
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
happy reading
"apa kau telah mengirim surat untuk asya?'' tanya vizia pada suaminya
''tentu saja sayang,kita tidak mungkin mengadakan makan malam tanpa calon menantu kesayangan kita itu'' lee ziajin menjawab pertanyaan istrinya sembari tersenyum
''ahhh kenapa aku bisa merindukan gadis nakal itu'' kata vizia terkekeh
''kau benar sayang,bukankah kemarin kita baru saja bertemu,tapi sekarang kita telah merindukannya'' ucap lee ziajin membenarkan ucapan istrinya itu
vizia mengangguk
''kira kira kapan kakak dan keponakan ku itu akan sampai?" tanya vizia pada mei yang merupakan pelayan pribadinya
''mungkin tidak lama lagi yang mulia,karna menurut kabar yang hamba dengar, tuan lee bui berangkat sebelum matahari terbit'' jawab mei sopan
''lalu apa kau telah menyiapkan semuanya?'' tanya vizia kembali
''iya yang mulia''
''kalau begitu siapkan air untukku aku akan bersiap siap''
''baik yang mulia'' mei membungkuk kemudian berlalu menyiapkan apa yang di perintahkan junjungan itu.begitu pula lee ziajin da vizia.
lee bui merupakan saudara lee ziajin,mendengar jika keponakannya akan segera melakukan pernikahan tak lama lagi,tentu saja ia tak akan melewatkannya begitu saja.dengan antusias lee bui dan putri semata wayangnya mouli wer bergegas ke istana langit tak lupa membawa beberapa hadiah untuk orang orang yang ada di sana.
di tempat lain,anastasya kini telah memperhatikan luo dan zizi yang tengah menyiapkan pakaian tidur untuk dirinya.tentu saja dari kain yang di hadiah kan oleh kaisar lee.
ia telah lama mencari kain seperti itu, tapi selalu saja habis, ataupun tidak tersedia, karna pada dasarnya kain itu sangat sulit untuk di temukan.
dan belum lama ia mengeluh pada kaisar lee karna ia ingin mengganti pakaian tidurnya,tapi belum memiliki kain yang ia suka.dan sekarang kaisar lee telah memberikannya.ku rasa siapa saja wanita yang di perlakukan seperti itu tidak ada yang tidak meleleh
termasuk author sendiri Wkwkwk
"kira kira berapa lama lagi akan selesai? " tanya anastasya
"tidak lama lagi queen" jawab zizi semangat
"baiklah, karna aku ingin memakai itu di istana mommy,aku harap kalian bisa cepat menyelesaikannya"
"ini tidak akan lama lagi queen,hanya tinggal sedikit lagi" timpal zizi kembali
"wei siapkan air untukku, aku ingin berendam sebelum pergi ke istana langit" perintah anastasya pada wei yang berdiri tak jauh darinya
"baik queen" patuh wei kemudian berlalu untuk menyiapkan permintaan junjungannya itu
di sisi lain,kini vizia dan lee ziajin tengah menunggu kedatangan kakak dan keponakannya itu
senyum mereka terbit ketika melihat yang mereka tunggu tunggu kini telah tiba
__ADS_1
"bibiii" teriak mouli riang pada bibinya setelah turun dari kereta yang tumpanginya
"kemarilah dan peluk bibi mu ini" kata vizia tersenyum sembari merentangkan tangannya
mouli tersenyum manis,ia kemudian mendekat dan memeluk bibinya yang sudah ia anggap sebagai ibunya sendiri dengan erat
"bagaimana kabarmu sayang?" tanya vizia lembut,setelah melepas pelukannya
"aku baik bibi" jawabnya sambil tersenyum
"bagaimana kabar bibi, dan paman? " tanya mouli pada vizia dan lee ziajin
"bibi baik baik saja"
"dan seperti yang kau lihat pamanmu ini juga baik baik saja" kata lee ziajin menimpali perkataan istrinya
"kakak bagaimana kabarmu" sapa lee bui pada kakaknya lee ziajin
"aku baik, bagaimana denganmu? " tanya lee ziajin kemudian memeluk saudaranya itu
"seperti yang kau lihat kakak aku baik baik saja" jawabnya kemudian melepaskan pelukan itu dengan tersenyum
"sebaiknya kita berbincang di dalam,kalian pasti lelah" kata vizia mengusulkan
mereka semua mengangguk membenarkan
