
Merekapun tiba langsung memasuki ruangan. Acara tersebut diadakan di resort hotel dengan dekorasi yang sangat menarik terkesan mewah.
Mike meletakkan tangan Rose pada lengannya memasuki ruangan itu. Sesampainya mereka disambut teman nya yang berulang tahun.
Semua mata tertuju pada Mike dan Rose, mereka memandang takjub yang satu tampan dan yang satu lagi cantik dan manis.
“Siapakah wanita itu, aku belum pernah melihatnya” kata salah satu teman Silly mereka ada 4 orang yang merupakan geng nya dikampus maupun di luar kampus.
“Palingan jalang” jawab Silly seenaknya
“Bila dilihat dari penampilannya bukan dari keluarga berada” nyinyir salah satu temannya.
“Kita lihat saja pasti dia jalang” Silly lagi-lagi menyemburkan kata-kata itu untuk mempengaruhi teman-temannya sambil melangkah ke tempat Mike dan temanya berada.
Mike terlebih dahulu menyapa temannya yang berulang tahun seraya memberi ucapan selamat.
“Wah cantik sekali, siapakah gerangan ?”
“Perkenalkan dia kekasihku”
“Kupikir kamu jadian sama Silly ?” kata teman Mike yang berulang tahun, Rose yang mendengar itu menciut hatinya. Namun Mike merangkul pinggang Rose mesra dengan santai mengatakan
“Hanya dia kekasihku” Seketika Rose merasa tersanjung.
Tiba-tiba Silly datang menghampiri dan memberikan rangkulan kepada Mike “Apa kabar Mike ? Bagaimana kabar Om dan tante” tanya nya basa basi dengan perlakuannya yang barusan bermaksud menyingkirkan Rose dari dekapan Mike dan mengusir secara halus keberadaan Rose diantara mereka.
Mike yang terlalu asik bersosialisasi dengan teman-temannya hingga tidak mengingat keberadaan Rose yang semula didekatnya.
Rose yang merasa diperlakukan seperti itu merasa tidak diperdulikan. Tidak ada yang dikenalnya diantara tamu-tamu yang hadir membuatnya ingin menyendiri dan berinisiatif mencicipi sedikit kudapan dan minuman yang disediakan untuk tamu – tamu.
Silly menghampiri “Hei kamu !! Jangan berani – beraninya yah mendekati Mike, dia itu calon tunanganku. Om Mark sudah setuju untuk menikahkan kami setelah selesai kuliah”
Rose yang mendengar itu hanya berlaku cuek dia mengibaskan kedua telapak tangannya membersihkan remah – remah sisa makanan yang nempel sekaligus menyindir Silly yang ibarat udara yang kotor telah mengkontaminasi tempat ketenangannya yang bersih. Seraya meneguk jus nya kemudian bertanya dengan gaya yang anggun
“Maaf anda siapa ? Apakah kau mengenalku ?” Rose memberanikan diri membalas Silly
“Kau perebut tunangan ku dasar ****** “ maki Silly sudah terbawa emosi
__ADS_1
“Huh aku..? Merebut tunanganmu ..? Kata macam apa itu ? Tidak ada angin tidak ada hujan kau datang seperti petir namun kau sendiri yang terkena efeknya” Balas Rose tenang dan bijaksana mulai menunjukkan duri nya yang mengakibatkan lawannya semakin emosi.
“Dasar jalang” Silly kehabisan peluru kata-kata dan hendak menampar Rose namun teman gengnya secepatnya menahan dan menarik tubuhnya dari hadapan Rose menuju ke tempat sepi.
“Hentikan perbuatan semena-mena mu, kau akan mengacaukan pesta ini. Hargai yang punya acara !?” kata teman Silly bijak.
Rose sangat pintar menyembunyikan kegundahannya diliriknya ke arah Mike yang masih asik bercengkerama dengan teman-teman prianya, dia tidak ingin mengganggu akhirnya dia pergi kesuatu taman dan duduk nyaman disitu sambil menenangkan pikirannya.
Rose menghembuskan napasnya kasar, ingin rasanya dia pulang sendiri meninggalkan tempat itu, namun ... mungkin ini lebih baik sambil menunggu Mike selesai pikirnya.
“Sendirian” tiba-tiba seorang pria menghampiri Rose.
Pria tersebut Dino teman akrab Mike yang lagi menyudut seraya mengeluarkan sebatang rokoknya.
“Bolehkah aku duduk di sini”
“Aku tidak keberatan tapi tidak dengan rokok anda” tegas Rose
Akhirnya Dino dan Rose pun berkenalan, Dino yang lagi terpesona, insiatif memulai cerita lucu untuk menghibur Rose. Dan mereka pun tertawa bersama di taman itu.
