PUTRI ROSE

PUTRI ROSE
BAB 13 - VILLA KEDIAMAN LEWIS


__ADS_3

Mereka tiba di pantai yang indah air yang jernih dengan hamparan pasir putih dan duduk di sebuah tempat perteduhan. Rose yang sudah sangat antusias hendak bermain air di bibir pantai “Pinjam HP mu” pinta Mike kepada Rose yang sudah bersiap melepas sepatunya, Rose menyerahkan HP nya kepada Mike.


Tanpa sepengetahuan Rose Mike save no HP nya di hp Rose demikian di HP nya sendiri kemudian bersegera bermain air. Seketika Mike merasa bahagia hilang beban di pikirannya. Ibarat anak kecil mereka bercanda kejar-kejaran dipantai itu.


“Aku cari air minum dulu yah” Mike lalu pergi meninggalkan Rose yang masih bermain di air.


Mike kembali membawa air mineral dan 2 buah air kelapa, mereka kembali ke tempat perteduhan itu.


Rose menyedot air kelapanya. Pandangan Mike tak lepas memandangi gadis itu. Matanya memperhatikan bibir sensual yang menyedot air kelapa itu membuat Mike meneguk liurnya.


“Kamu tidak minum” tanya Rose kepada Mike yang masih terpana memandangi Rose. Suasana angin pantai yang menjadikan kesan seksi dengan rambutnya yang melambai.


“Aku ingin minum .... dari sini “ Mike mendekat kepada Rose lalu mengecup bibir gadis itu lembut. Rose terkejut karena ciuman mendadak itu tubuhnya diam tak bergeming. Baginya itu adalah ciuman pertamanya.


Mike menghentikan ciumannya “Manis sekali” Rose merasakan hawa panas yang membuat rona merah diwajahnya.


Mike memegang satu tangan Rose meletakkan di dadanya untuk merasakan debarannya dengan tatapan yang masih saling melekat satu sama lain.


“Aku sudah lama merasakan ini sejak pertama bertemu dengan mu.


Aku tidak ngerti rasa seperti apa ini.


Ketika berada dekatmu aku rasa nyaman.


Ingin selalu dekat denganmu melihat senyum mu aku bahagia.


Merasakan tak ingin jauh darimu


Ketika mendekap mu aku juga merasakan kenyamanan”


Rose mengelus dada Mike ingin merasakan lagi debaran itu seperti tersihir oleh pesona Mike kedua tangan Rose beralih menyentuh pipi Mike pandangan mereka semakin dalam. Perlahan Mike mendekatkan bibinya mengecup bibir yang sensual itu, Rose memejamkan matanya menikmati dan tangannya meremas pundak Mike. Mike menyeruakkan lidahnya kedalam mulut Rose.


Rose yang masih kaku mencoba mengikuti ritmenya.


Beberapa menit berlalu mike melepaskan ciuman mereka berkata “Maukah kamu jadi kekasihku ?”


Belum berkurang detak jantung yang dirasakan Rose, Mike semakin membuatnya bertambah.


Lama Mike menanti jawaban itu akhirnya “Iya” Rose memberi jawaban beserta anggukan.


Saking senangnya Mike memeluk kembali gadisnya itu sambil mencium kening nya sayang. Mereka pun menghabiskan waktu sepuasnya bersama. Mike membawa Rose ke apartemennya, mereka masak bersama sambil menghabiskan sisa waktu yang ada berdua.


Adrian dan Hana sedang berada di Villa mereka menikmati liburan akhir minggu.

__ADS_1


Adrian ingin merayakan ulang tahun pernikahannya dengan moment yang berbeda, tanpa sepengatahuan Hana, Adrian sudah mengaturnya.


Richard Lily Rose akan menyusul mereka ke Villa tanpa diketahui Hana. Akan ada kejutan kecil dari anak-anak mereka.


“Morning Sayang “


Cup


Sapa Hana pada suaminya yang baru bangun itu. Mereka menikmati liburan akhir minggunya kembali di Villa.


“Morning honey” balas Adrian


“Bagaimana kalau kita jalan-jalan pagi yuk menghirup udara pagi sekitar taman” ajak Hana pada suaminya. Mereka mengitari wilayah itu dengan berjalan kaki menikmati indahnya alam perkebunan yang terkenal dengan berbagai tanaman bunga yang memanjakan mata.


“Tempat ini memberikan banyak kenangan Richard lahir di sini dan Lily tidak namun dia dibesarkan di sini bahkan Rose kita temukan di sini. Ada apa dengan tempat ini ?” Hana mengilas balik kehidupan keluarga mereka.


“Entahlah aku merasakan tempat ini memang memberikan kenyamanan buat kita.” Kata Adrian.


Dikejauhan Hana melihat ada seorang wanita mengitari taman bunga mereka berjalan perlahan memperhatikan kesekelilingnya. Dia memakai sejenis pasmina untuk menutupi kepalanya.


Siapa wanita itu pikirnya “permisi nyonya” sapa Hana hendak menghampiri namun wanita itu berjalan menjauhi Hana tidak ingin dikenal.