mereka semua berjalan dan sesekali berbincang,muoli yang dari tadi tak melihat keberadaan kakak sepupunya itu,tak bisa menahan diri untuk tidak bertanya
"bibi dimana kakak wang?kenapa aku tidak melihatnya dari tadi? " tanya mouli yang tangannya masih setia menggandeng vizia
"tapi sebelum itu dia pergi menemui calon istrinya" jelas vizia
muoli hanya mengangguk anggukkan kepalanya mengerti,namun tak ada yang menyadari perubahan ekspresinya yang berubah dingin setelah mendengar perkataan vizia
mereka menghabiskan waktu dengan berbincang layaknya keluarga yang baru saja bertemu seperti biasa,setelah itu mereka beristrahat di tempat yang telah di siapkan vizia
waktu telah berlalu,kini mereka semua tengah berkumpul di meja makan
vizia,lee ziajin, lee bui,mouli dan kaisar lee tentunya yang baru saja tiba
"wang bagaimana kabarmu nak? " tanya lee bui pada keponakannya itu
"aku baik paman,bagaimana dengan paman?" tanya kaisar lee masih dengan nada datar
"paman baik baik saja, kau benar benar tak berubah masih saja irit bicara seperti dulu" kata lee bui sembari terkekeh di ikuti dengan yang lainnya, sedangkan kaisar lee hanya tersenyum tipis
"kakak wang, apa kau tak ingin menanyakan kabarku? " tanya mouli pada sepupunya itu tak lupa ia menampilkan senyum 100 watt nya
''bagaimana kabarmu?'' tanya kaisar lee dengan nada yang masih sama, yaitu datar dingin dan kaku
''aku baik kakak,ohh ya'' belum sempat mouli menyelesaikan perkataannya kaisar lee lebih dulu berbicara
''ibunda kenapa asya belum tiba? bukankah ibunda dan ayahanda telah memberitahunya" tanya kaisar lee pada vizia
sedangkan lee bui dan mouli cukup terkejut mendengar apa yang di katakan oleh kaisar lee,ini pertama kalinya mereka melihat kaisar lee yang dingin itu memperhatikan seseorang terlebih seorang gadis.
__ADS_1
karna selama ini kaisar lee sangat anti terhadap wanita, kecuali vizia ibunya dan adiknya yang telah lama mati,mouli sebagai sepupu pun tak bisa dekat dengan kaisar lee.meskipun mouli selalu saja punya cara untuk mendekati sepupunya itu,tapi kaisar lee juga selalu punya cara untuk menghindar
''mungkin sebentar lagi dia akan tiba'' kata vizia yang berusaha menenangkan putranya yang terlihat khawatir
belum sempat kaisar lee menimpali,sebuah teriakan dari seorang gadis cantik terdengar.
"mommyyyyyy daddyyyyyyy aku datang" teriak anastasya
mata mereka tertuju pada gadis itu yang tengah tersenyum.
mata lee bui terkagum pada gadis di depannya, sangat cantik dengan pakaian yang aneh atau lebih tepatnya ia tak pernah melihat pakaian seperti itu,namun itu terlihat sangat indah sehingga sangat pas dengan paras anastasya
anastasya dengan pakaian yang digunakan dan rambut yang ia biarkan tergerai
semoga sesuai dengan ekspektasi kalian yah,kalau ngak sesuai di sesuain aja hehehe
"pantas saja jika keponakan ku itu tertarik padanya, ku rasa tak ada pria yang akan menolaknya" batin lee bui
"hallo paman ahh maksudku salam paman senang bertemu denganmu" sapa anastasya ramah pada lee bui
"ahh ya salam juga untukmu nak" kata lee bui pada anastasya sambil tersenyum
"kemarilah sayang" kata vizia tersenyum pada anastasya
"kakak kau benar benar beruntung" kata lee bui pada lee ziajin yang duduk di dekatnya
"tentu saja" kata lee ziajin menyombongkan diri,tak perlu heran, karna lee ziajin selalu bersikap seperti itu ketika mengenalkan anastasya sebagai calon menantunya
"bukankah sebagai calon permaisuri di istana langit,seharusnya lebih memperhatikan tata krama? " sindir mouli dengan tatapan sinis yang ditujukan pada anastasya yang tengah bergelayut manja di lengan vizia
(mouli wer)
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni
__ADS_1