
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
Tak terasa waktu telah berlalu cukup lama,seorang gadis kecil yang berusia lima tahun, saat ini terlihat tengah kesal mencari sang kakak yang tak kunjung ketemu
"kakak ken kau dimana ihhh" gadis itu mengerucutkan bibirnya kesal,ia telah lelah mencari sang kakak namun tak kunjung menemukannya
"kak kei ku yang dingin dimana kau" gadis itu yang tak lain adalah kaila,ia menghentak hentakkan kakinya kesal
"mereka itu bersembunyi atau menghilang sih, menyebalkan" sungut kaila
Karna tengah mengerutu,sehingga ia tak sadar jika orang orang di sekelilingnya terkekeh lucu melihatnya.benar benar mengemaskan, pikir mereka
Brukkk
"auuu" ringis kaila ketika tak sengaja menabrak seseorang di depannya
"kaila apa kau tidak apa apa" panik kaisar lee yang melihat putrinya terjatuh ditanah
''ahh tidak apa apa ayah'' ucap kaila kemudian menepuk nepuk gaunnya yang terkena tanah
''kai dimana kakak kakakmu?'' tanya kaisar lee heran
''aku tidak tau ayah,aku dan kakak sedang bermain petak umpet'' jawabnya namun matanya teralihkan ketika melihat teman ayahnya yang begitu tampan
''paman apa kau yang menabrakku tadi?'' tanya kaila dengan raut wajah serius namun terlihat sangat mengemaskan.
pria yang di tanya kaila terkikik lucu,bukan kah gadis kecil ini yang tadi menabraknya.ia kemudian mensejajarkan dirinya dengan gadis kecil yang sangat mengemaskan itu
''iya maafkan paman yah,paman tidak sengaja'' kaisar zen menjawab dengan tersenyum yang mana membuat gadis kecil itu seakan meleleh
''siapa namamu paman tampan?'' tanya kaila dengan polosnya yang mana membuat orang lain tergelak mendengarnya
''zen, panggil aku paman zen''
''ouhhh paman zen kakiku sakit bisakah kau menggendongku kekamarku'' kaila berpura pura meringis,kaisar zen tau jika gadis kecil itu berpura pura. namun ia tak menolak ia menggendong gadis itu yang terlihat bahagia
''kai apa ayah perlu memanggilkan tabib untukmu'' goda kaisar lee yang tau jika putrinya itu hanya berpura pura. kaila memang seperti itu, selalu membuat tingkah yang mengemaskan ketika bertemu dengan pria tampan.
kaila yang mendengar perkataannya bergerak gelisah di gendongan kaisar zen
''tidak usah ayah,aku akan meminta bibi wei untuk mengobatiku nanti'' kaila berkata dengan cepat
semua orang menahan tawa mereka melihat tingkah kaila yang selalu saja mengemaskan
__ADS_1
''baiklah kalau begitu,kaisar zen maafkan aku karna putri kecilku merepotkanmu''
''tidak masalah,aku menyukainya'' jawab kaisar zen seraya tersenyum
''benarkah paman zen menyukaiku?'' tanya kaila dengan antusias.
''tentu,kurasa semua orang menyukaimu''
''paman berkata jika paman menyukaiku bukan'' tanya kaila kembali sedangkan kaisar zen hanya mengangguk membenarkan.
''kalau begitu bagaimana kalau kita menikah saja'' kaila berkata dengan mata berbinar
semua orang tergelak,tingkah gadis kecil benar benar sangat lucu.
''ayah bagaimana,kau merestuiku dengan paman zen bukan?''
kaisar lee tertawa mendengar perkataan putri kecilnyaitu
''itu tidak masalah bagi ayah,asal paman zen mau menikahimu''
''paman zen,aku telah meminta restu pada ayah jadi bagaimana?'' tanya kaila kembali dengan tidak sabar
''tidak masalah,cepatlah tumbuh besar menjadi gadis cantik maka aku akan menikahimu''
''wowww lihatlah aku telah memiliki calon suami'' kaila bertepuk tangan riang
''baiklah paman zen sekarang gendong aku kekamarku,aku ingin memberikan berita besar ini pada kakak kakakku''
''tidak ingin memberi ciuman pada ayah''
''benarkah lalu aku bagaimana?'' tanya kaisar zen yang memasang wajah sesedih mungkin
''ahh itu'' kaila gugup otaknya tak tau harus menjawab apa.
