
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya yah,karna semakin banyak komen semakin cepat author up buat kalian
author minta hadiah bunga atau kopi dong,itu sih kalau boleh hehehe
happy reading
''apa kalian telah memesan apa yang aku minta?'' tanya gadis itu sambil memainkan kukunya yang baru saja di beri pewarna
''sudah putri'' jawab pelayan kepercayaannya
''itu bagus,karna aku sudah tidak tahan lagi melihatnya begitu di istimewakan oleh semua orang yang ada disini'' katanya dengan nada datar namun tersimpan sejuta amarah di setiap perkataannya
kalian pasti tau siapa gadis itu bukan, hehehehe
kini di tempat jendral jinhu, semua orang berkumpul untuk makan malam,tentu saja karna gadis kesayangan mereka yang memintanya.semuanya datang terkecuali mouli yang mengatakan ia tak enak badan sehingga ia memutuskan makan di kamarnya saja.
"makan yang banyak sayang" kata vizia lembut pada anastasya yang duduk di depannya
"ya kau harus makan banyak,agar badanmu sehat dan berisi sayang,lihat badanmu ini sangat kurus" timpal jendral jinhu
anastasya mengerucutkan bibirnya
"ayah ini ideal,aku tidak kurus ayah harus tau itu"
"ya ya terserah kau saja tuan putri" sahut jendral jinhu terkekeh kemudian mengecup kening putrinya dengan penuh kasih sayang
"aku sungguh penasaran dari mana kau belajar masakan seperti ini putri" tanya lee bui penasaran. sungguh ia menyimpan pertanyaan ini dari kemarin di benaknya
"ahh itu resep yang aku buat sendiri paman" bohong anastasya,tak mungkin bukan,jika dia mengatakan jika makanan yang selama ini ia buat berasal dari masa depan. bisa bisa semua orang menertawakannya dan menganggapnya lelucon
"wahh wanger kau benar benar pandai memilih wanita yang menjadi permaisuri mu,tak hanya cantik,pandai beladiri dan juga memasak wah kau benar benar hebat lee" heboh lee bui
"eyyy apa yang kau katakan itu memang benar,tapi kurang lengkap" sela lee ziajin
"maksudmu kakak? "tanya lee bui heran sambil memasukkan kembali makanan kedalam mulutnya
"calon menantu kesayangannya ku ini tak hanya menguasai apa yang kau katakan tadi,tapi juga mewarisi bakatku" kata lee ziajin lalu membusungkan dadanya. ia selalu saja seperti itu setiap waktu ataupun setiap detik memamerkan anastasya pada orang lain.
lee bui membulatkan matanya,mulutnya terbuka sehingga makanan di dalam mulutnya pun terlihat.dan itu berhasil mengundang gelak tawa semua orang
__ADS_1
"telan dulu makanmu" vizia terkekeh kemudian menepuk bahu lee bui
dengan cepat lee bui sadar akan keterkejutannya.tentu saja ia terkejut,mendengar semua kemampuan anastasya terlebih dengan ia menguasai ilmu obat dan racun.bukankah itu bakat yang langka? dan hanya segelintir orang yang menguasainya. yang mengusainya pun terkadang hanya mengetahui dasarnya saja.
