
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
happy reading
kini suara derap kuda menghiasi kesunyian hutan,anastasya melajukan kudanya dengan cepat,ia menyeret pria tua yang mencelakai ayahnya
ia benar benar tak berbelas kasih dengan orang yang telah berani mencelakai orang yang dia sayang
kini tak ada yang tau apakah pria itu telah mati atau belum, anastasya dengan kejam mengikat kakinya kemudian menyeretnya dengan laju kuda yang sangat cepat
di depan istana prajurit yang melihat anastasya telah tiba membuka gerbong dengan lebar, semua orang telah menanti kedatangan anastasya
mereka sangat penasaran,apakah permaisuri juga hebat dalam berburu,jika itu benar maka permaisuri mereka benar menakjubkan permaisuri ia bagaikan paket yang lengkap
begitu pikir mereka
namun mata mereka melotot seakan ingin keluar dari tempatnya,jika mereka berharap permaisuri membawa buruan yang menakjubkan namun yang di bawa permaisuri adalah seorang pria tua dengan kondisi yang sangat mengerikan
terlebih dengan aura yang di keluarkan anastasya benar benar mencekam dan terasa panas menandakan kemarahan yang kental
tanpa mempedulikan tatapan orang lain, anastasya dengan santainya turun dari kudanya dan berjalan menuju kediaman selir lingfei,tak lupa pula ia menyeret kembali pria tua itu
''ada apa dengan permaisuri?''
''sepertinya permaisuri marah besar''
''tapi apa yang menyebabkan permaisuri sehingga sangat marah?''
''aku tak tau tapi siapa pria yang di bawa permaisuri tadi''
''ahhh kalau tidak salah dia adalah salah satu pembunuhan bayaran yang terkenal di semua kekaisaran''
''mereka salah jika menargetkan permaisuri''
''benar benar kelompok yang malang''
heboh masyarakat.
Brakk Bughhhhh
semua orang yang berada dalam ruangan selir lingfei terbelalak kaget
mata semua orang tertuju pada seorang pria yang kondisinya sangat mengenaskan,tubuh selir lingfei bergetar wajahnya pucat pasih
ia tak menyangka jika anastasya masih selamat,meski mereka telah menyewa pembunuh bayaran terhebat di semua kekaisaran
anastasya tak mengucapkan sepatah kata pun,ia berjalan mendekati ranjang di mana selir lingfei duduk
ia memegang kaki selir lingfei,sedangkan sang empu merasakan tubuhnya meremang
''lepaskan aku permaisuri'' teriak selir lingfei takut
anastasya tak peduli,namun selir lingfei terus saja memberontak,dengan santai ia mematahkan kaki selir lingfei
krakkk
''akhhhhhh kaki ku yang mulia tolong aku ahhhhh kakiku'' teriak selir lingfei histeris
__ADS_1
''permaisuri apa yang kau lakukan'' tanya kaisar ziu dingin
namun anataasya tak peduli ia kemudian menarik kaki selir lingfei hingga terjatuh dari ranjang
''kaisar tolong aku permaisuri ingin membunuhku'' teriak selir lingfei ketakutan
kaisar ziu merasa geram dengan tindakan anastasya yang tidak berperasaan,bagaimana ia mungkin bersikap kasar terhadap wanita yang baru saja melahirkan,namun kaisar salah jika anastasya peduli tentang hal itu
anastasya menarik baju selir lingfei
''permaisuri apa yang kau lakukan ha'' teriak kaisar ziu murka
ia benar benar di buat marah dengan tindakan anastasya,di tengah pikirannya kalut memikirkan putranya yang baru saja lahir namun terkena penyakit kulit yang cukup parah,dengan tidak sadar ia membalikkan tubuh anastasya dengan kasar dan menampar pipi anastasya dengan keras
bisa di pastikan bibir anastasya robek,tapi anastasya tak meringis sedikitpun selain ekspresinya yang semakin mendingin
''apa kau ini tak punya perasaan ha kenapa kau bertindak kejam seperti itu dia baru saja melahirkan,kau benar benar berubah menjadi wanita kejam'' marah kaisar ziu
''akhhhhhhhhhhhhh'' teriak anastasya yang tidak bisa lagi mengendalikan kemarahannya
semua orang terbelalak kaget melihat sinar dari tubuh anastasya, sinar yang bewarna hitam dan putih
''ying dan yang'' seru semua orang terkejut
