Putri Berharga Dari Masa Depan

Putri Berharga Dari Masa Depan
kacau


__ADS_3

"apa apaan dia apa dia mencoba mencari simpati pada rakyat seharusnya aku yang menjadi pusat perhatian dan kaisar ziu pandangan apa itu kenapa dia memandang anastasya penuh cinta cih sialan" batin selir lingfei dia mengepalkan tangannya


"permaisuri kau begitu bijaksana aku benar benar semakin mencintaimu dan aku takkan pernah melepaskanmu" batin kaisar ziu memandang anastasya penuh cinta


tidak lama gerombolan yang sedang di tunggupun telah tiba,jendral jinhu berada di depan dia duduk dengan gagah di kuda hitamnya di ikuti dengan pengawal kepercayaannya dan beberapa prajurit lain di belakang" batin anastasya seraya memandang jendral jinhu yang turun dari kudanya


"salam kami yang mulia kaisar semoga di beri umur panjang" sahut jendral jinhu sambil menekuk kakinya


anastasya yang melihat itu tak suka apa apaan ini ayahnya berlutut di hadapan kaisar tidak itu tidak bisa bahkan di dunia modern ia berusaha lebih keras agar mengangkat tinggi derajat orang tuanya agar tidak di rendahkan oleh siapapun,tapi ini ayahnya berlutut di hadapan kaisar sialan itu? sangat tidak pantas


"dad ehh ayah apa yang kau lakukan cepat berdiri" teriak anastasya sambil berjalan mendekati ayahnya yang masih berlutut


"ayah ayo apa yang ayah lakukan cepat berdiri ayah ayah tak pantas untuk berlutut di hadapan siapapun" anastasya menarik tangan jendral jinhu


"sayang apa yang kau lakukan itu tidak sopan memang seharusnya ayah memberi hormat pada kaisar" kata jendral jinhu lembut meski ia tercegang dengan sikap putri kesayangnnya itu


"tidak tidak boleh ayah tidak boleh berlutut pada siapapun ayo ayah bangun apa ayah tak menyayangiku lagi" katanya dengan raut wajah di buat sesedih mungkin


"tak apa jendral berdirilah" kata kaisar ziu ia tak mau melakukan apapun yang membuat permaisurinya itu membencinya lebih dalam lagi


"tanpa perlu kau perintahkan ayahku akan berdiri karna aku tak suka melihat ayahku tunduk pada siapapun" sarkas anastasya


semuanya tercengang melihat keberanian anastasya tak terlecuali jendral jinhu sendiri


"nak apa yang kau katakan tak baik seperti itu" cemas jendral jinhu ia tak mau jika putri kesayangannya akan di hukum karena berlaku tidak sopan pada seorang kaisar


"permaisuri apa anda tak di ajari sopan santun pada orang tua anda kenapa anda begitu lancang pada kaisar anda harus sadar jika kaisar adalah suami anda yang harus dihormati" kata mentri zi day yu yang tak lain adalah ayah dari selir lingfei


ia benar benar memanfaatkan keadaan agar anastasya dapat di geser dari posisinya karna tak menghargai kaisar kemudian posisi itu akan di isi oleh anaknya yang tak lain adalah selir lingfei.


sedangkan selir lingfei beserta kelompoknya tersenyum senang melihat anastasya di pojokkan


"lancang sekali kau pada permaisuri kami ha tak sadar ka kau pada posisimu itu hanya seorang mentri tapi berlagak menentukan yang benar dan yang salah" murka ansu ia paling sensitif jika ada yang tak menghargai junjungannya


ketika ansu hendak menyerang anastasya mengangkat tangannya tanda agar ansu tak melanjutkan apa yang ingin ia lakukan


"tapi permaisuri dia benar benar lancang izinkan aku merobek mulutnya itu"


"hahaha ansu kau sudah berani rupanya untuk tidak mendengarkan ku,kalau begitu lakukan tak usah dengarkan aku" kata anastasya


ansu diam ia ta berani bahkan ia merasa jika junjungannya itu telah marah besar

__ADS_1


"maaf permaisuri" sesal ansu karna gegabah


"aku tak suka kata maaf" kata anastasya dingin lalu melempar salah satu belati kembarnya yang selalu ia bawa dan di selipkan di pinggangnya


jleb


belati itu tertancap pada betis ansu darah segar mulai mengalir namun ansu tidak meringis atau berkata apapun ia hanya diam,ia merasa bersalah karna telah membuat junjungannya itu tidak senang


sedangkan orang yang melihatnya tercegang kaget,bahkan jendral jinhu sendiri pun tak kalah terkejut ketika melihat putrinya begitu lihai menggunakan belati dan bidikannya tepat sasaran,padahal dulu jangankan seperti itu melihat pedang pun anastasya takut


