
air mata kaisar ziu tak bisa di bendung lagi kini ia terduduk di lantai dengan terisak, hatinya bagaikan di remuk saat ini. ini adalah sakit yang teramat sakit yang pernah ia rasakan
"permaisuri apa begini rasa sakit yang selama ini ku berikan?"
"apakah rasa sakit Ini sama persis ketika kau melihat ku bersama selir lingfei"
"permaisuri ku mohon maafkan aku"
"aku tau kalau aku memiliki banyak salah padamu aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi"
"aku akan melakukan apapun yang akan kau minta meski melepas selir lingfei sekalipun aku tak peduli yang jelas kau tetap berada di sisi ku"
hancur itu yang ia rasakan saat ini, ia tidak bisa menyalahkan anastasya karna semua ini berawal dari dirinya
namun untuk menyerah itu tidak mungkin hatinya benar benar telah di penuhi oleh anastasya ia tak akan melepaskan anastasya dengan mudah
ia sadar jika ini tidaklah mudah terlebih saingannya saat ini adalah seorang penguasa kekaisaran terbesar bahkan kekaisarannya sendiri berada di bawah kekaisaran utara
"aku tak peduli aku akan mengambil kembali hatimu,tak peduli dengan siapa kau bersama sekarang karna hanya aku yang bisa memilikimu permaisuri hanya aku"
tekad kaisar ziu telah bulat jika ia tidak akan melepaskan anastasya apapun yang terjadi
kaisar ziu bangkit dari posisinya ia memutuskan untuk berendam untuk menjernihkan pikirannya
******
di belakang istana wui bei ayah dari wui xia,kaisar den wi dan permaisuri yu ri orang tua putra mahkota akbei.
mereka sempat terkejut namun saat mengetahui jika tujuan mereka sama,mereka sangat bahagia bukankah semakin banyak semakin bagus dengan begitu akan mempermudah urusan mereka
"oh ya kaisar apa anda tau siapa yang mengirim gulungan itu?" tanya wui bei
"tidak,aku tidak tau dan aku juga sangat penasaran siapa yang mengirimnya'' jawab den wi
"sudah aku duga kalian akan datang" sahut orang itu
mereka mengalihkan pandangan mereka dan apa yang mereka lihat cukup membuat mereka terkejut
"salam hormat kepada kaisar istana bintang dan permaisuri,salah hormat tuan besar wui" kata orang itu sambil menundukkan kepalanya sedikit
"bukan kah kau" seru yu ri ketika lebih dulu tersadar dari keterkejutannya
"ya hamba adalah selir lingfei selir yang mulia kaisar ziu" jelas selir lingfei sambil tersenyum
"jadi kau yang mengirim gulungan itu?'' tanya wui bei
"iya tuan wui itu adalah hamba" jawab selir lingfei
"apa tujuanmu bukan kah kau berada di istana yang sama"
"tentu saja untuk tahta dan posisi permaisuri aku pastikan itu" timpal yu ri dengan pasti
"ahhh anda benar benar bisa menebak dengan pasti permaisuri" kata selir lingfei terkekeh
"aku sangat membencinya maka dari itu aku mengajak kalian bekerja sama untuk membunuhnya karna aku tau kalian pasti akan membalas kematian dari putra putri kalian" jelas selir lingfei
"kenapa kau begitu berani bukan kah jika ini bocor jangankan posisi permaisuri mungkin kau akan di depak dari istana ini karna aku bisa melihat dengan jelas jika kaisar ziu sangat mencintai permaisuri anastasya" kata den wi
ekspresi selir lingfei mendingin ia paling tak suka membahas itu,mendengar jika kaisar ziu mencintai anastasya melebihi dirinya membuat ia ingin membunuh anastasya secepat mungkin
__ADS_1
"aku tak peduli bukan kah jika kita bekerja sama itu akan mempermudah semuanya"
"iya kau benar" timpal wui bei
"jadi bagaimana apakah kalian menerima kerja sama yang aku lakukan?" tanya selir lingfei tidak sabar
"tentu saja'' jawab mereka cepat
selir lingfei menyeringai kini rencananya akan berhasil meskipun konsekuensi yang di hadapi sangat besar jika rencana gagal namun ia tidak peduli lagi yang ada dalam pikirannya hanyalah menyingkirkan anastasya secepat mungkin
kini mereka tengah membahas rencana yang akan mereka lakukan dengan tenang karna rencana yang mereka siapkan harus berjalan dengan mulus
mereka bisa tenang karna sebelum itu selir lingfei telah meminta prajurit yang berada di pihaknya untuk berjaga jaga.
