Queennya Alvino

Queennya Alvino
Balapan


__ADS_3

...Selamat membaca......


Rara berjalan kaki menuju rumah nya ia baru saja membeli cemilan di minimarket dekat rumahnya , namun ia berhenti kala ada motor yang berhenti tepat didepannya


"Siapa si ni orang" gumam Rara


Orang tersebut turun dari motornya dan melepaskan helm , Rara langsung melototkan matanya kala melihat orang yang ada didepannya ini


"Steven" gumam Rara , ia menatap tajam Steven


"Ngapain Lo?"


"Santai dong judes gitu mukanya , gue cuma mau bilang gue bakal bikin Lea balik ke gue" ucap Steven tersenyum miring


"Pliis stev jangan mainin sahabat gue lagi" ucap Rara


"Gue cinta sama Lo Ra"


"GUE NGGA-! Jadi jangan maksa gue , apalagi Lo jadiin pacar sahabat gue sendiri demi Lo bisa deket sama gue itu bodoh tau ngga , Lea juga punya perasaan" kesal Rara


Flashback on


Tiga sahabat yang masih kelas 9 SMP saat ini ada di taman , Lea mengejar Steven ingin mengambil topi barunya dari tangan Steven


"STEVEN BALIKIN NGGA?!" teriak Lea


Steven hanya tertawa sesekali melihat ke belakang mengejek Lea , Sedangkan anak yang duduk dibangku taman tertawa melihat kedua sahabat nya , Rara


Lea fokus mengejar Steven sampai tak sadar ia jatuh karena tersandung batu


"AKHHH" teriak Lea


"LEAA!" kaget Rara langsung menghampiri Lea


Steven yang melihat Lea terjatuh langsung berhenti berlari dan menghampiri Lea dan Rara. Lea menangis memegang lututnya yang luka sedangkan Rara fokus menenangkan nya


"Sakit hiks Steven nakal banget" ujar Lea menangis memegang lututnya , Steven panik ia langsung membeli hansaplast di toko terdekat dan langsung kembali


Steven berjongkok meniup lutut Lea dan menempelkan hansaplast , Lea berhenti menangis dan melihat Steven dengan jarak yang sangat dekat , jantungnya berdegup kencang ia salah tingkah karena perlakuan Steven


Steven memijit kaki Lea dan menatap Lea


"Maaf , udah ngga sakit kan?" tanya Steven


Lea mengusap air matanya dan tersenyum mengangguk , Rara membantu Lea berdiri dan duduk dibangku taman


"Lo sih jail si Lea jadi jatoh kan" kesal Rara menatap Steven


"Iya deh maaf abisnya seru" ucap Steven memberikan topi Lea ke pemiliknya


...****...


"Loh Lea mana?" tanya Rara karena ia disuruh untuk menemui Steven


"Sengaja ngga gue panggil"


"Kenapa?"


"Gue mau ngomong serius sama Lo"


"Ngomong apa? sok sok an serius lo" ucap Rara dengan terkekeh


"Gue udah lama suka sama Lo Ra" perkataan dari Steven membuat Rara membeku ditempat , ia tidak mau membuat Lea kecewa karena hal ini


"Em maaf Stev tapi gue ngga ada rasa sama Lo"


"Kenapa? Apa karena Lea?" ucapan Steven membuat Rara terkejut kembali


"Dari mana Lo tau?"


"Gue udah tau dari dulu dia suka gue , cuma gue diem"


"Terlepas soal Lea , gue emang beneran ngga ada rasa sama Lo Stev , gue nganggep Lo sahabat dari kecil sama kayak Lea ngga lebih dari itu , maaf" tolak Rara secara halus


"Gue bakal berjuang buat dapetin Lo Ra" ucap Steven sungguh sungguh menatap Rara dalam , Rara hanya diam ia bingung


Sejak kejadian itu Rara mulai menjaga jarak dengan Steven ia tidak ingin bertengkar dengan Lea hanya perkara cowok , Setiap mereka ingin berkumpul Rara selalu tidak bisa karena beralasan sibuk , Lea merasa aneh dan bertanya yang sebenarnya terjadi namun Rara selalu menghindar dari pada menjawab pertanyaan dari Lea sampai capek sendiri