Dia sudah lama memperhatikan gadis itu ketika berdebat dengan Silly. Dia sedang dalam mood yang tidak baik karena Silly juga.
Seketika Rose merasa udara sangat dingin seraya menggosok kedua lengannya dengan dua tangan untuk mencari kehangatan, Dino dengan gentle nya melepaskan jas yang dipakainya dan memakaikan pada Rose.
“Terima kasih”
“Dia pintar menyembunyikan kelemahan dihadapan musuhnya dan gadis ini istimewa memiliki pribadi yang kuat. Silly yang angkuh saja bisa di lengserkan dengan perkataannya yang tenang” pikir Dino menilai Rose takjub seketika.
Tak jauh dari tempat mereka ternyata Mike yang menyadari kehilangan Rose dari sisinya seketika cemas dia berusaha mencarinya kesana kemari bertanya pada siapa pun yang melihat keberadaan Rose. Tapi tak satu pun melihatnya.
Akhirnya dia tiba ditaman mendengar suara seorang pria dan wanita yang sedang tertawa. Kedengarannya seperti suara Rose tapi pria yang bersamanya itu siapa ? gumamnya.
Ketika mike melihat benaran itu Rose dan seorang pria, dia cemburu dan mempercepat langkahnya menghampiri, ternyata ...
“Dino .. kenapa kamu sudah disini bukankah tadi kita bersama-sama disana ? Dia pacarku” Fokus Mike teralih melihat Rose sedang mengenakan jas orang lain sangat menyakitkan mata Mike, dia pun melepas paksa dan mengembalikan jas Dino tersebut dan menggantikan dengan jas miliknya dipakaikan menutup tubuh Rose sambil menarik tangan Rose merangkulnya posesif.
__ADS_1
“Pacarmu ? Mengabaikan dan membiarkannya berjalan – jalan sendirian diantara orang asing yang tidak dia kenal satupun ?”
“Kekasih macam apa kamu” bentak Dino berniat menyindir tapi karena lagi apes nah itu dapat celaka.
“Brengsek” Mike meninju Dino tanpa merasa bersalah karena dia emosi di tuduh begitu kenyataannya memang benar. Beruntunglah Rose tanpa dia berbicara pun ada Dino yang mewakili dia untuk menyampaikan isi hatinya.
“Mike hentikan !!” Teriak Rose tidak tahan lagi sambil membantu Dino berdiri
Dino memegang luka disudut bibirnya yang berdarah “wau .. Itu kasar man, begitukah kamu terhadap sahabatmu ? Terima kasih buat bogemnya ?” Dino yang mengalami luka disekitar bibirnya masih sempatnya menyindir Mike.
“Kamu tidak apa – apa ?” tanya Rose perhatian pada Dino yang membuat cemburu Mike semakin membludak.
“Kamu jangan menyentuhnya” Mike menarik paksa tangan Rose untuk mendekat kesisinya.
Rose yang semakin kesal dengan sikap posesif Mike, menghempaskan tangan Mike kasar “Jangan sentuh aku !!”
“Aku pulang sendiri ! Jangan ikuti aku !!” Rose kesal dan berlalu meninggalkan kedua pria itu.
“Kau sahabat menyebalkan, hal kecil jadi masalah besar. Apakah kau tahu sejak di acara tadi Silly menghampirinya tidak tahu apa yang sudah dikatakan gadis itu kepada Rose sehingga dia mengasingkan diri dari kerumunan acara itu.
Kau pasti tidak menyadari itu, Rose tidak ingin menganggu kesenanganmu. “
“Dasar bedebah !” Maki Dino lagi terhadap Mike.
Menyadari hal itu Mike pun berlari mengejar Rose yang masih belum terlalu jauh, semoga dia belum menaiki taxi pikirnya.
Rose masih menunggu taxi online yang dipesannya “Kemana sih taxi ni lama banget” gerutunya kesal “Akhh... “pekiknya menghamburkan semua rasa kesalnya sambil mengepalkan kedua tangannya meninju angin.
Banyak orang yang berlalu lalang dijalan itu melihat aksi yang diperbuat Rose, namun dia tidak menyadari itu saking terbawa rasa kesal kecewa marahnya pada Mike dan acara tersebut dia sangat – sangat menyesali mengapa dia harus mengikuti nya. Lihatkan hasilnya sudah jelas yang ada dia malah direndahkan.
Hi semuanya...
Semoga semua kita sehat-sehat, dan terhibur dengan cerita ku.
Jangan lupa like komen yang membangun yah siapa tau terinspirasi dari masukan kakak kakak.
Happy Reading 💙💙💙
__ADS_1