PUTRI ROSE

PUTRI ROSE
BAB 9 - MENDEKATINYA


__ADS_3

Besoknya di apartemen Mike


Dering HP Mike berbunyi “Bos saya sudah email informasi mengenai orang yang kau tanyakan.”


“Baik aku akan memeriksanya” Mike pun segera membuka email dan membaca informasi email tersebut sambil mengingat sesuatu dimasa kecilnya.


“Rose Marianne Lewis” seingatnya waktu kecil dulu pernah punya teman akrab nama Rose.


“Apakah orang yang sama” pikirnya seketika rasa penasarannya semakin bertambah.


Rose bangun kesiangan alarm beberapa menit lalu dia abaikan “akkhhh ...aku kesiangan aku sudah telat” teriaknya sambil berlari memasuki kamar mandi dan tak lama dia sudah turun kebawah tanpa menghampiri sarapannya.


“Mom aku telat, aku berangkat dulu”


“Kirain kamu gak ngampus, supir lagi keluar tidak ada yang antarin kamu pesan taxi online saja yah”


“baiklah “ Cup


Dengan langkah seribu Rose segera menuju jalan di depan rumahnya untuk menunggu taxi online yang belum muncul juga.


Tiba-tiba lewat sebuah mobil mewah dan berhenti di depan Rose kaca mobil itu terbuka dan seseorang yang didalam mobil memanggilnya dan menawarkan tumpangan kepada Rose.


Orang itu adalah Mike dia sudah menunggu kemunculan Rose sedari tadi.


Klaksonnya berbunyi


“Naiklah !! Kamu mau ke kampuskan”


“Idiih siapa sih ni orang pagi-pagi gencarnya nyari mangsa” gerutunya pelan sebab hanya dia yang mendengar seraya memalingkan wajahnya kesal menunggu taxinya yang belum juga lewat.


Dia mengabaikan pria yang bermobil berhenti didepannya sambil melambaikan tangan dengan maksud menolak ajakannya.


“Tidak perlu pak, saya sudah memesan taxi online” Jawabnya


“Ayolah .. Batalkan saja pesanan taxi mu itu !” perintahnya sedikit kesal karena gadis yang di tunggunya sedikit keras kepala.


“Enak saja menyuruh batalkan apa maksudnya “ Rose mulai kesal pada pria yang di dalam mobil itu. Dia tidak mengetahui pria itu adalah Mike.


Tanpa menunggu lama pria tersebut keluar dari mobil dan menampakkan wajahnya.


“Gadis, ini aku Mike ayo naiklah kita satu arah aku juga mau ngampus daripada telat” usaha Mike


“Kamu ?? Kenapa bisa ada disini ?” tanya Rose


“Naiklah .. waktu berjalan terus kita sudah terlambat sambil jalan aku akan jelaskan” kata Mike.


Tanpa menunggu lama akhirnya Rose naik bersama Mike menuju ke kampusnya. Dalam pikirannya menyimpan banyak pertanyaan. Mobil itu pun melaju menuju ke kampus.

__ADS_1


“Hi gadis kita ketemu lagi.” Sapa Mike sambil memandang Rose sekilas kemudian fokus kembali mengemudi. Dalam hatinya senang namun dapat dia sembunyikan.


Rose membalas dengan senyum tipis suasana terasa canggung di dalam mobil. Ingin mengungkapkan beberapa pertanyaan yang ada dipikirannya namun sulit untuk berbicara. Mereka pun terdiam.


Sesekali Mike melirik kearah Rose. Dia juga memperhatikan dari kaca manapun untuk melihat gadis itu biar tidak ketahuan curi-curi pandang.


“hmm .. cantik” gumamnya dengan suara kecil yang pasti Rose masih bisa mendengarnya.


“Ehh ..? ”


“Kamu cantik hari ini” Ulang Mike lagi dengan lebih jelas yang membuat pipi gadis itu merona.


Mike sengaja memuji Rose untuk mengurangi kebisuan diantara mereka, karena dia ingin mendengar suara gadis itu.


Sesekali Rose melirik memandang Mike yang sedang fokus mengemudi dengan ekor matanya. Mike mengetahuinya seraya tersenyum tipis.


“Kamu sudah punya pacar ?” Mike memberanikan diri untuk menanyakannya sambil menunggu jawaban langsung dari mulut Rose namun dijawab Rose dengan gelengan kepala.


“Kenapa diam saja, tidak bisa menjawab kah” goda Mike lagi tidak puas


“Aku belum punya pacar” akhirnya jawaban langsung dari mulut Rose


“Yess ..” Mike tersenyum puas sambil mengepalkan tangannya sendiri dan mengayunnya sedikit di atas setir mobil yang dipegangnya setelah mendengar pengakuan Rose.