''sudahlah,bukankah kau akan memberikan kabar besar pada kakakmu?'' tanya kaisar zen yang mengalihkan perhatian ketika melihat gadis yang dijahilinya terlihat kebingunan
''ahh ia''
cupp
''dadah ayah'' ucap kaila setelah mengecup pipi ayahnya sekilas,kaisar lee tersenyum ia membalas lambaian tangan putri kecilnya.
semenjak tpangeran dan putri itu hadir,kaisar lee seakan berubah,tak ada lagi sikap dingin dan datar yang ia tunjukkan ,ia menjadi sosok yang lebih hangat
''apa ini kamarmu?'' tanya kaisar zen ketika berada di sebuah ruangan yang mana hampir semua seisi ruangan itu berwarna pink
''ia paman'' jawab kaila setelah turun dari gendongan kaisar zen
''kakak keina'' seru kaila dengan mata melotot pada gadis yang tengah tertidur di ranjangnya
keina membuka matanya sebentar,lalu menutupnya kembali. dengan kesal kaila mendekati kakaknya itu,ia seakan lupa dengan keberadaan kaisar zen yang tengah menatap mereka
''kakak keina bangun'' dengan kesal kaila mengoyangkan lengan kakaknya itu
__ADS_1
''aku tidak tidur'' kaina menjawab tanpa membuka matanya
''kakak tau aku'' perkataan kaila terhenti saat melihat kakak pertamanya memasuki kamar
''kakak ken kak kei apa kalian tau aku mencari kalian berdua sejak tadi, mana bisa kalian bersembunyi dikamar'' omel kaila dengan gaya khas anak anak
''kau tidak mengatakan jika tidak boleh bersembunyi dikamar ''
skat mat
apa yang dikatakan keina selalu benar,dan selalu saja seperti itu.kakaknya ini akan membuat ia tak bisa berkata kata
''aku hanya menjaga keina'' ken menjawab saat mata adiknya itu menatapnya tajam
''kakakkkkkkkkk ihhh akan aku adukan pada bunda'' kaila berteriak dengan kesal
''aku telah membuat desain baju baru untukmu'' perkataan singkat keina berhasil membuat wajah kusam kaila kembali berbinar,dengan cepat ia mendekati kakaknya yang masih dalam posisi yang sama
''benarkah kakak? kau tidak berbohong bukan?''
''diamlah, aku ingin tidur aku akan memberikanmu malam nanti''
setelah mendengar perkataan kakaknya itu, kaila benar benar terdiam mulutnya bagaikan tengah di gembok saat ini
kaisar zen tersenyum tipis,saat menyaksikan tiga kembar yang terlihat mengemaskan itu. tak hanya wajahnya yang tidak mirip rupanya sikap mereka benar benar sangat berbeda
jika kaila gadis itu terlihat sangat centil yang ceria, sedangkan ken terlihat dingin dan datar sangat persis dengan kaisar lee kecil.namun keina gadis itu terlihat lebih mencolok dengan sikapnya yang sangat dingin melebihi kakaknya ken. ia akan berbicara seperlunya.dengan sikapnya itu kadang membuat semua keluarganya bingung mencari topik pembicaraan yang menarik agar gadis itu bisa di ajak berbicara.
namun mereka memiliki satu kesamaan,mereka saling menyayangi dan begitu mecintai keluarga.
author minta maaf yang sebesar besarnya, karna udah beberapa hari ngak up.
author lagi kurang enak badan,terus butuh istrahat yng cukup.tapi sekarang udah mendingan kok jadi udah bisa Up buat kalian.
doain author cepet sembuh yah,biar author bisa rajin up kayak dulu.
dan untuk yang komen minta season 2,author belum bisa janji,author pengen liat antusias kalian dulu. pada pengen ngak kalau cerita ini ada season duanya?
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
__ADS_1
ig:magfiraramadhni