
"zizi ansu kemari" teriak anastasya menggelegar
sedangkan zizi dan ansu yang berada di halaman anastasya terkejut mendengar teriakan junjungan mereka
"ohh ya dewa hampir saja jantungku bergeser dari tempatnya" gumam zizi dan mengelus ngelus dadanya
sedangkan ansu yang sedang minum tersedak hidungnya terasa perih
"uhuk uhuk" batuk ansu dan menepuk nepuk dadanya
"apa yang kalian lakukan ha apa kalian" teriak anastasya kembali
zizi dan ansu yang mendengar teriakan anastasya segera tersadar ia mereka pun berlari terburu buru dan
Brukkkkk
"akhhhhhh" teriak zizi ketika terjatuh ia meringis kala pantatnya terasa perih sedangkan ansu hanya menatap zizi datar
"kau dasar tak tau sopan santun sudah tau bersalah tidak berniat menolong ataupun minta maaf" sungut zizi kemudian bangun dari posisinya
"kau yang menabrakku" sahut ansu dingin ia terlalu risih dengan spesies wanita karna menurutnya lemah kecuali anastasya tentunya
"kau yang menabrakku bodoh" kata zizi tak mau mengalah
"kau yang jalan tak melihat arah lain" timpal ansu
"kau lelaki harusnya kau mengalah pada wanita"
"jangan mimpi" sahut ansu dingin
"kau benar benar" belum zizi melanjutkan katanya mereka kembali mendengar teriakan anastasya dan kemudian berlari menuju ke kamar junjungan mereka
"apa telinga kalian sudah tuli aku harus memanggil kalian berapa kali agar kalian datang ha" tanya anastasya dingin
"queen dia yang salah dia yang menabrakku tadi hingga terjatuh itu sebabnya aku terlambat" kata zizi menyalahkan ansu
tentunya ansu tak tinggal diam mendengar aduan zizi pada anastasya
"kau yang menabrakku dan kau yang tidak memperhatikan jalan" timpal ansu dingin
"kau yang salah kau seharusnya sebagai pria harus mengalah"
"diammm kalian ha apa kalian pikir aku memanggil kalian untuk mendengar kalian bertengkar ha" murka anastasya telinganya terasa sakit mendengar pertengkarang zizi dan ansu benar benar tidak bisa akur sejak dulu
"maaf queen" sahut mereka kompak
"ansu kau pergi ke toko ambil pakaian serta perhiasan yang akan aku pakai besok"
"dan kau zizi ambil kan pakaian yang dikirim kaisar untukku pakai besok aku harus melihat apakah di pakaian itu ada yang harus ku rubah agar tak menyusahkanku ketika memakainya" perintah anastasya pada bawahannya itu
"baik queen" kata mereka dan berlalu mengerjakan permintaan anastasya
"aku benar benar lelah sekarang karna besok adalah hari yang merepotkan hoammmm" katanya sambil menguap
__ADS_1
tak membutuhkan waktu lama anastasya menuju alam mimpinya
***
malam telah berganti pagi namun gadis cantik itu masih betah bergulung di bawah selimutnya tak ada yang membangunkannya ahhh bukan,lebih tepatnya tak ada yang berani membangunkan singa betina itu.