*****
malam berganti pagi kini anastasya yang telah bersiap siap dengan baju yang di gunakan
''apa aku harus memakai ini?'' tanya anastasya ia sudah berulang kali menanyakan hal itu
"tentu saja itu harus" dan kaisar lee dengan sabar menjawab pertanyaan anastasya dengan jawaban yang sama
"ini berat kau tau" gerutunya
"pakai saja untuk berjaga jaga di dalam hutan sangat lah berbahaya" kilah kaisar lee
entahlah kaisar lee merasakan akan terjadi sesuatu dan untuk berjaga jaga ia memberikan pakaian khusus anastasya tanpa mempedulikan gadis pujaannya yang mengerutu sejak tadi
"lee tidak usah pakai ini yah" bujuk anastasya sambil bergelayut manja di lengan kaisar lee
kaisar lee menangkup pipi mulus itu di tatapnya mata bulat anastasya
cuppp
anastasya mengecup bibir kaisar lee sekilas tangannya beralih mengelus rahang tegas kekasihnya itu
"baiklah aku akan memakai ini,tak perlu khawatir ok kau tau bukan jika aku sangat menjaga tubuh ku aku tidak mungkin membiarkan tubuhku lecet sedikitpun karna penampilan itu nomor satu" gurau anastasya
kaisar lee terkekeh ia kemudian merengkuh tubuh kekasihnya itu di kecupnya keningnya singkat
"apa kalian telah selesai?'' tanya jendral jinhu yang sedari tadi telah tiba namun ia memilih tidak mengganggu keromantisan putri kesayangannya itu
"ayah kenapa berdiri di situ duduklah" kata anastasya tanpa melepas pelukannya dari kaisar lee
"ayah ingin duduk sedari tadi tapi ayah tak mungkin mengganggu acara kalian berdua" kata jendral jinhu sambil duduk di tempat yang tak jauh dari anastasya
"ayah telah mengganggu" kata anastasya sambil terkekeh sedangkan jendral jinhu hanya nyegir tak bersalah
"saat di sana jangan sekalipun membuka topeng mu" kata anastasya pada kaisar lee sedangkan jendral jinhu kini tengah sibuk memakan cookies yang telah menjadi kesukaannya
"kenapa?" tanya kaisar lee heran meskipun ia juga tidak akan membukanya kecuali bersama anastasya dan keluarganya
"mata wanita itu pasti akan keluar dari tempatnya ketika melihat ketampananmu" kata anastasya dengan jujur
"kau mengakui ku tampan"
"tentu saja memangnya kau merasa jelek?" tanya anastasya dengan polosnya
kaisar lee terkekeh namun dalam hati ia sangat bahagia ketika gadis pujaannya itu cemburu
__ADS_1
"kau tertawa lihat saja jika kau membuka topeng mu itu di sengaja ataupun tidak kau akan menyesal" dengus anastasya
"memangnya apa yang akan kau lakukan?" tanya kaisar lee tersenyum
anastasya menyeringai kaisar lee melihat itu merasa ada yang tidak benar
"aku akan memakai gaun yang ku perlihatkan semalam padamu di acara pembukaan tokoku" kata anastasya dengan senyum kemenangan terukir di bibirnya
benar saja itu adalah ancaman yang buruk ekspresi kaisar lee berubah dingin
ia mana mungkin membiarkan anastasya menggunakan pakaian itu bahkan semalam saja matanya hampir keluar dari tempatnya
bahkan ia dengan sekuat tenaga menahan gejolak yang ada dalam tubuhnya bagaimana jika pria lain yang melihat itu sungguh kaisar lee tak akan membiarkan itu
kira kira seperti itulah gaun anastasya
semoga sesuai dengan ekspektasi kalian yah, kalau ngk sesuai di sesuain aja hehehe
"lakukan saja jika kau berani" dingin kaisar lee
"baiklah lihat saja aku akan memakainya" kata anastasya dengan menatap kaisar lee tanpa rasa takut
"aku akan mengurungmu dan aku akan membunuh semua orang yang telah melihat tubuhmu karna hanya aku yang boleh melihatnya" kata kaisar lee dengan tatapan membunuh
cupp
anastasya mencium bibir kaisar lee sekilas ancaman yang dikeluarkan kaisar lee sungguh menakutkan baginya
mengurung? ahhh tidak ia tidak suka itu
"baiklah baiklah aku tak akan memakainya asal kau tak membuka topengmu bagaimana"
"hmmm"
"dasar posesif" kata anastasya dengan pelan
meski begitu kaisar lee masih mendengarnya namun ia hanya acuh karna tak tau arti dari kata yang di ucapkan anastasya
***hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘***
__ADS_1
ig:magfiraramadhni***