
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
***happy reading***
kaisar ziu mengepalkan tangannya ketika mengetahui jika kaisar lee akan ikut berburu dengan anastasya
tadi pagi ia sudah membayangkan jika ia akan menikmati waktu bersama permaisuri nya di acara berburu karna ia akan ikut bergabung
namun angannya seketika buyar ketika mengetahui jika kelompok anastasya telah cukup dan kaisar lee ikut dalam kelompok anastasya
tentu ia tidak terima karna anastasya adalah istrinya maka ia harus bersama anastasya,ia pun sempat berdebat dengan kaisar lee yang tentu saja tak mau melepaskan anastasya begitu saja
namun perdebatan itu berakhir ketika anastasya membuka suara,dengan santai ia mengatakan
''kau harus mengalah karna kaisar lee datang terlebih dahulu"
mau tidak mau kaisar ziu mengalah,kaisar zen yang merasa kecewa pun sempat tersenyum tipis karna nasibnya tak berbeda jauh dari kaisar ziu yang di tolak saat ingin ikut bergabung
******
saat ini kaisar ziu di buat cemas sambil memandang pintu kamar selir lingfei
flashback
''yang mulia apa anda yakin ingin ikut berburu?'' tanya selir lingfei,ia tak rela karna dia benar benar tau alasan kaisar ziu untuk mengikuti acara berburu itu
''iya linger lagi pula kaisar lee dan kaisar zen pun ikut berpartisipasi dalam acara ini akan tidak sopan jika aku sebagai tuan rumah namun tak mengikuti acara itu juga'' kilah kaisar lee
ia tak mungkin mengatakan alasan yang sebenarnya untuk ikut di acara itu,karna tak rela melihat kedekatan anastasya dan kaisar lee
''tapi yang mulia hamba ingin bersama anda, ini adalah permintaan bayi kita'' sahut selir lingfei lirih
ia akan melakukan apapun agar kaisar ziu tetap bersamanya
kaisar ziu menghela nafas kasar dengan sabar ia mengatakan
__ADS_1
''ini tidak akan lama setelah acara ini selesai kita akan menghabiskan waktu bersama''
''hamba mau sekarang yang mulia'' kekeh selir lingfei
''ku harap kau mengerti selir lingfei kita bisa menghabiskan waktu bersama setelah acara ini selesai'' kata kaisar ziu dingin dan ingin melangkah pergi
karna ia merasa percuma jika ia menjelaskannya pada selir lingfei itu tak akan membuatnya mengerti
selir lingfei menggenggam tangan kaisar ziu ketika melihat kaisar ziu hendak melangkah pergi meninggalkannya
kaisar ziu yang merasa kesabarannya telah habis tanpa sadar menghempaskan tangan lingfei dengan kasar
selir lingfei terkejut karna ini pertama kalinya kaisar ziu bersikap kasar terhadapnya,ia mundur beberapa langkah kebelakang karna hempasan tangan kaisar ziu begitu kuat
namun di langkah terakhirnya kakinya terpeleset menginjak sebuah batu karna tak mampu menahan tubuhnya ia terjatuh di tanah
''akhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh saaaakittttt akhhhhhhhhhh'' teriak selir lingfei ketika merasakan sakit luar biasa di perutnya
semua orang terkejut dengan teriakan selir lingfei,tak terkecuali kaisar ziu
mata kaisar ziu terbelalak lebar ketika melihat selir lingfei terjatuh,dengan langkah lebar dan tergesa gesa ia mendekati selir lingfei
''cepat panggil kan tabib'' teriak kaisar ziu cemas
dengan sigap ia mengangkat tubuh selir lingfei dan membawanya kekediamannya
''tenanglah sebentar lagi tabib datang'' kata kaisar ziu menenangkan selir lingfei yang tak henti hentinya menangis meski ia juga merasa cemas
flashback off
''yang mulia tenanglah selir lingfei dan calon pangeran pasti baik baik saja'' kata lexi yang berusaha menenangkan junjungannya yang terlihat gelisah
''bagaimana aku bisa tenang bagaimana jika terjadi sesuatu pada anakku'' kata kaisar ziu cemas
tanpa memikirkan apa yang baru saja ia katakan,seolah olah ia hanya khawatir tentang bayi dalam perut selir lingfei tapi tidak dengan ibunya
lexi kembali diam karna ia merasa percuma jika berdebat dengan orang yang tengah kalut
hingga tak berlangsung lama suara tangisan bayi terdengar,kaisar ziu merasa sangat bahagia terlebih dengan statusnya yang baru saja berubah menjadi seorang ayah
__ADS_1
dengan perasaan yang gembira ia memasuki kamar selir lingfei,namun ia cukup terkejut melihat reaksi semua orang yang hanya diam termenung
seharusnya mereka merasa senang bukan,begitu pikir kaisar ziu
sedangkan selir lingfei masih pingsan karna tenaganya yang banyak terkuras setelah melahirkan apa lagi sempat terjadi insiden
''tabib jadi bagaimana dengan anakku?'' tanya kasiar ziu tidak sabar
''anak yang mulia berjenis kelamin laki laki'' jawab tabib itu takut takut
''lalu bagaimana keadaan putra ku?'' tanya kaisar ziu gembira
tapi tabib itu hanya diam dengan keringat dingin yang telah mengucur di dahinya,bahkan orang yang berada dalam kamar tersebut tak ada yang bersuara mereka hanya menundukkan kepala mereka takut
''kenapa kau diam ha bagaimana keadaan putraku?'' tanya kaisar ziu dengan nada yang mulai meninggi karna tabib itu tak kunjung menjawab pertanyaannya
'' pa pa pa pangeran'' gugup tabib itu
karna merasa ada yang aneh kaisar ziu melangkah mendekati seorang pelayan yang tengah menggendong putranya namun apa yang ia lihat justru membuatnya terkejut
*****hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘***
ig:magfiraramadhni*****
__ADS_1