Suatu waktu ketika mereka sudah SMA, Steven menyuruh Rara menemui nya kembali


"Ada apa?" tanya Rara datang tanpa basa basi


"Lo kenapa ngejauh dari gue Ra"


"Lo pasti udah tau jawabannya Stev gue pengen Lo lupain gue"


"Gue cinta sama Lo"


"Gue mohon Stev perasaan gabisa dipaksa gue beneran ngga bisa suka sama lo"


Rara meninggalkan Steven namun langkahnya terhenti kala mendengar perkataan dari Steven


"Liat aja gue bakal ngelakuin apapun supaya gue bisa deket sama Lo"


Ucapan Steven selalu terngiang di otak Rara semalaman


Keesokan harinya Lea datang dan memeluk Rara membuat Rara terkejut


"Eh apanih? Lo kangen yak sama gue baru juga sehari ngga masuk lo" tanya Rara


"Yee geer Lo , Gue ditembak Steven kemarin malem AAAAAA" ucap Lea dengan senang membuat Rara terkejut


"Terus terus tau ngga?! Katanya tuh dia udah suka sama gue dari lama , dia takut gue diambil yang lain soalnya cowo cowo RHS pada sering ngelirik gue jadinya dia nembak gue deh takut keduluan yang lain" jelas Lea , ia menatap Rara yang diam tak berkutik


"HEH! Lo ngga suka gue jadian sama Steven?" tanya Lea penuh selidik


"H-Hah?! Apaan si ya suka lah kan sahabat gue ini akhirnya perasaannya terbalaskan selama bertahun tahun lama nya ya kannn" ucap Rara dengan tertawa memeluk Lea


"Maafin gue karena gue gabisa jadi sahabat yang baik buat Lo le" ucap Rara dalam hati


Sejak Lea jadian dengan Steven , Steven sering main ke RHS hal itu membuat Steven bisa dekat dengan Rara kembali


Sampai dimana Devan dan Rara jadian dan sering melihat Rara tertawa dengan Devan membuat Steven sakit hati dan cemburu ia langsung pindah ke luar negeri tanpa kabar


Flashback off

__ADS_1


"Padahal gampang Lo mau sama gue , gue ngga bakal gituin Lea "


"PLIIIS STOP JADI GILA STEV GUE UDAH PUNYA DEVAN"


"GUE BAKAL BUNUH DIA"


"LO OBSESI BUKAN CINTA SAMA GUE NGERTI!"


Rara langsung pergi menjauh dari Steven , namun tak lama Steven melingkarkan tangannya dileher Rara dan membisikkan sesuatu ditelinga nya


"Mau ngga mau Lo bakal punya gue besok babyy" bisik Steven tepat ditelinga nya membuat Rara merinding , Steven ingin mencium leher Rara dengan cepat Rara langsung menghempaskan tangan Steven dari leher nya dan langsung berlari menjauh


"Brengsek Lo" umpat Rara


"Lo bakal jadi milik gue gimana pun caranya Ra" ucap Steven melihat Rara berlari menjauh darinya


...****...


Allesya mengendarai motor nya menuju markas Vegas , ia bosan di rumah jadi ingin main kesana


Allesya sampai di markas Vegas , ia mengernyit heran kenapa markas sepi tak seperti biasanya


"Kemana semua orangnya? ko sedikit gini" tanya Allesya ke pria bertubuh gempal


"Oh Allesya , mereka ke arena balapan udah dari tadi" jawab pria itu


"Hah?! tumben amat dah rame rame , kondangan disono?"


"Yakali! Mereka pengen liat Leon yang udah bangun dari sekaratnya" jawab Pria itu membuat Allesya terkejut sesaat


"Oh udah bangun si Leon , Lo kok kagak ikut dah?"