"bagaimana ini queen belum saja bangun seharusnya dia bangun dan segera bersiap siap sebentar lagi kita akan berkumpul di aula kerajaan menyambut kerajaan lain yang datang" sahut zizi yang berada di depan kamar anastasya
"memangnya kau berani membangunkan queen kalau aku sih tidak aku masih sayang nyawaku dan apa yang khawatirkan memangnya siapa yang berani menghukum queen" timpal wei
"temanmu itu bodoh jadi dia tidak akan mengerti ku peringatkan kau jangan sampai mengganggu queen atau kau berhadapan denganku" kata ansu dingin ketika sempat mendengarkan perdebatan dua gadis itu
ansu paling tidak suka jika ada yang mengganggu kesenangan anastasya,jika pun anastasya di hukum ia akan membela kalau perlu membunuh orang yang akan menghukum junjungannya itu
"kau ini kan pria kenapa suka nimbrung di pembicaraan wanita ckck" timpal zizi tak suka selalu saja pria menjengkelkan itu mencari masalah dengannya
"kalian ini selalu saja bertengkar bagaimana jika suatu saat nanti kalian berjodoh" sahut wei geleng geleng kepala
mereka benar benar bagaikan tikus dan kucing jika bertemu selalu saja seperti ini bertengkar beradu mulut meskipun itu hal yang sepele
"tidak mungkin" sahut zizi dan ansu serempak
"benar benar jodoh" kata wei kembali sambil terkekeh
"siapa yang menginginkan berjodoh dengan wanita cerewet dan menyebalkan seperti dirinya" ketus ansu
"kau, siapa juga yang ingin berjodoh denganmu lelaki paling paling mengesalkan di dunia ini"
Brakkkkkk
mereka terkejut
anastasya yang berada di dalam kamar benar benar terganggu mendengar perdebatan bawahannya itu,namun mereka tak kunjung diam anastasya dengan kesalnya melempar bantal dengan kuat ke pintu
"apa kalian benar sudah lupa dengan yang ku katakan ha jangan pernah menggangguku ketika tidur" teriak anastasya menggelegar
"sekarang pergi jangan mengganggu tidurku atau nyawa kalian taruhannya" teriaknya kembali
tak ada jawaban ansu wei dan zizi yang berada di depan kamar anatasya langsung saja pergi mendengar ancaman yang di lontarkan betina itu,itu bukan geretakan semata
"kalian ini kenapa kalian begitu berani berdebat di depan kamar queen" sahut ziani salah satu pelayan anastasya ketika melihat zizi di depannya ngos ngosan karna berlari
"ansu itu yang cari masalah dengan ku benar benar mengesalkan aku benar benar membencinya" kata zizi kesal
"jangan terlalu membencinya jangan sampai benci mu itu menjadi cinta" timpal ziani sambil terkekeh
"kalian sama saja kenapa kalian selalu mendoakan ku seperti itu" kesal zizi ia pun pergi meninggalkan ziani yang terkekeh lucu melihat tingkahnya
"ada apa dengan dirinya?" tanya luo yang muncul dari belakang di tangannya ada pakaian yang bisa di pastika jika itu adalah pakaian yang akan digunakan anastasya
"biasa dia membuat queen mengamuk mereka benar benar berani kau tau mereka berdebat di depan kamar queen saat queen tidur" sahut ziani heboh
"mereka? siapa maksudmu?" tanya luo
__ADS_1
"siapa lagi kalau bukan ansu tapi saat itu wei juga ada zizi dan ansu yang berdebat" jawab ziani
"ohhh"
"siapkan air untuk queen dengan lilin dengan aroma mawar yang kemarin yang telah dia buat aku akan menyiapkan pakaian untuk queen" kata ziani
"baiklah" kata ziani kemudian pergi menyiapkan air untuk anastasya begitu pun dengan luo
***
sedangkan di kamar anastasya tak bisa lagi tidur setelah bawahannya itu mengganggu tidurnya,ia duduk bersandar mengumpulkan moodnya
tak berselang lama luo masuk dengan pakaian di tangannya
itu biasa mereka lakukan meskipun anastasya tidur,dengan syarat jangan menimbulkan suara yang bisa membangunkan singa betina itu
"apa itu pakaian yang dikirim kaisar?" tanya anastasya
"ia queen hamba mengubah beberapa bagian agar tak mempersulit queen dalam bergerak" kata luo sambil meletakkan pakaian itu di meja rias anastasya
luo telah lama bersama anastasya dan ia juga telah mengetahui apa yang anastasya sukai terutama tentang pakaian dan modelnya.
"baiklah kau memang paling bisa di andalkan,apa air ku telah siap?"
"ziani telah menyiapkan air untuk queen" jawab luo
"hmmm"
tak berselang lama ziani memasuki kamar anastasya
"queen air anda telah siap" kata ziani sambil menunduk
"baiklah" setelah mengucapkan itu anastasya bangkit dari tidurnya dan bergegas untuk berendam
***hai hai hai
maaf kan author karna telat update untuk kalian
maaf yang sebesar besarnya,untuk kedepannya author berjanji akan usahakan update 2 bab perhari
semoga itu bisa sesuai yah hehehe
doakan author dan selalu dukung author
like dan comment vote
karna itu adalah cara buat nyemangatin autor biar rajin uptade buat kalian
tetap dukung author terus yah
sarangheo😘***
ig:magfiraramadhni
__ADS_1