Queennya Alvino

Queennya Alvino
Steven


__ADS_3

...Selamat membaca......


"Syaa-!" panggil Varo menghampiri Allesya di lorong sekolahan


"Napa?" tanya Allesya menaikkan satu alisnya


"Tolongin gue dong ambilin buku PPKn satu kelas terus abis itu kasih ke Bu Yati di kantor , gue abis ini rapat khusus ketua kelas ni"


"Napa gue dahh"


"Kan gue ketemu nya Lo dodol" jawab Varo


"Iye dahh" ucap Allesya


"Thanks sya" ucap Varo berlari


...****...


"OYY KATA PAK KETU DISURUH KUMPULIN BUKU PPKN CEPETANN" teriak Allesya didepan papan tulis


"Gue belum ngerjain elahh" ucap Lino


"Ya cepet kerjain gue kasih waktu 15 menit dahh" ucap Allesya


"Contekin kek" ucap Lino


"Kerjaan Lo nyontek mulu" sinis Rara


"Suka suka gue dong"


"Malah ribut , ambil buku gue di dalem tas noh cepetan kerjain" mendengar perkataan Allesya , semuanya langsung menuju bangku Allesya , Rara yang duduk dibelakang bangku Allesya langsung membuka tas Allesya dan mengambil buku PPKn


"YEE TADI NGATAINN SEKARANG MALAH IKUT NYONTEK JUGA" kesal Lino


"Hehehe kalo ada yang nyontekin ngapain nolak , rejeki" ucap Rara


Sekelas menyalin jawaban dari buku Allesya ditempat Rara , hanya ada beberapa saja yang selesai mengerjakan di rumah , mereka termasuk tergolong anak anak yang rajin


...****...


Allesya berjalan menuju ruang guru dengan membawa beberapa tumpukan buku


"Haduh berat amat anjrott mana si Lino tadi kagak mau bantu lagi ah elah" gerutu Allesya ia berjalan pelan pelan dengan sedikit kesusahan


brak


Buku buku yang Allesya pegang berserakan dilantai , Allesya memegang lututnya yang nyeri


"Aduh ssst Lo kalo jalan tuh matanya dipake" ucap Allesya berdiri melihat siapa yang menabraknya , ternyata yang menabrak nya Alvino


"Maaf" ucap Alvino


Allesya tak mempedulikan kata maaf dari Alvino ia mengambil buku buku yang ada dilantai dengan meringis , Alvino jongkok dan membantu Allesya


"Ngga usah gue bisa sendiri" cegah Allesya


"Gue tetep bantu" Allesya diam karena percuma orang yang ada didepannya ini keras kepala


...****...


"Ntar main yokk" ajak Lea tiba tiba , Rara dan Vani yang tadinya sibuk memainkan ponselnya langsung mematikan ponselnya


"Yokk gimana kalo nginep?" tanya Rara


"Ide bagusss si uda lama juga kita ngga gitu" ucap Vani , Lea mengangguk tanda setuju


"Ntar kita nunggu Allesya nya mau atau ngga" ucap Rara


"Ini jamkos ngga si gurunya dari tadi kagak dateng" tanya Lea


"Katanya Allesya tadi Varo bilang ada rapat ketua kelas mungkin gegara itu" timpal Vani


"Napa kagak dipulangin dahh"


"Kagak tau tanyakan pada rumput ya bergoyang" jawab Rara asal yang dihadiahi lemparan kripik dari Lea


...****...


Alvino berdiri memegang beberapa buku buku


"Mau dianterin dimana?" tanya Alvino


"Bu Yati kantor" jawab Allesya singkat , Alvino mengangguk ingin pergi dari sana


"Lo mau kemana? gue aja siniin bukunya"


"Ngga"


"Serah Lo" kesal Allesya


"Lo tunggu sini , jangan kemana mana" ucap Alvino


"Ngapain?"


"Duduk dulu aja" ucap Alvino melenggang pergi


Allesya kesal ia duduk ditempat duduk sekitaran sana. Selang beberapa menit Alvino kembali dengan membawa kotak P3K , ia melihat Allesya sedang memainkan ponselnya , Alvino duduk disebelah Allesya , Allesya menatap heran kotak P3K


"Buat lutut Lo" ucap Alvino seakan tau apa yang Allesya fikirkan


"Ngga usah" tolak Allesya


Alvino seakan tidak mendengar penolakan dari Allesya , sesuai dugaan Allesya


Alvino berjongkok dan mengobati lutut Allesya


"Sssh Lo bisa ngobatin ngga si , pelan pelan , sakit banget anjing" ucap Allesya ingin membalas apa yang Alvino lakukan dulu , Alvino sesak , ia teringat saat perlakuan ia ke Allesya mengobati dirinya dulu di UKS , ternyata rasanya sesakit ini


"Iya ini pelan" ucap Alvino


Alvino selesai mengobati lutut Allesya ia membereskan semuanya dibantu Allesya


"Makasih gue pergi" ucap Allesya beranjak pergi meninggalkan Alvino


"Ternyata Lo dulu sesakit itu ya sya?" ucap Alvino dalam hatinya


...****...


"Sya ntar nginep kuyy" ajak Lea , saat ini mereka berempat sedang ada dikantin karena masih jamkos


"Ayo aja , rumah siapa?"


"Rumah gue gimana ortu gue lagi liat perkembangan bisnisnya yang ada diluar negeri jadi rumah cuma ada gue sama bibi" ucap Lea


"Boleh tuh" ucap Rara


Cek cek ! Pemberitahuan Sehubungan dengan kegiatan rapat guru , OSIS dan juga ketua kelas , diperkenankan agar siswa-siswi Ragantara high school untuk pulang lebih awal. OSIS harap berkumpul di lobby sekolah ! terima kasih !


"YESSS" ucap Lea kegirangan ditempat


"Yok kelas" ajak Rara


"Bentarr gue bayar ni dulu" ucap Allesya diangguki ketiganya


"Yokk" ajak Allesya

__ADS_1


...****...


"MOMM AKU BERANGKATT" pamit Rara memasang sepatunya


"IYAA SAYANG ATI ATII" ucap Eka mommy Rara


Rara melajukan mobilnya menuju rumah Lea , Ia melewati rumah seseorang yang ia kenal dulu, sekarang lama tak ditempati , namun ia melihat ada dua orang yang sedang mengobrol di depan rumah itu


"ngga , ngga mungkin dia balik lagi" gumam Rara ia memelankan gas mobilnya ingin memastikan apakah itu orang yang Rara fikirkan , Saat orang itu melihat jalanan sontak Rara menutup kaca mobil nya dan terkejut ternyata benar dugaannya


"Stevan" gumam Rara meninggalkan rumah itu


"Ngapain dia balik lagi si anjing" kesal Rara melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah Lea


...****...


"Eh liat film horror terbaru kuyy" ajak Allesya , mereka saat ini sudah berkumpul dikamar Lea


"Bentar bentar bikin mie dulu abis itu maskeran baru deh nobarr" ucap Lea disetujui semuanya , sedangkan Rara diam melamun membuat Lea heran


"Lo kenapa Ra?"


"RAA" teriak Lea di kuping Rara membuat Rara terkejut


"Apaansi anjing" kesal Rara


"Ngelamun bae kenapa Lo?" tanya Allesya


"Ngga" bohong Rara


Lea hanya geleng geleng kepala


"Bentar gue panggil bibi dulu" ucap Lea hendak memanggil pembantu rumahnya namun dicegah oleh Vani


"Kita bikin aja sendiri di dapur biar makin seru , lagian ini udah malem ntar ganggu bibi tidur" ucap Vani disetujui yang lain


"Yauda dehh ayok"


"Gue rebus air dulu" ucap Vani


"Le mi cup nya ada dimana?" tanya Rara


"Tempat biasa" jawab Lea


"Bikin mie sama toppoki enak deh keknya gue mau beli ke minimarket dulu yak" ucap Allesya


"Eh ngga usahh , disini ada kok" ucap Lea


"Yauda dehh"


Mereka memasak rame rame sesekali becanda


"Loh non ko ngga bangunin bibi?" ucap Bibi tiba tiba datang


"Ngga papa bi "


"Mau dibantuin ngga non?" tanya Bibi


"Ngga usah bi gapapa" ucap Lea


"Yaudah bibi ke kamar mandi dulu abis itu lanjut tidur ya non" pamit Bibi


"Iya bi"


...****...


"Ini film horror apa komedi sii jgn sampe masker gue retak" ucap Allesya dengan menahan tawa


"Masih permulaan mungkin siapa tau ntar akhir akhir serem" ucap Lea


"Kannn bener akhir akhir serem" ucap Lea setelah selesai melihat film horror tersebut sampai tamat


"Iya untung liatnya rame rame" ucap Allesya


"Gue cuci muka duluan yak" ucap Vani diangguki ketiganya


"Besok kalo ganti cat rambut gimana?" tanya Lea


"Ayok sekalian ngemall" ucap Rara


"Gimana perkembangan Lo sama Devan Ra?" ucap Allesya


"Ngga gimana gimana" jawab Rara


"Affah iyah kids"


"Kamu nannyakk?"


"Ngga waras ni dua orang" ucap Vani membuat semuanya tertawa


...****...