"apa benar yang dikatakan kakakku putri?" tanya lee bui memastikan
anastasya hanya mengangguk membenarkan,kemudian membuka mulutnya ketika kaisar lee menyuapkannya makanan
"wohhhhh benar benar hebat" seru lee bui
"kau tau putriku ini juga hebat dalam elemen" lee ziajin kembali memberitahu tak lupa dengan gaya sombongnya
"memangnya elemen apa yang kau miliki putri?" tanya lee bui yang cukup terkejut sekaligus penasaran
"emm itu tak begitu penting paman"
"maksudmu? memangnya elemen apa yang kau miliki putri? " tanya lee bui kembali
"semuanya" singkat anastasya kemudian kembali membuka mulutnya ketika menerima suapan dari pria tampan di sampingnya
lee bui terdiam mencerna kembali apa yang baru saja ia dengar
"sempurna" hanya itu yang dapat lee bui ucapkan,karna sangat sulit untuk mendeskripsikannya
"hebat bukan" kata lee ziajin sambil menepuk bahu saudaranya itu ketika melihatnya hanya terdiam
"kau ini kenapa,kenapa memuji jendral jinhu" tanya vizia yang mewakili pertanyaan dari semua orang
"kakak ipar, tentu saja jendral jinhu hebat.karna ia telah membuat putri sesempurna anastasya. aku jadi bertanya tanya,gaya apa yang dia pakai ketika membuatnya" tanya lee bui
jendral jinhu tersedak mendengar perkataan konyol dari lee bui,dengan sigap anastasya memberikan ayahnya secangkir air minum
"ayah pelan pelan" kata anastasya lembut sambil menepuk nepuk belakang ayahnya pelan
plakkk
"auhhhh kakak,kenapa kau memukul ku sendok?memangnya apa salahku" keluh lee bui sambil mengelus kepalanya yang dipukul sendok oleh sang kakak
"apa kau tak memikirkan apa yang baru saja kau tanya kan itu ha, di sini masih ada putri ku yang polos, kenapa kau ingin meracuni otak putriku yang masih suci" kata lee ziajin dongkol
"hehehe maaf kakak aku tak sengaja" cengir lee bui.
"cih punya otak tapi tidak di pakai" sarkas lee ziajin pada adiknya
namun kelihatannya sang adik terlihat tidak peduli,bisa dilihat ia kembali melanjutkan memakan makanannya yang sempat tertunda
__ADS_1
"sayang tak lama lagi pesta pernikahanmu akan di adakan,kau ingin acaranya seperti apa?" tanya vizia mengalihkan topik pembicaraan yang menurutnya tidak berfaedah itu
"aku ingin pernikahanku di adakan dengan acara yang mewah dan meriah mommy dan yah,jika bisa pakaiannya biar aku sendiri yang membuatnya" jawab anastasya
"tapi sayang, bukan mommy tak setuju dengan permintaan mu.tapi sebagai permaisuri maka kau harus memakai pakaian khas permaisuri pada hari besarmu" jelas vizia lembut
"tapi mommy aku juga ingin memakai baju yang aku buat sendiri" lirih anastasya namun masih bisa di dengar oleh orang lain
"sayang mommy tak melarangmu memakai baju yang kau buat.hanya saja,mommy juga memintamu memakai pakaian khas seorang permaisuri juga " jelas vizia kembali
"maksud mommy? "
"mommy dan ayahmu telah setuju akan mengadakan perayaan yang besar besaran untukmu,pesta mu nanti akan di adakan tiga hari tiga malam.itupun jika kau setuju sayang"
"aku setuju mommy lagi pula aku akan menyerahkan urusan pernikahanku pada ayahku dan kalian, aku hanya mengambil bagian dalam pembuatan baju,itu saja" vizia tersenyum mendengar persetujuan anastasya
"ohh ya sayang,ayah ingin menanyakan sesuatu, tapi ayah harap kau tidak marah" kata jendral jinhu
"tanyakan saja ayah"
"emm apakah kau keberatan jika kita mengundang kaisar ziu nanti? " tanya jendral jinhu hati hati,ia takut pertanyaannya membuka luka lama putri kesayangannya itu
"ahh soal itu aku tak tau,tanya kan pada lee. jika ia setuju maka aku juga,tapi jika tidak"
"undang saja" sela kaisar lee memotong perkataan anastasya
perkataannya cukup membuat kaget orang tuanya dan orang orang yang ada di sana. karna mereka tau bagaimana kadar dari sifat pecemburu kaisar berdarah dingin itu
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
__ADS_1
ig:magfiraramadhni