simbol di dahi anastasya muncul setelah cahaya itu menyinari tubuhnya,ia menatap kaisar ziu dingin yang tengah syok dengan yang baru saja ia lihat
wusss buggg brakkkkk
kaisar ziu terpental kebelakang dengan keras bahkan lemari kayu yang kuat pun retak,ia memuntahkan seteguk darah
''jika ada yang masih mau menghentikan ku maka lakukanlah karna aku takkan segan lagi menghabisi kalian'' dingin anastasya
''a a apa yang ka kau lakukan me menjauhlah'' kata selir lingfei terbata karna merasakan takut yang luar biasa
anastasya tak peduli ia dengan kasar menarik kaki selir lingfei dan menyeretnya
''bawa pria tua itu ke depan istana'' dingin anastasya
''ba ba baik permaisuri'' jawab mereka takut dengan pandangan anastasya
anastasya berjalan dengan santai sambil menyeret selir lingfei, ia mengacuhkan teriakannya bagaikan mendengar alunan melodi yang terdengar merdu
di depan istana
''bukankah itu tuan besar wei dan kaisar den wi dan permaisurinya''
''yah kau benar''
''tapi kenapa kondisi mereka seperti itu dan mengapa pengawal permaisuri memperlakukan mereka secara kasar dan tak sopan''
''mungkin ada kaitannya dengan kemarahan permaisuri''
''itu mungkin saja''
''heiii lihat itu permaisuri''
semua orang mengalihkan pandangannya mata mereka seakan ingin loncat keluar dari tempatnya
permaisuri dengan santainya berjalan sambil menyeret kaki selir lingfei yang bisa di pastikan belakangnya yang mulus kini berubah menjadi penuh luka
bugggggg
__ADS_1
anastasya menghempaskan selir lingfei dengan kasar tanpa mempedulikan isak tangis dari sang empu
''siram mereka semua dengan air garam'' dingin anastasya
''baik permaisuri'' sahut jaili patuh yang merupakan salah satu bawahan anastasya
Byurrrrt
''aghhhrr perih perih ahhhhh'' teriak mereka gelalapan
''apa yang kau lakukan pada kami ha beraninya kau aku ini adalah kaisar dari istana bintang lancang sekali kau'' amuk den wi pada anastasya
bugggg
jaili yang merasa kesal karna den wi yang begitu berani meneriaki junjungannya,sehingga ia tak sadar melayangkan tendangan pada pria itu
''akrhhhhh''
''ke kenapa kau lakukan ini pada kami'' sahut yu ri lemah
luka yang ada ditubuhnya cukup parah sehingga ia merasa tak punya tenaga lagi
bagaimana tidak, sebelum di bawa oleh bay dan ansu ia dan suaminya di siksa dan diberikan pukulan secara bertubi tubi.
anastasya menyeringai tipis
''jangan berpura pura di depan ku aku tak suka cih menjijikkan'' sarkas anastasya kemudian meludahi yu ri
den wi yang melihat permaisurinya di perlakukan seperti itu murka
''kami hanya membalaskan dendam kematian putra kami yang kau bunuh dengan sadis tentu saja kami sebagai orang tua tak menerima itu'' amuk den wi
''bukan kah dalam pertandingan itu yang mati tidak akan di permasalahkan,lalu kenapa kau merasa marah dan yah jika kau mengatakan balas dendam karna aku membunuh putra kesayanganmu,maka aku sebagai anak juga akan balas dendam karna orang mu berhasil melukai ayah kesayanganku'' dingin anastasya
''ayah mu terluka karna melindungimu bukan, hahahaha aku bisa menebak itu karna kau memang pembawa sial jalang, kau tak berhak mendapatkan kasih sayang,bukan kah ketika ibumu melahirkanmu ia juga meninggal maka itu sudah bisa di artikan jika kau pembawa sial'' teriak selir lingfei penuh amarah
ia tak bisa menerima kekalahan ini, terlebih dengan kondisi bayi yang baru saja ia lahirkan tidak dalam keadaan normal itu membuatnya kalut dan ia menyalahkan anastasya dengan semua kejadian buruk yang menimpanya
''benar benar mempercepat kematiannya'' batin orang yang mengenal anastasya
****hai hai kesayangannya author
please like, dan komen cerita author dong,ini kan geratis ngk di bayar, jadi author minta tolong sama kalian buat hargain cerita author yah
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘**
ig:magfiraramadhni**
__ADS_1