Wanita itu ibu kandung Rose mencoba mencari tahu dimana keberadaan putrinya kini. Namun dia belum menemukan.


Dalam perjalanan pulang Natalia teringat kembali akan putri yang dibuangnya 20 tahun yang lalu, dia pernah berpesan jangan membenci mama, hal itu membuat dia meneteskan air matanya.


Dia berhenti disebuah warung hendak membeli air mineral.


Ternyata Rose dan kedua kakaknya juga berhenti di warung tersebut untuk membeli beberapa cemilan dan keperluan lainnya.


Ketika hendak kembali kedalam taxi yang disewanya seorang wanita menabrak Nate. Nate tidak jatuh namun air mineralnya berhamburan.


“Maaf tante aku akan mengganti air minum mu dengan yang baru yah”


Melihat gadis itu seketika hati Nate merasakan senang bertemu dengannya, deg ... terdiam seketika, dengan tangannya yang gemetaran dia hendak menyentuh wajah Rose dan berhasil memegang dan membelai wajah Rose, akhirnya dia bersuara “tante tidak apa-apa nak tidak usah diganti” kata Nate.


“Ahh tidak tante, kau jangan menolakku ya, anggaplah aku menghadiahkan kasih sayang ku kepadamu melalui minuman ini” Rose telah mengganti air mineral Nate dengan yang baru.


Melihat yang terjadi Richard dan Lily keluar dari mobilnya menghampiri Rose yang lagi didekati seorang ibu.


“Ada apa Rose” Tanya Richard


“Ahh tidak apa-apa kak”

__ADS_1


“Maaf tante anda siapa ya” tanya Lily penasaran


“ahh Maaf Nona jadi merepotkan kalian untuk menyapaku, aku Nate .. Nate Johnson. Permisi “ pamit Nate sopan sambil memandangi senyum dan memberikan lambaian pada Rose tanda pamitnya.


Richard berpikir keras siapa wanita yang barusan, dia merasa seperti pernah dengar tapi dimana.


Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan kembali menuju ke villa yang masih beberapa menit lagi.


“Mau jalan-jalan ke sungai tidak “ tawar Adrian yang di anggukin isterinya.


“Selagi bersamamu aku mau pergi kemana saja” jawab Hana sambil memeluk suaminya dan mereka saling tersenyum. Mereka tiba disungai yang berair jernih sambil bermain air, berenang menikmati alam seolah-olah mereka masih menikmati masa pacaran namun di usia paruh baya.


Akhirnya mereka bertiga tiba di villa. Mereka bertiga mulai menata villa itu dibantu para maid untuk menyiapkan kejutan buat orang tua tercinta mereka.


Sesekali mulailah keusilan Richard terhadap adiknya Rose itu. Keduanya menyempatkan diri sedang pemanasan ilmu beladiri mereka.


Sedangkan Lily yang lagi menyiapkan lukisan buat ulang tahun pernikahan orang tuanya, timbul niat melukis dua orang yang sedang latihan beladiri. Biar ada kenangan pikirnya.


Adrian sengaja mengajak isterinya seharian diluar rumah entah kemana dia membawa isterinya itu menikmati alam dan mereka kembali sore harinya.


Tibalah saatnya. Setelah mereka mandi bersama keduanya keluar dari kamar hendak makan malam. Di meja itu sudah terhidang berbagai makanan.


“Kenapa hidangan ini banyak sekali” heran Hana “Kitakan Cuma berdua ?”


Adrian tersenyum sambil menarik kursi untuk isterinya duduk “Silahkan duduk ratuku” dan Adrian juga duduk di kursinya sambil menepukkan tangannya datanglah seorang pelayan pria memakai baju seragam bertopi koki membawa hidangan istimewa dan wine kehadapan mereka menuangkannya ke gelas keduanya. Pria tersebut adalah Mike namun Adrian dan Hana tidak mengenalinya.


Maka masuklah ketiga anaknya untuk ikut dijamuan makan malam itu. Ketiganya serentak mengucapkan “Happy Aniversary Wedding Dad and Mom” sambil memeluk keduanya bergantian.


Adrian baru menyadari “lho ketiganya disini trus yang itu siapa ?” tunjuk Adrian pada Mike.


“Mike dad pacarnya Rose, dia menyusul kami tadi karena tidak ingin jauh dari Rose, maklum dad fall in love” jelas Richard sambil godain adiknya yang wajahnya sudah merah merona menahan malu. Ingin dia mencubit kakaknya namun tidak mau merusakkan moment yang romantis ini.


“Happy Wedding Aniversary Om Tante” Mike memberi salam.


“ya terima kasih Mike, sekarang ganti bajumu kau menjadi tamu di sini kita akan makan bersama” undang Adrian.


Mereka pun meneguk wine bersama setelah Dad dan Mom nya lebih dulu meminum wine pernikahan mereka dan mengucap syukur.


Hi semuanya ..


Mohon dukungan like komen masukan vote dan ❤ nya juga yah, karena ini karya pertamaku.


Terima kasih semuanya

__ADS_1


Happy reading 💙💙💙


__ADS_2