"Kagak males gue , sekalian jaga jaga juga disini siapa tau ada penyerangan"


Allesya hanya menganggukkan kepalanya paham


"Yauda dah gue kesana dulu yak"


"EH EH MO NGAPAIN LO?!" cegah pria itu


"Mo main main bentarann doangg"


"Bahaya sya"


"Dibilangin mau main main doang"


"Masalah nya nih ye Lo tuh main mainnya tuh bukan sembarang main main sya ntar kalo-"


"SSST SSTT mending Lo diem dehh" ucap Allesya menempelkan jari telunjuk nya ke bibir pria itu


"Dah ya gue mau pergi" pamit Allesya menghidupkan mesin motornya dan menjauh dari markas Vegas


"Ngapain juga gue bilangin Allesya yak , batu ya batu" dumel Pria itu


...****...


"Dateng juga kalian gue kira kagak dateng" ucap Xabiru terkekeh


"Bacot! kita bukan pengecut kek kalian" jawab Rey


"Jaga ucapan Lo ya!"


"Ya apa!" ucap Xabiru ingin menghajar Rey namun dicegah oleh Leon


"Bocil betingkah" kata Xabiru


"Siap sipaling kakek" perkataan dari Rey membuat anggota Vegas tertawa , Xabiru menahan malu dan emosi


"Udah lama gue kagak liat wajah Lo Rio udah siap lawan gue lagi?" ucap Leon dengan memandang Rio rendah


"Gue juga udah lama nungguin samsak gue bangun" ucap Rio dengan terkekeh


Sedangkan Alvino hanya menatap tajam anggota Fardox


"Tujuan Lo manggil kita itu apa? Mau dijadiin samsak lagi kayak waktu itu?" ejek Kean membuat Leon ingin meledakkan emosinya


"Heh bisu! Ngomong kek Lo" ucap Bara menatap Alvino sedangkan yang ditatap menatap tajam Bara


"Bacot" ucap Alvino


Suara deru motor membuat perhatian mereka teralihkan , ia menatap seorang gadis turun dari motornya dan melepaskan helm nya , ia menyugar rambutnya kebelakang menatap mereka santai


"Allesya" gumam mereka


"Iya apa babu?" jawab Allesya enteng membuat mereka mendengus kesal


"Ini adek gue ngapain dah ah bikin repot aje" gerutu Kean


Allesya menghampiri mereka dan menatap Leon


"Ngapain bangun? mending tidur lagi deh, Lo kalo bangun g guna soalnya" ucap Allesya membuat Vegas terkekeh


Leon tersulut emosi ia maju mendekati Allesya namun Bara mencegah nya


"Jangan bos dia cewek" ucap Bara yang sebenarnya tidak ingin terjadi apa apa dengan Allesya


"Cih kenapa kalo cewe?! Lo ngerendahin gue?" ucap Allesya menatap tajam orang yang ada didepannya ini


Bara tersenyum miring karena mempunyai ide


"Iya!"


"Mau Lo apa?"


"Balapan" jujur Bara rindu Allesya dulu yang suka balapan dengannya , dan mengejek dirinya ketika ia kalah


"Ay-"


"NGGA! gue aja!" selat Alvino , Allesya menatap kearah Alvino ia kesal dengan cowok itu


"Lo ngga usah ikut campur"


"Ngga peduli" ucap Alvino


"Lo kenapa sih bro Allesya nya aja mau , takut amat Lo" sinis Bara dengan terkekeh

__ADS_1


"Ngga usah banyak bacot ayo sekarang" ucap Allesya


"Kalo Lo menang gue jadi milik Lo , kalo Lo kalah motor Lo buat gue" tantang Allesya santai membuat anggota Vegas terkejut


"LO JANGAN GILA SYA!" ucap Megan


"Adek gue gini amat si ah" kesal Kean


"Cuma main main doang dikatain gila huh sialan Lo gan" ucap Allesya


"Bener Lo?" tanya Bara ia menganggap ini adalah suatu kesempatan yang berharga buat memiliki Allesya


"Iya sayangg" genit Allesya membuat Alvino kesal


"Ngga!" ucap Alvino mencegah Allesya memegang tangan Allesya


"Kenapa sih ah Lo gausa ikut ikut ini urusan gue"


"Ngga sya!"


"Lepas ngga!"


"Ngga!"


