
...Selamat membaca......
Saat ini Allesya dan Ken tengah berkeliling dipasar malam , Allesya melihat lihat sambil memakan es krim cone ditangannya
"Sekarang mau apa sya? gue capek banget dari tadi muter muter" kesal Ken
"Gatau juga gue" jawab Allesya asal membuat Ken makin kesal
"Duduk duduk aja lah " ucap Ken berjalan ingin menuju tempat khusus duduk , Allesya yang melihat itu langsung mencegah Ken
"Eitss, anu aja naik komidi putarr" ucap Allesya membuat Ken meneguk salivanya kasar , melihat perubahan wajah Ken membuat Allesya heran
"Kenapa Lo?"
"Eng-ngga nggapapa" gugup Ken
Allesya langsung tersenyum jail
"Lo takut yaa hayohh AHAHAHA" ejek Allesya
"Ngga lahh enak aja Lo" dengus Ken kesal karena Allesya tengah mengejek dirinya
"Yauda ayo!" ajak Allesya menarik tangan Ken tiba tiba membuat Ken hampir terjatuh
"Yah banyak banget yang mau naik ucap Allesya melepaskan tangan Ken , Ken yang melihat antrean yang lumayan banyak tersenyum lega
"Yauda gausa" ujar Ken senang
"Ngga ngga apaan gausa , tungguin aja sini lagian es krim gue belum abis ni liat" ujar Allesya , ia duduk ditempat duduk yang sudah disediakan
Ken duduk disamping Allesya , ia melihat Allesya yang sedang memakan es krim
"Ngapain Lo? mau minta?" tanya Allesya ketika ia ditatap Ken terus
"Kagakk"
"Yauda gausa natap gue terus naksir ntar Lo sama gue"
"Dih najis" ucap Ken menjitak kepala Allesya
"KEN LO MAH" kesal Allesya membuat Ken tertawa puas
"Lo-"
"Loh kalian disini juga" ucap Senja tiba tiba datang dengan Galang disampingnya
"Hooh" jawab Allesya
"Ngapain?"
"Mau olahraga gue" jawab Allesya asal
"Ya mau naik itu lah pake nanya lagi Lo" kesal Allesya menunjuk komidi putar
Senja yang mendengar jawaban dari Allesya terkekeh , Senja duduk disamping Allesya
"Santuy dongg" ucap Senja
"Sayangg sini duduk" suruh Senja yang diangguki Galang
"Kayanya kita bakal jadi nyamuk deh sya" ucap Ken tengah menyindir Galang dan senja
"Iri bilang boss" ucap Galang
"Ndasmu" ucap Ken membuat Senja dan Galang tertawa
Selang beberapa menit menunggu akhirnya mereka bisa naik , Allesya dan senja didepan , Galang dan Ken di belakang mereka
"Ken keringet lo banyak banget dah takut Lo hah" ucap Galang dengan tertawa
"Diem Lo brisik" ucap Ken
Komidi putar mulai bergerak Senja dan Allesya tertawa lepas sedangkan Galang tengah kesal karena Ken berteriak kencang membuat kupingnya panas
"AAAAAA MAMIII" teriak Ken memejamkan matanya
"LO BISA DIEM G SI KEN KUPING GUE LAMA LAMA BUDEG GEGARA LO" kesal Galang
"Gabisa anjing ini serem banget" ucap Ken
"Cemen Lo"
"Katanya ngga takut " ejek Allesya dengan tertawa melihat kebelakang
"Bacot"
__ADS_1
Jawaban dari Ken membuat Senja,Galang,dan Allesya tertawa
Komidi putar akhirnya berhenti Ken langsung turun terlebih dahulu dan kebelakang diikuti Allesya, Senja dan Galang
"Haduh pala gue , pala gue pusing gue pengen muntah mana kresek , kresek mana" gopoh Ken membuat ketiganya menahan tawa
Senja mengeluarkan kresek hitam dari tas selempang nya dan memberikan ke Ken , Ken langsung lari menjauh
"Anjrott mukanyaa" Galang meledakan tawanya
"Sayang gabole gitu" ucap Senja namun ikut tertawa
"Lo ikut ketawa juga dodol" ucap Allesya
"Lagian sok sok an udah tau ngga bisa malah naik" ucap Galang geleng geleng kepala karena tingkah Ken
Tak lama ponsel Galang berdering mereka langsung diam
"Halo iya yah?"
