajahnya berbinar bahagia
''pria tampanku aku merindukanmu'' kaila berkata dengan manja ketika kaisar zen berdiri di hadapannya dengan tersenyum.
kaisar zen yang mendengar perkataan kaila terkekeh,entah mengapa jika berdekatan dengan gadis kecilnya itu membuat hidupnya terasa bewarna.ia kemudian merentangkan tangannya menandakan agar kaila masuk kedalam pelukannya
tentu saja kaila menurut, ia tak pernah membuang kesempatan sedikitpun untuk bermanja manja dengan pria tampannya
entah karna tak ingin mengganggu atau yang lain, keina pergi meninggalkan adiknya yang tengah sibuk bermanja dengan kaisar zen
''ehh itu itu di sana putri'' jawab prajurit itu tergagap karna tak menyadari jika keina ada di hadapannya
tanpa menjawab, keina langsung pergi dari sana, menuju tempat pelatihan prajurit yang sudah lama ingin sekali ia datangi
''kau tidak pernah mengunjungiku'' rajuk kaila yang duduk di pangkuan kaisar zen
''aku sangat sibuk akhir akhir ini,salah satu desa yang termasuk wilayah kekuasaanku dalam masalah. dan aku berencana menemuimu besok siapa sangka kau akan datang hari ini'' jelas kaisar zen kemudian meletakkan dagunya kepundak gadis kecilnya itu
''karna rindumu tak sebesar rinduku,makanya kau bisa menahannya.sedangkan aku, rinduku sangat besar,sangat sangat besar sehingga aku menemui'' kesal kaila.
''bukan begitu'' perkataan kaisar zen terhenti ketika kaila bangun dari posisinya
''hei kau sedang marah?'' tanya kaisar zen yang membuat kaila semakin kesal.
''sudah tau marah, kenapa masih di tanya'' batin kaila kesal.namun seketika ia tersenyum tipis sehingga tak ada yang menyadarinya.ia memiliki ide di otak cantikknya itu
''tidak masalah, tak usah datang menemuiku dan jangan pernah datang,aku pun tak akan datang lagi menemuimu''
__ADS_1
''lebih baik aku mencari pria yang bisa mencintaiku,dan merindukanku dan tidak akan mengacuhkanku'' ketus kaila
setelah mengatakan itu ia pergi dari sana, mengacuhkan teriakan kaisar zen yang terus saja memanggil namanya.
batin kaisar zen gelisah ketika menyadari gadis kecilnya kini sedang marah padanya. di tambah lagi perkataan kaila membuat sesuatu di dalam dirinya terasa sakit.ia tak tau mengapa ia merasakan hal aneh itu
namun dipikirkan lagi, membuat matanya terbelalak
''apa aku benar benar mencintai gadis kecil itu?tapi bagaimana mungkin'' batin kaisar zen.
tak ingin berlama lama larut dalam pikirannya,ia dengan cepat mengejar kaila yang telah menghilang dari hadapannya
sedangkan kaila, gadis itu tak henti hentinya mengerutu karna menyadari jika kaisar zen tidak mengejar untuk membujuknya
"benar benar menyebalkan,sepertinya dia benar benar tak menyukaiku" gerutu kaila
"tentu saja dia tidak menyukaimu,lagi pula apa untungnya dia menyukai gadis bau kencur sepertimu" perkataan itu berhasil menghentikan langkah kaila. ia kemudian berbalik mencari tau siapa yang berani berbicara seperti itu padanya
ia mengerutkan keningnya heran, karna sesungguhnya ia tidak mengenal wanita di depannya, tapi wajah wanita itu seperti tidak asing menurutnya
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni
__ADS_1