PUTRI ROSE

PUTRI ROSE
BAB 10 - KAU KENAPA ADA DISINI ?


__ADS_3

Keesokan harinya dikampus Mike mencoba untuk mendekati Rose namun tidak berhasil. Dikarenakan gadis itu selalu terlihat sibuk dengan mata kuliahnya.


Pada jam istirahat ketiganya menuju ke kantin. Dikantin Mereka bertiga seperti biasa makan bareng.


“Rose kamu tahu gak ada kabar terbaru” bisik Stefi yang menghentikan makannya sebentar.


“Kamu tahu gak kampus kita ada mahasiswa baru tapi lain jurusan, aku belum ketemu sih menurut informasi dari orang-orang dia seorang pangeran tampan”


“iyakah” respon Rose cuek lagi asik dengan makanan di depannya.


Seketika suasana kantin dibuat riuh oleh desas desus suara para cewek-cewek. Dari meja belakang ada yang mengatakan


“lihat ada pangeran tampan. Mahasiswa baru sepertinya”


Stefi dan Jojo mengikuti arah pandangan orang-orang. Seketika Jojo tersedak tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun. Stefi terbelalak matanya mengagumi pangeran tampan itu. Sedangkan Rose tidak memedulikan apa yang terjadi disekeliling dia asik melahap makanannya karena tadi pagi dia mengabaikan sarapannya.


Pandangan Mike menelusuri seluruh kantin akhirnya dia menemukan keberadaan Rose yang sebelumnya dia mencoba mencari di kelas dan di seluruh wilayah lain.


Dia pun membawa makanan yang dipesannya menghampiri meja Rose dan duduk berhadapan dengannya. Sambil memandang puas gadis yang ada dihadapannya sembari tersenyum.


Mike memberi kode untuk diam kepada Jojo yang duduk disebelah Rose, karena dia sudah tahu mereka tidak pacaran.


Sedangkan Stefi syok karena pangeran tampan itu duduk di sebelahnya. Cewek-cewek kampus yang lain sirik karena pria tampan tersebut menghampiri Rose. Namun perhatian Mike terus tertuju pada Rose yang asik menikmati makannya dengan lahap.


“Kelihatannya lapar banget ?? Masih mau nambah gak “ Kata Mike seraya menawarkan mangkok berisi makanannya.


“Tidak Jo, aku sudah kenyang” tolak Rose tanpa mengetahui siapa yang bicara barusan, tetap fokus dengan mangkoknya.


Kesadarannya tiba “ehh kok mirip suara dia Jo” Rose sambil melirik kearah Jojo yang disebelahnya.


Jojo memberi bahasa isyarat dengan menunjuk dirinya dan membuat resleting berjalan di bibirnya, bahwa dia tidak mengatakan apapun karena Mike menyuruhnya diam.


Tiba-tiba Rose mengarahkan pandangannya ke arah Stefi yang masih memandang terkagum-kagum akan ketampanan Mike yang disebelahnya.


Rose mengikuti arah pandang Stefi mengagumi pria yang lagi menikmati makan sambil mata pria yang dihadapannya tetap memandangi dirinya, sekilas pandangan mereka bertemu kemudian Rose balik lagi fokus ke makanannya yang belum habis.


‘Ehh..’


“Aku pasti salah mengenal, tidak mungkin si tampan teman palsu itu disini, tidak ada kerjaan” tukas Rose yang membuat Mike mengernyitkan dahi seketika Jojo nyengir kemenangan dalam hati mendengar ocehan Rose sedangkan Stefi berbagai pertanyaan ada dipikirannya.


Tiba-tiba kesadaran Rose balik karena mendengar respon dari yang didepannya berkata;


“Si tampan teman palsu ? Aku senang kau mengatakan aku tampan terima kasih gadis cantik. Tapi teman palsu ??” Ungkapan macam apa itu baru sebentar senang sudah dijatuhkan pikir Mike tapi dia memaklumi apa yang dikatakan gadis incarannya itu.


Bagai dijatuhi benda berat menimpa kepala Rose melihat lagi pria yang depannya dengan jelas membuat matanya terbeliak dan mulutnya terbuka tidak percaya langsung merona merah karena malu.


Rose menutup mulutnya yang terbuka dengan tangannya dia mengira Mike mengikutinya karena ketidak sopanannya yang belum mengucapkan terima kasih.


“Astaga.. !?


Kau lagi, kenapa kau ada dimana-mana ?

__ADS_1


Kenapa kau ada di kampusku ?” kata Rose tak percaya.


“Aku mahasiswa baru, baru pindah ke kampus ini” Jawab Mike santai sambil tetap makan.


“Apa !? Mahasiswa baru ” tanya Rose tidak percaya.


“Ternyata kampusnya asik yah” Puji Mike, dia mengatakan itu karena bertemu dengan Rose yang membuat moodnya perlahan berubah baik.