"...."
"Iya abis ini udah pulang kok yah"
"...."
"Waalaikumsalam"
"Ayah?" tanya Senja, Galang mengangguk
"Sya gue pamit duluan ya ayah gue udah nelfon" pamit Senja yang diangguki Allesya
"Yoii ati atii" ucap Allesya
Allesya langsung mencari keberadaan Ken , ia mencari di kamar mandi umum dan tak lama pintu salah satu terbuka menampilkan wajah Ken yang basah karena air
"Udah muntahnya?" tanya Allesya menahan tawa
"Kalo ketawa , ketawa aja gausa ditahan" kesal Ken , Allesya langsung meledakkan tawanya
"Sok sok an si kalo gabisa bilang aja kek gausa dipaksain" ucap Allesya
"Tai" kesal Ken
"Yauda beli makan abis itu duduk duduk disana tuh" ajak Allesya diangguki Ken
"Lo lama amat makannya" kesal Allesya
"Dimsumnya enak jadi gue makan pelan pelan biar kerasa gitu" jawab Ken sedangkan Allesya memutar bola matanya
Allesya melihat sekitar dan dibelakang Ken ada dua orang yang tak asing , Ia menunggu kedua orang itu mengeluarkan suara
"Ini panas dodol yakali gue makan" ucap perempuan itu , Allesya kenal dengan suara itu ia langsung berdiri dan menghampiri kedua orang tersebut , Ken hanya melihat Allesya sekilas dan kembali fokus dengan makanannya , ia tidak peduli dengan tingkah aneh Allesya yang membuatnya pusing
"DORRR" teriak Allesya tiba tiba membuat dua orang di belakang Ken kaget termasuk Ken hampir tersedak dengan dimsum nya
"KAN BENER LO RA" ucap Allesya bangga karena tebakannya bener
"Tolol gue kaget" kesal Rara membuat Allesya tertawa
"Sialan Lo gue ampir mati keselek" kesal Ken melihat kebelakang
Allesya hanya tersenyum kuda seolah tidak melakukan kesalahan
"Ciee keluar sama Devan" goda Allesya membuat Rara malu
"Brisikk dia yang maksa" ucap Rara menunjuk Devan
"Halah tapi Lo mau kan?" ucap Allesya menaik turunkan alisnya
"Lo lama lama gue lempar pake sepatu dah sya ngeselin Lo" ucap Rara sedangkan Allesya masa bodo
"Pindah sini Lo" suruh Rara
"Ngga deh abis ini gue mau pulang soalnya"
"Biar ngga ganggu waktu kalian berdua biar cepet balikannya" lanjut Allesya melihat keduanya
"Lo mending cepet pulang deh sya dari tadi godain mulu" kesal Devan , Allesya hanya terkekeh
"Diusir gue , iya dah gue pulang"
"Ken Lo udah selesai belum makannya?" ucap Allesya menghampiri Ken
"Dah" jawab Ken membuang wadah dimsum ke tempat sampah dan kembali menghampiri Allesya
"Yauda kuy pulang diusir gue sama ni curut" ucap Allesya menunjuk Devan
__ADS_1
"Curut pale Lo!" nyolot Devan
"Gue pamit ya Ra , Lo jaga dia baik baik ada yang lecet sedikit gue potong leher Lo" ancam Allesya menatap Devan serius , Devan menegang ditatap Allesya dengan serius ia sebisa mungkin bersikap santai
"Buset tatapannya ngeri bener , Iyeee" jawab Devan
"Oke sip kita pulang" pamit Allesya meninggalkan Rara dan juga Devan diikuti Ken
...****...
