
...Selamat Membaca......
Keluarga Allesya saat ini sekarang makan bersama di ruang makan
"Queen itu susunya diabisin" perintah Nita
"Kenyang mah" ucap Allesya
"Queen" ucap Allen
"Iya iya" Allesya mengalah dan menghabiskan susunya
"Good girl"
Bunyi bell rumah membuat semuanya menoleh ke pintu utama
Nita dengan cepat berdiri dan membuka pintu , Nita melihat Alvino yang berdiri dengan tersenyum tipis
"Allesya nya ada Tante?" tanya Alvino dengan menyalimi tangan Nita
"Oh ada ada bentar ya tante panggilin , Ayo kamu masuk dulu" ucap Nita
Alvino duduk di ruang tamu melihat sekeliling rumah Allesya , ia melihat foto foto yang ada di dinding ruang tamu
Alvino terkekeh melihat Allesya dulu waktu kecil menurutnya sangatlah imut
"Udah lama?" Allesya datang tiba tiba dengan calon mertuanya
Alvino langsung mengalihkan perhatiannya menatap gadis cantik yang baru saja muncul
"Ngga"
"Mau minum dulu?" tawar Allesya , Alvino hanya menggeleng
"Bang kean mana?" tanya Alvino
"Ada didalam masih benerin rambutnya mau jemput calon pacar" ucap Allesya terkekeh , Alvino hanya mengangguk mengerti
"Al pamit sama Allesya Tante" pamit Alvino dengan menyalimi tangan Nita diikuti Allesya
"Iya hati hati" ucap Nita tersenyum
...****...
"Ngga bawa jaket?" tanya Alvino membuat Allesya bingung
"Ngga , kenapa?"
Alvino melepaskan jaket vegasnya dan memberikan ke Allesya
"Pake , lain kali bawa jaket juga buat nutupin paha Lo , gue gamau milik gue diliat orang lain" ucap Alvino datar
"Emang gue milik Lo?" tanya Allesya
"Abis ini jadi milik gue lagi"
"Kalo gue gamau?"
"Gamau tau harus mau"
"Dih maksa" sinis Allesya
"Bodo" ucap Alvino melajukan motornya menuju RHS
Alvino menarik tangan Allesya untuk memeluk dirinya , Allesya hanya diam tersenyum senang dan menikmati udara pagi jalanan kota
...****...
Kedatangan Alvino dan Allesya membuat murid murid RHS menatap keduanya , pasalnya mereka sudah lama tidak berhubungan lagi dan sekarang datang bersama ditambah Allesya memeluk Alvino
"Balikan lagi?"
"Kayaknya sih"
"AAAAAA AKHIRNYAA KAPALKU G KARAM"
"Mau aja si sama Allesya cewek gatel padahal"
"Ye mulut Lo , dari pada sama Lo?"
"Gue kira Allesya jadi sama Ken"
"Cocok buangett lohhh"
Begitulah omongan siswa siswi yang melihat kedatangan Alvino dan Allesya secara langsung
"Makasih" ucap Allesya turun dari motor Alvino , Alvino hanya mengangguk
"Jaket Lo" Allesya memberikan jaket Vegas ke pemiliknya
"Bawa dulu"
"Kenapa?"
"Males pake nya lagi" jawab Alvino , Allesya mengangguk mengerti
Mereka berjalan bersama , Allesya menatap muka Alvino dengan heran
"Gue kira Lo ngga jadi es batu lagi" ucap Allesya menatap muka datar Alvino
"Gue cair nya cuma sama Lo"
Allesya hanya mengalihkan pandangan ke yang lain menahan salting , Alvino tersenyum tipis karena tau Allesya berusaha menahan salting
"Al Lo ko ngikutin gue sih" kesal Allesya
"Kenapa?"
"Kelas Lo kan disana kenapa malah ngikutin gue!"
"Sengaja gue anterin sampe kelas Lo"
"Kenapa? gue ngga bakal nyasar Al"
"Takut jodoh gue digodain cowo lain" ucap Alvino
Ia kesal dengan Alvino sering kali membuat jantungnya berdegup tak karuan
"Terserah" capek Allesya
...****...
"Ihiww yang dianterin pangeran es nya" goda Rara yang melihat Allesya datang dengan Alvino didepan pintu , Allesya tak menanggapi omongan Rara
__ADS_1
"Gue ke kelas dulu , ntar istirahat gue kesini" ucap Alvino
"Ngga usah Al"
"Gue ngga nerima penolakan Sya"
"Iya deh iya terserah Lo" pasrah Allesya
"Pinter"
"Yaudah gue pergi" pamit Alvino mengelus kepala Allesya sebentar dengan lembut dan pergi dari kelas Allesya
Allesya langsung terduduk lemas didepan pintu kelas nya dengan memegang dada nya
"Oksigen woe oksigen" ucap Allesya
"Lebay , gaya Lo gitu amat" ucap Lea membuat Allesya terkekeh dan duduk ditempatnya
...****...