Sebenarnya Mike sudah tahu itu dia ingin mengerjai gadis itu biar ada interaksi diantara mereka.


“Kamu kenapa “ tanya Rose


“Aku lagi senang” jawab Mike ngasal


Suasana kembali diam di dalam mobil.


Akhirnya Rose pun memberanikan diri untuk bertanya.


“Kenapa kamu bisa ada disekitar rumahku ? Dari mana kamu tahu aku tinggal disitu ? Bagaimana kamu tahu aku baru mau berangkat ?”


Mike menyunggingkan sudut bibir kanan atasnya


“Kamu menginterogasiku seolah-olah aku ini penguntit” kata Mike menyanggah Rose karena takut ketahuan.


“Aku tinggal sekitar kawasan itu juga, tempat tinggalku tidak jauh dari rumahmu”


“Tadi kebetulan aku lewat dan lihat kamu lagi nunggu angkot” Mike sedikit berbohong sebenarnya dia sudah menunggu gadis incarannya itu keluar rumah biar berangkat bareng.


Dan satu hal lagi Mike memang sengaja pindah apartemennya biar dekat dengan rumah gadis itu. Pewaris keluarga Johnson yang kaya apa yang tidak bisa dilakukan.


“Besok kamu berangkat sama aku saja !” titah Mike

__ADS_1


“ ... “ Rose bingung pikirnya Mike kuliah dimana, seenaknya memerintah. Lagian baru juga kenalan beberapa hari yang lalu.


“Biasanya aku diantar kakak kadang supir jadi tidak usah repot-repot” tolak halus Rose


“Bagaimana dengan pulang kampus nanti” Mike tidak mau nyerah


“Maaf sepertinya tidak bisa juga aku ada urusan” Jawab Rose lagi.


Selain urusan kampus Rose memang selalu disibukkan dengan urusan mengajarnya mumpung masih kuliah tahun kedua bahkan sebelum disibukkan dengan aktifitas kampus lainnya. Tidak setiap hari dia mengajar karena dia juga harus memikirkan me time nya.


Mereka pun tiba di depan kampus Rose


“Berhenti di sini saja” katanya sembari membuka pintu mobil hendak berlari meninggalkan Mike yang masih di mobil.


“Tunggu” kata Mike sambil menahan tangan Rose


“Kalau kamu butuh bantuanku aku bersedia membantumu” tawar Mike tidak putus asa menawari Rose. Rose pun membalas dengan anggukan sambil berjalan cepat menuju kelasnya . Mike memang berusaha ingin lebih dekat lagi dengan gadis incarannya.


Rose pun bersegera menuju ke kelas kuliahnya dengan tergesa-gesa, tiba-tiba ...


“Waduuhh ... aku lupa berterima kasih padanya. Taruh dimana muka ku ?” katanya sambil menepuk kening buru-buru berjalan.


Rose memasuki kelasnya yang sudah berlangsung sambil permisi kepada dosen dia pun mengambil tempat duduk.


“Kenapa kamu telat ?” Serang Stefi dan Jojo bersamaan dengan suara berbisik.


“Aku ketiduran aku tadi diantarin pria tampan yang kebetulan lewat jalan depan rumah” jawab Rose yang membuat Stefi membelalakkan mata sedangkan Jojo merasa sedikit cemburu


“Kamu mengenal pria itu ?” sergah Jojo dengan berbisik


“Hmm .. Nanti saja kita lanjutkan tuh lihat dosen” potong Rose kepada kedua temannya sambil memperhatikan dosen yang lagi berhenti menjelaskan karena di interup oleh mereka bertiga.


Mereka pun kembali fokus belajar.


Masih dalam suasana kelas belajar Rose senyum-senyum sendiri dikala mengingat kejadian yang tadi dialaminya waktu bersama Mike.


Beberapa hari belakangan ini ada rasa berbeda di hatinya yang membuat rasa bahagia, namun dia belum menyadari rasa itu.


Mikirin apa aku ini belajar belajar katanya dalam hati sambil menepuk kecil kepalanya sendiri.


Diam-diam Mike sedang menatap Rose dari sudut jendela ruang kelasnya sambil tersenyum sendiri “Penasaran apa yang ada dipikiran gadis itu” benak Mike. Waktu itu dia lagi permisi keluar kelasnya. Sebelumnya dia sudah mengetahui keberadaan kelas Rose.


Hi semuanya ..


Mohon dukungan like komen masukan dan ❤ nya juga yah, karena ini karya pertamaku.


Terima kasih semuanya

__ADS_1


Happy reading 💙💙💙


__ADS_2