"Cepetan gue tungguin didepan aja" ucap Ken melepaskan helm nya , Allesya mengangguk
Saat ini mereka ada di minimarket karena Allesya ingin membeli permen karet dan beberapa cemilan
Allesya masuk kedalam supermarket dan langsung mengambil 10 bungkus permen karet , ia berkeliling mencari beberapa cemilan , setelah beberapa menit ia selesai ingin membayar ke kasir namun ia melihat ada anak kecil perempuan ingin berusaha mengambil marshmellow namun tak sampai , ia tersenyum menghampiri anak kecil tersebut dan memberikan marshmellow
"Ini sayang"
"Makasi kakak cantik" ucap anak kecil itu
"Iya sayang , nama kamu siapa?" tanya Allesya tersenyum berjongkok menyamakan tingginya dengan anak kecil tersebut
"Melani kak" jawab anak itu
"Nama yang cantik kayak orangnya"
"Makasi kak , Kaka cantik siapa namanya?"
"Allesya sayang"
"Halo ka Allesya "
"Halo Melani" mereka berdua sama sama tertawa karena obrolan mereka
Tak lama ada seseorang datang menggandeng tangan Melani
"Melani kamu kakak cariin untung ngga ilang" ucap seseorang itu , Allesya kenal dengan suara itu ia langsung bangkit dan menatap orang itu
deg
Ternyata benar itu Alvino, mereka sama sama terkejut namun dengan cepat Allesya mengubah mimik wajah nya menjadi datar menatap orang yang ada didepannya
"Tadi Melani ngga bisa ngambil marshmellow ini terus sama kakak cantik ini bantu Melani" jelas Melani
"Sayang kakak pergi dulu ya" pamit Allesya menatap Melani dengan tersenyum , Melani mengangguk
Allesya melangkahkan kakinya menuju kasir namun dengan cepat Alvino memanggil Allesya membuat Allesya berhenti melangkah
"Apa? tenang aja adek Lo ngga diapa apain sama cewek rendahan ini kok" ucap Allesya menekankan kalimat rendahan , Alvino yang mendengar perkataan Allesya membeku sekejap
"Ngga , gue cuma bilang makasi udah bantu adek gue" ucap Alvino yang diangguki Allesya , Allesya melanjutkan langkahnya menjauh dari Alvino
"Kakak kenal sama kak Allesya?" tanya Melani menarik ujung baju Alvino
Alvino berjongkok dan tersenyum
"Iya sayang"
"Tadi ka Allesya mukanya kok kayak marah ya , beda pas sama Melani tadi" ucap Melani
"Apa ka Alvino jelek ya" lanjut Melani membuat Alvino terkekeh
"Melani mau apa apa lagi ngga? kalo ngga ayo kita bayar" ucap Alvino mengalihkan topik , Melani hanya menggelengkan kepalanya
"Yauda ayok ke kasir" ucap Alvino menggendong Melani
Allesya keluar dari minimarket tak berapa lama Alvino pun keluar dengan Melani
Allesya menghampiri Ken dengan membawa belanjaan nya
"Lama bener Lo ah" gerutu Ken
"Maaf maaf" ucap Allesya terkekeh
Alvino melihat Allesya dan Ken ia menatap datar mereka , ia memejamkan matanya mengontrol emosinya , Allesya dan Ken meninggalkan minimarket
"Itu yang sama ka Allesya , kakak kenal?" tanya Melani
Alvino menatap Melani dan mengangguk
"Itu pacarnya ka Allesya kah?" tanya Melani
"Kamu tau dari mana pacar pacaran bocil" ucap Alvino
"Kata bang Rey"
"Sialan tuh anak" gumam Alvino
__ADS_1
"Udah malem pulang yokk" ucap Alvino mengalihkan topik , ia memasuki mobil mendudukan Melani di sebelah nya dan meninggalkan minimarket