
hallo kesayangan author,
author muncul lagi dalam cerita anastasya, namun kali ini aku akan membahas kisah kaila.
aku harap antusias kalian masih sama seperti kalian menantikan setiap kelanjutan dari kisah anastasya.
semoga cerita ini tidak mengecewakan kalian,dan aku memohon dengan sangat untuk meninggalkan jejak ketika kalian selesai membaca setiap chapter
happy reading
didekat sebuah danau terlihat seorang gadis cantik yang beridiri menatap hamparan danau yang begitu indah di pandang mata. terselip kerinduan di dalam hatinya yang begitu mendalam.
tes
tanpa sadar lelehan bening itu mulai membasahi pipi mulusnya
''kak, apa kabarmu? apa kau bahagia disana?'' lirih gadis itu
air matanya kembali menetes,sulit rasanya untuk berpura pura baik baik saja dihadapan seluruh keluarga besarnya. namun ia tidak punya pilihan lain agar keluarganya itu tidak merasa khawatir.
ketika kesedihan dan kesepian menyeruak masuk kedalam hatinya, kaila lebih memilih untuk menghabiskan waktunya untuk berlatih, seperti keinginan sang kakak yang menginginkannya untuk menjadi gadis yang kuat.
''hiks hiks hiks, kakak kei aku merindukanmu'' kaila menepuk dadanya yang terasa sesak,sungguh melewati dua bulan terakhir ini membuat dirinya begitu tersiksa.
ia merindukan kakaknya yang dingin itu,ia merindukan saat ia merengek ketika dipaksa untuk berlatih, merengek ketika meminta desain baru untuk ia pamer pada teman temannya, ia merindukan kakaknya yang selalu menjadi bahu untuknya.
''kakak kei, bisakah kau kembali? aku janji aku tidak akan merengek lagi, aku janji tidak akan nakal lagi, aku janji akan mendegarkanmu, aku janji aku mohon kembali'' tangis kaila pecah, ini sungguh berat,ia merasa tidak sanggup dan ingin menyerah saja.
grepp
kaila tersentak kaget, saat sebuah tangan besar memeluknya dari belakang, namun mencium aroma tubuh ini ia bisa mengetahuinya jika pria ini tak lain adalah kekasihnya.
''hiks hiks hiks'' kaila berbalik ia mendekap tubuh kaisar zen dengan erat.
kaisar zen membalas pelukan gadis kecilnya itu. sejak kejadian itu tidak ada lagi kaila yang nakal ia menjadi gadis yang lebih pendiam dan hanya sesekali tersenyum.
kaisar zen tau, senyum itu palsu, ia tau jika gadis kecilnya itu berusaha menutupi kesedihannya agar tak membuat keluarganya khawatir.
__ADS_1
kaisar zen mengelus bahu kaila yang bergetar, karna isak tangisnya yang semakin membuncah.ia membiarkan jubahnya basah oleh air mata gadisnya itu.
''aku aku tidak sanggup paman'' lirih kaila,hanya dengan pria tampannya ini ia bisa mengeluarkan isi hatinya.