Jam istirahat telah tiba , sesuai dengan perkataan Alvino , ia saat ini sudah masuk kelas 11 IPS 1 ditemani dengan Satria,Devan,Bryan,Rey dan Tania
"Buset ngapain kalian kesini semua?!" heran Lea
"Mau nyulik lo" jawab Bryan asal
"Mata Lo!"
"Dua" jawab Bryan membuat Lea mendengus
Bryan kebelakang dan melihat lukisan lukisan yang ada di belakang
"Ayok" ajak Alvino , Allesya hanya berdiri dan mengangguk diikuti yang lainnya
"Woe" panggil Lea
Bryan langsung menoleh dan menatap Lea
"Wai woi wai woi gue punya nama ya!" ucap Bryan tak terima
"Suka suka gue lah mau panggil Lo apa kek"
"Haduh kalian diem bisa g si pusing dengernya" kesal Vani
Keduanya saling menatap sinis dan diam , Lea membalikkan badannya ke depan
Bryan melihat ada merah merah di rok Lea , mungkin Lea sedang datang bulan?
Saat semuanya mulai berjalan menuju kantin tiba tiba Bryan dengan cepat memeluk Lea dari samping
"Lo kenapa sih ah lepas" ucap Lea memberontak namun Bryan tidak melepaskan
"Kalian duluan aja gue masih ada perlu sama Lea" ucap Bryan
"Dih ogah gue laperr mau ngantinn" dengus Lea
"Ngikut gue duluu"
Allesya menatap jengah dua orang aneh itu
"Kalian kenapa si? Lo ikut dulu sama Bryan le, siapa tau dia ada perlu penting" ucap Allesya
"Nah denger tuh kata Allesya" ucap Bryan menyetujui
"Yauda iya! awas Lo lama" ucap Lea
"Mau ngomong apa?"
Bryan tak menjawab ia langsung memeluk Lea dari belakang membuat Lea kaget , siswa yang masih dikelas 11 IPS 1 menatap mereka heran
"Eh Lo mau ngapain?! jangan macem macem ya Lo sama gue!" ucap Lea
"Gue g nafsu sama Lo" jawab Bryan dan menggiring Lea untuk jalan
Disepanjang koridor mereka ditatap dengan penuh tanya dan heran membuat Lea malu
"Mau Lo apa sih satt bikin malu orang aja"
"Bacot uda ngikut aja" ucap Bryan menatap Lea
"Cantik juga ni anak" batin Bryan , Lea yang merasa ditatap langsung melihat Bryan
"Ni anak ngapain si ah aneh banget , tapi diliat liat ganteng juga si" batin Lea
Bryan dan Lea tersadar dengan pikirannya masing masing langsung membuang muka ke lain arah
"Gila Lo cewek crewet gini Lo taksir g banget" batin Bryan
"Amit amit ngapain gue tadi muji ganteng si , sadar le,sadarr" batin Lea menghela nafas
Bryan melihat UKS yang sudah nampak , ia langsung mempercepat jalannya membuat Lea susah mengimbangi nya
"Lo kenapa sih jatoh gue lama lama kalo gini" kesal Lea
"Ck ah Lo lama" ucap Bryan melepaskan pelukannya dan langsung menggendong Lea bridal style , entah kenapa jantung Lea berdegup kencang karena ulah Bryan
Saat sampai di UKS Bryan langsung menurunkan Lea
"Cepet ganti" ucap Bryan , Lea menatap Bryan penuh tanya
"Tamu Lo dateng" jawab Bryan seolah mengerti tatapan Lea
Lea yang mendengar jawaban dari Bryan langsung melongo dan memegang pantatnya
"Iya gue lupa" lirih Lea panik dengan bibir mungilnya bergetar , Bryan yang melihat bibir mungil Lea langsung menelan ludah kasar
"Tahan bry tahan" batin Bryan
"Yauda sana minta pembalut" suruh Bryan
Lea langsung kedalam dan meminta ke petugas uks
Tak lama Lea muncul menatap Bryan
"Stok nya lagi kosong Bry" ucap Lea dengan bibir yang masih bergetar seperti menahan tangis
"Mana gue lupa g bawa" ucap Lea
Bryan yang melihat Lea seperti ini langsung tak tega , ia menggendong lagi Lea
"Mau kemana?"
"Kamar mandi"
__ADS_1
Tak ada jawaban dari Lea , Lea hanya pasrah , kejadian itu tak luput dari pandangan siswa siswi yang berlalu lalang di koridor sekolahan
"Lo tunggu sini dulu bentar" ucap Bryan menurunkan Lea dan langsung berlari meninggalkan Lea menuju kantin
Bryan datang dengan nafas ngos ngos an membuat anggota Vegas dan peachys keheranan
"Kenapa Lo? Lea mana?" tanya Allesya
"Ada yang bawa pembalut ngga? gue minta" tanya Bryan
"Gue bawa sih di tas gue paling depan ambil aja" jawab Vani
"Ukuran rok nya Lea apa?" tanya Bryan sekali lagi
"M" jawab Allesya
Bryan mengangguk mengerti
"Kenapa sih Lo?" tanya Tania
"Lea bocor" ucap Bryan dengan berlari cepat
"EH BRYY KITA AJAA!" ucap Allesya yang tak dijawab oleh Bryan karena sudah pergi dari sana
"Cepet banget dah larinya" ucap Rara
"Tanda tanda ada couple baru nih abis ini" jawab Devan dengan terkekeh
"Maybe" ucap Vani
"Bukan maybe lagi tapi udah pasti" ucap Tania
...****...
"Haduh si Bryan lama amat ah" gerutu Lea
Tak lama Bryan datang dengan keringat bercucuran
"Nih pembalut sama rok"
"Lo dape-"
"Udah ntar aja ngoceh nya sekarang ganti aja dulu ah" kesal Bryan yang diangguki Lea
Lea keluar dengan bernafas lega dan memegang rok lama nya ditangan kirinya
"Udah?"
"Udah makasi" ucap Lea , Bryan hanya mengangguk
"Lo dapet dari mana semua tadi?" tanya Lea dengan berjalan diikuti Bryan
"Vani"
"Rok nya?"
"Beli di koperasi" jawaban dari Bryan membuat Lea melotot
"BERARTI LO TADI BOLAK BALIK DONG?!"
"Iyee"
"Ntar gue ganti deh maaf ngerepotin Lo"
"Ngga perlu"
"Kenapa?"
"Ngga papa , gitu aja tadi ngomel ngomel ih li mii ngipiin jingin micim micim yi li simi gii" ejek Bryan
"IH LO NGESELIN BANGET SI AH KAN GUE GATAUU" ucap Lea
"Ya makanya Leaaa lo itu ngga boleh berfikiran buruk dulu sama orang lainnn" ucap Bryan
"Iya iya gue salah" ucap Lea
Bryan dan Lea asik mengobrol dengan berjalan dan berpas pas an dengan Steven yang melihat mereka berdua
Lea langsung menggenggam tangan Bryan dengan tersenyum manis menatap Bryan , membuat Bryan heran
"Le" panggil Steven namun seolah tak mendengar panggilan itu , Lea menatap Bryan
"Iya sayangg aku laper banget dari tadi belum sarapan juga" ucap Lea
Bryan yang mengerti situasi langsung mengangguk dan terkekeh mengimbangi drama yang dilakukan Lea
"Nanti kita beli menu di kantin apapun yang kamu mau tuan putrii" ucap Bryan
"Makasi ayangg" jawab Lea
Setelah melewati Steven , Lea bernafas lega
"Nyaman banget kayaknya ya pegang tangan gue" sindir Bryan membuat Lea tersadar langsung melepaskan tangan Bryan
"Ngga usah geer Lo"
"Iyi iyingg iyi iyingg" ejek Bryan dengan tertawa puas
"BRYAN LO DIEM BISA G SI AH" kesal Lea
...****...
Setelah Lea ke kelas memasukkan rok nya di tas , Bryan dan Lea langsung menuju kantin
Lea meminum es Tania sampai habis tanpa melihat pemiliknya membuat Tania melotot
"Lea! Lea! ah itu minuman gue napa diabisin si gue kepedesann-!" panik Tania dengan keringat bercucuran
"Anjir mampus gue" ucap Lea tersadar dan hanya menyisakan es batu saja
Allesya yang melihat itu menahan tawa nya
"Ini minum punya gue" ucap Rey dan langsung meminum habis punya Rey membuat Tania lega
"Tan maaf tan gue haus banget dari tadi mana laper lagi" jelas Lea
Tania hanya menatap sinis Lea
"Tan maaf lah Tan" ucap Lea menggoyang goyangkan tubuh Tania
"Ck iya iya!" ucap Tania
"Ya jelas haus banget kalo ngga diingetin Tania tadi bisa aja gelasnya juga dimakan, orang dari tadi berduaan mulu sama Bryan" ejek Rara
__ADS_1
"Sotau Lo" kesal Lea
Yang lain hanya tertawa melihat Lea