“Maaf yang kemarin aku lupa mengucapkan terima kasih karena langsung pergi begitu saja”


“Santai saja gadis aku mengerti kok” Mike menanggapi


“Nanti pulang bareng aku yah” tawar Mike yang lagi makan.


“Ehemm.. Dia tidak bisa !” ketus Jojo mewakili karena merasa cemburu.


“Maaf aku nanti ada kepentingan jadi tidak bisa” Rose menengahi, karena dia hendak mengajar di rumah singgah.


Mike tahu kemana Rose akan pergi setelah pulang nanti dia berharap Rose mengajaknya, tapi mereka tidak menawarkan.


“Kalian saling mengenal ?


Kenapa aku tidak tahu yah ?” Penasaran Stefi menunjuk ketiga nya.


Namun tidak ada yang menanggapi pertanyaan Stefi.


“Maaf aku harus kembali ke kelas masih ada kelas selanjutnya” Rose pergi meninggalkan kantin diikuti kedua teman akrabnya itu tinggal lah Mike sendiri yang masih menikmati makannya.


Tiba-tiba Mike di hampiri seorang cewek yang terkenal di kampus itu


“maaf aku duduk disini boleh yah”


“silahkan “ kata Mike.


Namun cepat-cepat dia menyelesaikan makannya lalu pergi meninggalkan cewek itu sendirian.


“hmm tampan kamu akan jadi gebetanku, aku akan mendapatkanmu” kata cewek itu licik.


Keesokan harinya Rose bangun pagi moodnya dalam keadaan baik karena tidurnya yang berkualitas. Rose sudah selesai mandi dan memakai pakaian rapi sebelum dia berangkat ke kampus.


“Bibi”


“Iya nona”


“Tolong buatkan Omelet dan Hasbrown yah aku lagi pengen makan banyak”


“Baik non”


Nafsu makannya lagi bertambah disebabkan tidak makan dengan benar dalam beberapa hari ini, apalagi tadi malam kelelahan sehingga dia langsung tidur tanpa makan malam.


“Kamu dimana tadi malam melewatkan makan malam ?” kakaknya Richard menegurnya. Richard lagi duduk sarapan di meja dan Rose pun menghampirinya

__ADS_1


“Pagi kakak tampan”


Cup


Rose mencium pipi kiri Richard hal itu dilakukannya untuk mengalihkan teguran kakaknya. Dia tidak ingin mood baik nya pagi ini berubah. Dan dia berhasil namun kakaknya mengulangi lagi dengan bahasa yang lebih lembut.


“Kenapa tadi malam tidak turun makan, kamu sudah besar harus bisa merawat diri dengan benar”


“Aku sudah ngantuk saking lelahnya”


“Emang apa sih yang kamu lakuin selain kuliah kan pulangnya siangan”


“Ssstt.. “ Rose membisik kan ke kakak nya


“Kak aku punya misi”


“Misi apaan”


“Aku mengajar anak-anak di pinggiran kota bareng Jojo dan Stefi”


“Trus tujuan nya apa ? Apakah itu dari kampus ?” Tanya Richard


Rose mengkode isyarat dengan menggelengkan kepalanya pertanda ‘tidak’


“Kak aku membantu anak-anak mereka yang orang tuanya tidak mampu menyekolahkan anak mereka, pastilah mereka kurang gizi juga. Jadi daya tangkapnya menurun. Kalau tidak dari sekarang di asah nanti mereka akan kesulitan menghadapi sekolah dasarnya bahkan sulit untuk menyeimbangkan dengan murid lain ketika naik grade.


“Ada juga tuh yang usianya 7-8 tahun belum juga bersekolah, nah makanya aku dan teman-teman membantu mereka belajar baca dan tulis.


Richard pun manggut-manggut “ ya ya aku ngerti dan dukung, tapi apakah daddy dan mommy tahu”


“Belum tahu” jawab Rose memajukan bibirnya takut dimarahi kakak sulungnya. Mengertilah Richard bahwa Rose melakukan itu tanpa diketahui orang tuanya.


“Kamu itu seorang putri keluarga Lewis, bisakah kamu menjaga keselamatan mu sendiri” Richard mulai berceramah kepada adiknya.


“Ada apa pagi-pagi sudah ribut di meja makan” Adrian bersama Hana menghampiri meja makan.


“Ayo ngomong sama daddy” paksa Richard kepada adiknya.


Akhirnya Rose pun bercerita tentang hal yang dilakukannya bersama temannya itu.


Adrian menyetujui dan menanggapi dengan baik apa yang dilakukan Rose.


Bahkan Adrian merencanakan akan mengadakan bakti sosial pengobatan gratis sebagai dukungannya terhadap Rose tunggu saat yang tepat. Mereka pun bersarapan bersama pagi itu sebelum melanjutkan aktifitas mereka masing-masing.


Hi semuanya ..


Mohon dukungan like komen masukan dan ❤ nya juga yah, karena ini karya pertamaku.


Terima kasih semuanya


Happy reading 💙💙💙

__ADS_1


__ADS_2