''lihat aku'' kaila melepaskan pelukannya ia menatap mata indah pria tampan itu yang selalu membuatnya kembali jatuh cinta
''kaila tidak ada yang salah kau bersedih itu adalah hal yang wajar, semua orang yang merasa kehilangan pasti merasa sedih sepertimu''
''tapi kau tidak boleh berlarut larut dalam kesedihanmu, apa kau ingat pesan keina ia ingin kau bahagia,ia pasti akan marah ketika melihatmu seperti ini''
''ya aku juga ingin bahagia'' teriak kaila
''aku juga tidak ingin bersedih, aku juga tidak ingin menangis'' teriak kaila kembali ia melepaskan dekapan kaisar zen
''asal kau tau, aku juga ingin hidup seperti dulu, tidak ada air mata, hanya keceriaan dalam hidupku,aku juga tidak ingin cengeng begini kaisar zen aku juga tidak ingin hiks hiks''
''apa kau tau bagaimana siksanya aku menahan sesak dan memilih untuk tersenyum,apa kau tau bagaimana aku''
''bagaimana siksanya aku hidup dalam kepura puraan ini,kau tidak tau kaisar zen kau tidak tau'' teriak kaila histeris, andai kakaknya ia tidak kesulitan mencari orang yang bisa menjadi bahu untuknya bersandar
''sayang aku tidak bermaksud''
''maafkan aku'' lirih kaisar zen yang saat ini memeluk kaila,ia tak peduli seberapa keras kaila memberontak ia tetap tak melepaskan dekapannya
''maafkan aku, maafkan aku sayang maafkan aku'' lirih kaisar zen, entah mengapa air matanya seolah ingin menyusruk keluar. ia merasa tidak berdaya, ia merasa dirinya adalah kekasih yang tidak berguna,ia tidak bisa membuat gadisnya kembali tersenyum seperti dulu
harta?gelar?tahta? bagi kaisar zen saat ini semua itu bagai angin lalu, dengan itu ia tidak bisa membuat gadis yang begitu ia cintai kembali tersenyum, kembali tertawa, kembali menjadi kaila yang ceria dan nakal.
tes
kaila tersentak ketika merasa bahunya basah, ia benar benar terkejut saat melihat pria tampannya itu menangis
''maafkan aku sayang maafkan aku, aku pria tidak berguna'' lirih kaisar zen membuat kaila seketika menggeleng,ia melepaskan pelukan kaisar zen kemudian menangkup wajah tampan itu.
pria ini adalah pria yang selalu berada disisinya, pria yang selalu berusaha membuatnya tersenyum dengan berbagai cara, pria yang begitu mecintainya. bahkan kaisar zen tidak masalah saat kaila mengatakan jika pernikahannya memilih untuk di undur, kaisar zen hanya tersenyum sambil berkata tidak masalah aku akan menunggumu sampai kau siap.
tutur kata yang begitu lembut membuat kaila tak bisa berkata kata lagi.
__ADS_1
''maafkan aku,maafkan aku'' lirih kaila air matanya kembali menetes
kaisar zen segera menghapusnya,kaisar zen membawa kaila kepelukannya, hatinya begitu teriris ketika melihat air mata gadisnya itu. ia lebih memilih lebih baik ia yang merasakan sakit ketimbang gadis yang dulunya nakal itu.
''maafkan aku,aku egois maafkan aku'' lirih kaila terisak dalam pelukan kaisar zen
''jangan meminta maaf sayang, aku yang salah aku yang tidak mengerti dirimu,maafkan aku, jangan menangis lagi aku mohon''
''tidak, kau tidak salah, yang kau katakan benar,aku yang salah, maafkan aku''
kaila kemudian melepaskan pelukannya, ia menghapus air matanya lalu menatap pria tampan itu.
''ya kau benar, kakak kei pasti akan marah ketika tau aku menangis, kakak pasti kecewa karna aku telah melanggar janjinya, maafkan aku karna aku egosi''
''aku bahkan menunda pernikahan kita secara sepihak tanpa menanyakan pendapat mu lebih dulu'' jelas kaila,ia sadar jika selama ini ia begitu egois, bahkan ia tidak pernah mempedulikan bagaimana perasaan pria tampan dihadapannya
''sayang jangan meminta maaf, untuk masalah pernikahan kita, aku tidak masalah menundanya aku mengerti kau masih bersedih dan''
''aku tidak ingin berlarur larut lagi dalam kesedihanku, aku ingin pernikahan kita di langsungkan minggu depan'' sela kaila cepat membuat kaisar zen termenung seketika
hai hai kesayangannya author
untuk malam ini segini dulu yah, aku pengen lihat masih ada ngak yang nantiin kisah ini.kalau ngk ada aku ngak lanjut hehe, kalau ada Alhamdulilah,author bakal usahaiin untuk lanjutin cerita kaila dan kaisar zen
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
__ADS_1
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni