Putri Berharga Dari Masa Depan

Putri Berharga Dari Masa Depan
rasa sakit


__ADS_3

"ya yang mulia kami semua adalah penghuni hutan kematian" sahut serigala yang bisa di pastikan ia adalah ketua dari kumpulan serigala di depannya


tak hanya seekor serigala ada banyak hewan yang lain di depannya yang jumlahnya tidaklah sedikit


ada banyak yah gengs jenis hewan yang lain tapi author ngak mungkin sebutin satu satu dari kelajengkin ular rubah dan masih banyak hewan kultivasi yang lain intinya mereka dalam jumlah yang sangat banyak dan untuk ukuran itu sangat berbeda dengan hewan biasanya,kalau bagi kalian ngak masuk akal di masukin akal aja yah soalnya ini pemikiran author sendiri hehehe


"oh oke sekarang kalian panggil aku queen saja aku tak suka di panggil yang mulia"


"baik queen" sahut mereka serentak


"queen sekarang anda harus melakukan tahap peresmian karna anda telah menjadi penguasa hutan kematian" sahut phoenix setelah lama terdiam


"apa yang harus ku lakukan?" tanya anastasya


"anda akan berendam di kolam mawar berapi"


"kalau begitu antar aku sekarang"


"baik queen"


kini phoenix itu berjalan menuju istana mewah tersebut sangat mewah bahkan anastasya tak henti hentinya memandang takjub walau ekspresinya terlihat biasa saja


"siapa namamu burung tua" tanya anastasya memecah kesunyian


"tidak ada queen anda yang akan memberikan nama pada hamba" sahutnya walaupun tak dapat di pungkiri jika ia merasa jengkel dengan panggilan burung tua andai saja bukan junjungannya yang mengatakan itu mungkin orang itu telah tiada karna berlaku tak sopan padanya


"emm blue itu cocok untukmu" katanya tanpa mau pikir panjang blue atau biru karna bulu burung phoenix di depannya bewarna putih yang bercampur biru


ia terlalu malas memikirkan untuk sebuah nama toh itu hanya sebuah nama bukan hal yang penting baginya,jika saja phoenix itu mengetahui pemikiran anastasya mungkin ia akan memuntahkan seteguk darah karna saking kesalnya.


"terima kasih queen" sahutnya gembira walaupun terdengar aneh namun ia suka nama itu


"apa ini tempatnya?" tanya anastasya ketika telah memasuki sebuah ruangan dilihatnya sebuah kolam dengan sebuah batu di tengahnya uap air yang terlihat mendidih dengan bunga mawar merah di sekeliling kolam tersebut


"ya queen anda harus berendam dalam kolam itu"


"baiklah tapi aku ingin mengganti pakaianku terlebih dahulu" katanya tidak mungkin ia memakai gaun seperti itu untuk berendam


"silahkan queen itu adalah hanfu yang telah di siapkan" katanya seraya melihat hanfu yang telah siap di pinggir kolam


"kau keluarlah aku akan memanggilmu jika aku telah siap" perintah anastasya


"baik queen" setelah mengetakan itu blue berjalan keluar meninggalkan anastasya yang tengah berganti pakaian


tak butuh waktu lama ia telah selesai mengganti hanfunya


"blue masuklah" teriak anastasya

__ADS_1


blue masuk dilihatnya gadis cantik yang baru saja menjadi junjungannya itu tengah sibuk memperhatikan hanfu yang ia gunakan


"hanfu yang ringan cukup bagus" sahutnya bagi anastasya penampilan adalah segalanya


sedangkan blue hanya geleng geleng ia tak tau harus mengatakan apa pada gadis di depannya itu,hanya ingin berendam namun masih memperhatikan penampilannya.


"queen sekarang anda masuklah ke kolam dan duduk di batu itu serap semua energi yang terkandung di dalamnya,tapi sebelum itu hamba ingin mengatakan jika queen haruslah benar benar konsentrasi dan mempertahankan kesadaran anda rasa sakit yang akan queen rasakan bukanlah rasa sakit ia biasa orang rasakan queen harus melalui semua itu dan ia ilusi dari iblis tak boleh mengecoh anda hingga mengganggu konsentrasi queen sendiri" terang blue panjang lebar


anastasya yang mendengar itu mengerutkan alisnya sepertinya ini bukan hal yang biasa ini akan lebih sulit dari yang ia pikirkan,namun ia tak mungkin mundur baginya tak ada yang tak bisa ia lewati jika bertekad menaklukkan semua itu.


ia kemudian melangkahkan kakinya menuju kolam,rasa yang hangat tak seperti yang ia bayangkan apa lagi melihat uap air yang mengepul di kolam itu,ia kemudian duduk dengan posisi lotus.


setelah merasa pas dengan posisinya kini anastasya memejamkan matanya ia kemudian mulai menyerap semua energi yang ada di kolam itu.


rasa yang hangat dan nyaman ia rasakan namun itu tak berlangsung lama perlahan rasa hangat yang ia rasakan kini berubah semakin panas sangat panas ia merasa jika organ organ dalam tubuhnya terasa meleleh dengan rasa panas yang masuk dalam tubuhnya


tak berlangsung lama rasa panas yang ia rasakan berangsur angsur mereda kini di gantikan dengan rasa sejuk dingin dan semakin lama semakin dingin.


anastasya menggeretakkan giginya ia akan lemah dengan cuaca dingin namun ia tak menyerah,dingin sangat dingin bahkan ia merasa jika tubuhnya sekarang kaku bagai patung es.