"Gue bakal marah dan ngga mau ketemu Lo lagi" ancam Allesya membuat Alvino melepaskan tangan Allesya


"OKE!" final Alvino


Allesya dan Bara menaiki motornya masing masing dan memasang helm nya , sorakan demi sorakan semakin meramaikan tempat itu


"1"


"2"


"3"


Hitungan ketiga Bara sudah melesat menjauh dari sana sedangkan Allesya tetap santai merapikan rambutnya


"Sya cepetan!" ucap Devan


"SYA LO JANGAN GILA GINI BISA NGGA SIH" gemas Liora


"Kak gue pinjem kuncir Lo dong gerah gue nih" ucap Allesya menatap Liora membuat semuanya melongo


Liora dengan cepat melepaskan kuncir nya dan langsung memberikan ke Allesya


"Cepetan nguncirnya!"


"Sya Lo ah gasuka gue"


"Dek Lo jangan suka bikin orang panik deh" kesal Kean


"Iye iye ah bawel amat kalian" ucap Allesya memasang helm nya dan melesat menjauh dari sana


Bara melihat kebelakang di spionnya tidak ada Allesya , ia tersenyum puas


"Abis ini Lo milik gue sya" ucap Bara


Saat Bara ingin mendekati garis finis , Allesya dengan cepat menyusul dan langsung mendahului Bara membuat Bara kalah


"AKHHH SIALL" kesal Bara memukul motornya


Anggota Vegas bersorak kemenangan


"AH ADEK GUE EMANG KERENNYA GAADA OBENG LAH" ucap Kean


Alvino bernafas lega kala Allesya menang , Allesya menatap Bara yang tengah ingin meledakkan emosinya


"Masa kalah sama cewe si?" ejek Bryan


"Payahh" ucap Leon tengah menahan malu


"Mana kunci motor cepet!" ucap Allesya , Bara melempar kunci motor ke arah Allesya , yang langsung ditangkap oleh Allesya


"Makasih sayang" ucap Allesya dengan terkekeh , Alvino yang geram langsung menutup bibir mungil Allesya dengan tangannya


"Cabut!" suruh Leon


Anggota Fardox meninggalkan arena balapan dengan perasaan malu


"WUIH GILA KECE LO SYA" puji Rey


Allesya menghempaskan tangan Alvino dari bibirnya


"SESEK TOLOL" ucap Allesya , Alvino langsung menepuk pelan mulut Allesya


"Mulutnya" ucap Alvino


"DANI MANA DANI!" teriak Allesya mencari Dani


"ADA DISINI SYAA!" ucap Dani mengangkat tangannya


"Tangkap yak gue lempar" ucap Allesya membuat Dani mengangguk dan langsung menangkap kunci motor yang Allesya lempar


"Buat apa sya?" tanya Dani


"Buat Lo"


"HAH LO NGGA BECANDA KAN?!" tanya Dani


"Kagak ambil aja" ucap Allesya santai


Dani menghampiri Allesya ingin memastikan


"Ini beneran Lo ngasi ke gue?" tanya Dani ia adalah anggota Vegas yang bisa di bilang dari keluarga yang sederhana , ia tidak punya sepeda motor seperti yang lainnya , ketika kumpul Dani sering nebeng ke anggota Vegas , orang yang ceria dan juga sangat pandai bersyukur membuat ia disukai orang orang , kecerdasan dalam dirinya membuat dia bisa sampai mendapatkan beasiswa untuk bisa masuk RHS , jika kalian mengira anggota Vegas hanya menerima orang orang kalangan atas , itu salah besar! Vegas tidak memandang itu begitupun anggota Peachys .


"Iye Lo kagak mau yauda sini" ucap Allesya


"Eh ngga ngga hehehe ya mau lahh apalagi ini keluaran terbaru" ucap Dani


"YE SHY SHY DOG LO" ucap Baron


"Malu malu kucing bego!" ucap Devan


"Makasi ya sya!" ucap Dani , Allesya mengangguk

__ADS_1


Alvino yang melihat itu semua kagum dengan Allesya , Allesya yang tau ia dari tadi ditatap Alvino seolah tak peduli dan cuek


"Ni orang bisa ngga si ngga bikin jantung jedag jedug" gumam Allesya


__ADS_2