"nak apa yang kau lakukan tak" kata jendral jinhu namun terpotong karna anastasya menyela


"ayah kumohon diamlah" dingin anastasya berbeda jauh saat tadi ia merengek pada ayahnya untuk berdiri


jendral jinhu diam


"apa tadi yang kau katakan aku?tidak di ajari sopan santun? oleh orang tuaku? jawabannya aku di ajari,tapi aku tau mana orang yang harus aku hormati dan yang tidak" dingin anastasya


gluk


mentri zi day yu meneguk ludahnya kasar


"dan untuk kaisar sendiri seperti yang kau katakan ia suamiku tapi sayang aku sudah tak menganggapnya,seperti ia tak menganggap ku dulu,seharusnya jika kau tak menyukaiku kau bilang saja tak usah membawa bawa orang tua ku itu adalah hal yang pantang semua orang sebut" kata anastasya datar


"kurang ajar kau beraninya kau menghina putriku" teriak mentri zi day yu


"akhhhhhh"


"ayah" teriak selir lingfei ia berjalan dengan tergesa gesa mendekati mentri zi day yu yang tengah meringis kesakitan memegang pinggannya yang terkena belati anastasya.


"aku tak suka jika ada yang berteriak padaku jangan berfikir jika kaisar ada aku tak berani melukaimu karna posisimu yang menjadi mentri kepercayaan kaisar" dingin anastasya


"permaisuri apa yang kau lakukan pada ayahku" tangis selir lingfei pecah ketika melihat ayahnya mengerang kesakitan


"kau diamlah,kau salah jika aku akan mengasihanimu karna kau hamil,bagiku sama saja pengganggu tetaplah pengganggu"


selir lingfei tak mengatakan apapun ia hanya menangisi ayahnya ia tak mau membuat anastasya marah dan menyakitinya apa lagi ia tengah hamil besar akan sangat berbahaya jika anak yang di kandungnya kenapa napa


semua orang tak ada yang tidak tercegang menyaksikan apa yang terjadi,permaisuri anastasya dengan begitu berani menyakiti seorang mentri kepercayaan kaisar di hadapan banyak orang dan yang lebih mengejutkan kaisar tak mengatakan apapun seakan membiarkan permaisuri anastasya melakukan apa yang dia mau apa kaisar ziu benar benar mencintai permaisuri anastasya sehingga tak melakukan apapun ketika mentri kepercayaannya terluka itu pikir mereka


sedangkan jendral jinhu terkejut bukan main ia melihat anastasya tapi seakan jika yang dia lihat itu bukan putrinya sendiri,sikapnya sangat berbeda

__ADS_1


"apa yang terjadi selama aku pergi kenapa bisa seperti ini,jangan sampai ahhh tidak itu tidak boleh terjadi" panik jendral jinhu dalam hati jika yang di pikirkan benar benar terjadi.


anastasya menghilang menggunakan ilmu teleportasinya ia benar benar kehilangan moodnya,padahal ia tadi berharap jika hari ini akan menyenangkan karna bertemu kembali ayahnya namun faktanya tak sesuai dengan apa yang ia pikirkan


setelah anastasya menghilang semuanya bawahan anastasya juga menggunakan ilmu teleportasi mereka


semua orang tak ada yang tercegang kaget


"kau lihat permaisuri bisa menggunakan ilmu teleportasi,bukankah permaisuri cacat kultivasi"


"ya kau benar tak hanya permaisuri semua bawahannya pun menggunakan ilmu teleportasi itu"


"wohhhhh permaisuri benar benar menabjubkan sekarang"


"ya kau benar"


seperti itu heboh para rakyat yang mengagumi kemampuan anastasya


"bawa mentri zi day yu dan panggilkan tabib" perintah kaisar ziu menetralkan kekagetannya ketika melihat anastasya menggunakan ilmu teleportasi


setelah mengatakan itu kaisar ziu berlalu pergi di ikuti beberapa prajurit di belakangnya meninggalkan mereka semua tak terkecuali selir lingfei yang menangisi ayahnya,kaisar ziu seakan tak peduli


"gawat semoga yang ku fikirkan tidaklah benar" batin jendral jinhu panik


kemudian ia berjalan menuju kekediaman putrinya dengan tergesa gesa


***hai hai


dukung author terus yah


like


comment


rate


vote sebanyak banyaknya ya gens tolong bantu author


agar author makin rajin update buat kalian


sarangheo😘***

__ADS_1


ig:magfiraramadhni


__ADS_2