"arggghhh sial" makinya dalam hati ia lebih memilih merasakan panas seperti tadi dari pada rasa dingin yang ia rasakan saat ini,namun ia tak mau menyerah baginya hal yang ia lakukan akan percuma jika ia menyerah sekarang.


sedangkan para penghuni hutan kematian menunggu di depan ruangan itu dengan harap harap cemas,tak terkecuali dengan blue mereka mencemaskan ratu baru mereka mereka tau tahap yang di hadapi anastasya bukanlah tahap yang mudah.


terlebih mereka bisa melihat jika ratu mereka masihlah sangatlah muda,tidak semua keturunan yang telah di tetapkan menjadi penguasa hutan kematian mampu melewati tahap ini,hanya ada sebagian dan itu termasuk dari ratu hanjia ibu dari anastasya.


saat itu usia hanjia menginjak 23 tahun,itulah yang menyebabkan mereka sangat takut bila terjadi apa apa dengan ratu baru mereka sedangkan mereka bisa melihat jika umur ratu baru mereka sekitar 19 tahun sangatlah muda


kini rasa dingin yang ia rasakan telah mereda di gantikan dengan rasa nyaman benar benar nyaman,namun tak berlangsung lama ia mengerutkan keningnya ia perlahan merasakan sakit di bagian tubuhnya.


hingga ia merasa sakit yang teramat sakit bagaikan tulangnya di tarik secara bersamaan,di tengah rasa sakit itu terdapat kilasan yang ia lihat


ia melihat sebuah keluarga yang tengah tersenyum bahagia dengan gadis cantik yang berada di pangkuan sang ayah,sang ibu yang bercanda dengan gadis cantik itu sungguh keluarga yang harmonis.


anastasya merasa jika ada air bening yang telah lewat di pelupuk matanya,kilasan yang ia lihat adalah keluarganya di dunia modern keluarganya yang sangat ia cintai namun apa ia lihat kembali ia menggeretakkan giginya marah


kematian gadis cantik itu membawa luka yang sangat menyakitkan bagi semua orang ketika masih dalam keadaan berduka ia melihat seorang pria datang yang tak lain adalah saudara dari ayahnya datang dengan sebuah pistol di tangannya


pria yang tak lain adalah pamannya itu melemparkan sebuah berkas ke muka ayah anastasya lalu ia mengacungka pistol itu kepada ibu anastasya,anastasya bisa melihat jika pamannya itu mengancam ayahnya dengan nyawa ibunya sehingga mau tak mau ayah anastasya menandatangani surat tersebut.


"akan ku bunuh kau" geramnya ia tak bisa melihat jika ada seseorang yang berani merendahkan keluarganya yang begitu ia cintai


ruangan yang di tempati anastasya bergetar dengan hebat para penghuni hutan kematian merasa terkejut ini adalah hal yang baru pertama kali mereka lihat.


dan mereka merasa hawa di sekitar berubah menjadi panas dan mencekam seolah hawa yang mereka rasa adalah tanda dari kemarahan seseorang,dan mereka kembali membelalakkan matanya


apa hawa ini berasal dari ratu baru mereka yang bahkan usianya masih sangat muda dan aura ini sangat pekat dan penuh dengan kemarahan,apa yang membuat ratu mereka itu sangat marah pikir mereka

__ADS_1


kita kembali ke anastasya


di tengah kemarahannya akal sehatnya kembali ia mengingat kembali yang telah dikatakan blue ilusi apa tadi itu hanya ilusi,namun iatak mau membuat semua rasa sakit yang ia rasakan menjadi percuma,ia kembali memfokuskan pikirannya.


hingga ia merasa jika sakit ia rasakan berangsur lenyap dan merasa jika dantiannya diisi dengan penuh,ia kembali menggeretakkan giginya ketika merasakan rasa yang teramat sakit di bagian jantungnya.


"argggghhhhhhhhhh" teriaknya menggelegar ketika rasa sakit itu telah lenyap entah kemana


para penghuni hutan kematian yang berada di depan ruangan itu terpental mereka memuntahkan seteguk darah,meski itu tak berlaku bagi blue karna ia hanya mundur beberapa langkah kebelakang.


"kekuatan yang mematikan" batin mereka semua


ruangan yang tadinya bergetar kini telah berhenti,


anastasya masih di posisi yang sama ia mengatur kembali nafasnya yang masih memburu,setelah merasa tenang


pukkk


mata bulat yang tajam itu terbuka


mata yang penuh kemarahan,ketika mengingat kembali apa yang ia lihat tadi penderitaan keluarga yang ia cintai sejak kematiannya apa itu nyata hanya itu dalam fikirannya


pintu ruangan itu terbuka


seekor rubah,seekor serigala dan blue memasuki ruangan itu, apa yang ia lihat membuat mata mereka terbelalak itu sangat tidak sesuai dengan pemikiran mereka


dilihatnya dengan teliti gadis cantik itu masih dalam posisi yang sama,fisiknya yang bertambah sempurna hanya terdapat sobekan di pakaiannya,dan mata itu mata yang indah namun penuh dengan kemarahan


sangat berbeda dengan yang mereka pikirkan,mereka berpikir jika anastasya dalam kondisi yang buruk mengingat jika ratu mereka yang terdahulu hanjiya mengalami luka yang serius setelah menyelesaikan tahap ini


sedangkan anastasya tak ada luka sedikitpun dimana usia anastasya saat ini sangatlah muda di bandikan dengan usia hanjia ketika melakukan tahap mengerikan itu dan menerima luka yang cukup fatal


***hai hai kesayangannya author


jangan lupa


like


comment


rate


vote dan vote


biar author makin rajin update buat kalian


sarangheo😘***

__ADS_1


ig:magfiraramadhni


__ADS_2