"Bakti sosial nya kapan kita?" tanya Revan


"Besok minggu" jawab Satria memakan kacang rebus


"Yaelahh padahal gue udah ngajak jalan Nisa" ucap Revan


"Nisa mulu Lo"


"Bodo amat"


"Eh Peachys kan ngadain bakti sosial juga , mereka udah ngga bulan ini? kalo belum digabung kan enakk" celetuk Sinyo


"LO TUMBEN PINTERR IYA GITU AJA NGGA SI" heboh Revan tiba tiba


"Lama lama gue lempar sepatu kena muka Lo , gue ampir kesedak gegara kaget anjir " kesal Rey


"Ya maapp"


"Bentarr , nanya siapa?" tanya Liora


"Freya lah kan ketuanya" jawab Baron


"Oiya bentar gue chat" ucap Megan


"Eh biar gue aja yang chat" selat Kean


"Lo kenapa ngebet deh bang" ucap Bryan jail


"Kepo Lo"


...****...


Vani membuka pintu kamar Lea , Ia selesai joging di sekitaran perumahan Lea


"Yaampun belum pada bangun juga" gumam Vani


Vani membuka gorden kamar Lea sehingga sinar matahari mulai masuk kedalam kamar Lea membuat ketiga orang yang sedang tertidur pulas terusik


"BANGUN UDA PAGI " teriak Vani menggoyang goyangkan Allesya,Rara dan Lea


Allesya , Rara dan Lea duduk dengan mata yang masih terpejam


"Yaelah hari libur juga" ucap Rara

__ADS_1


"Kita tunda aja cat rambutnya , Kata Freya bakti sosial sekarang gabung sama Vegas" ucap Vani membuat semuanya melotot


"HAHH?!"


"Biasa aja elahh" ucap Vani


"Dadakan amatt"


"Kemarin udah diskusi di grup cuma kalian tidur duluan" jawab Vani


"Gue mandi dulu ya , beresin kasur nya , ngga beres pas gw udah selesai awas kalian" ancam Vani masuk kamar mandi


"Iye bawell" jawab Allesya


...****...


Saat ini anggota Peachys dan Vegas berkumpul jadi satu di markas Vegas karena sesuai rencana kemarin malam mereka akan mengadakan bakti sosial bersama


Allesya tengah memainkan ponselnya , ia tengah chattingan dengan Ken di sofa , ia terkekeh karena lawakan garing dari cowok itu , Alvino melihat Allesya heran sedari tadi


"Napa Lo senyum senyum sendiri?" tanya Senja heran melihat Allesya


Pertanyaan dari Senja membuat anggota Peachys dan Vegas melihat Allesya bersamaan


"Hahh? ngga ini si Ken tolol banget dahh" jawab Allesya tertawa melihat ponselnya , mendengar jawaban dari Allesya , Alvino mendengus kesal


"Panas bang?" tanya Revan pelan dengan terkekeh , Alvino langsung menatap tajam Revan membuat Revan meneguk ludah nya kasar


"Santuy boss santuyy" ucap Bryan menenangkan


"Nihh makanannya datengg" ucap Megan keluar dari dapur membawa beberapa makanan disusul dengan Freya


"Watduhh asikk masih anget anget ni enak!" ucap Bisma langsung mengambil martabak telur satu potong dan melahapnya


"EHH" kaget Megan


"Hah hahh nanaaas" Bisma merasakan dimulutnya panas ia langsung meminum es teh dengan cepat


"Tolol seharusnya yang paling bawah tuh yang anget Lo sih" ucap Lea


"Ehh ini si Ken mau ikut juga gapapa kah?" tanya Allesya tiba tiba


"Gapa-"


"Ngga!" Alvino menyelat perkataan Rio


"Watduh watduh ada yang jealous nii" seru Devan sedangkan yang lainnya terkekeh


Allesya menatap Alvino kesal dan kembali duduk di sofa , Alvino menatap Allesya dengan senyum puas


"Ayok berangkat cuyy ke jalanan keburu ujan ini udah mendung" ucap Lea


"Iya juga ya" ucap Rara melihat langit dari jendela


...****...


"Anggota Peachys kalo bawa mobil semua ntar diparkirin dimana? kalo dijalan macett" ucap Sinyo


"Iya yaa"


"Di bonceng aja sama anggota Vegas" ucap Revan jail menatap Nisa , Nisa melihat Revan langsung memutar bola matanya malas


"Yee kesempatan Lo mau sama Nisa kan?" sinis Senja , Revan hanya terkekeh


"Gue sama Freya ya!" ucap Kean


"Lah terus gue sama siapa bang?" tanya Allesya


"Alvino noh"


"Ngg-"


"Naik!" perintah Alvino dengan nada yang tak bisa dibantahkan , Allesya mendengus dan naik ke motor Alvino


Semua berangkat menuju lokasi , Alvino melajukan motornya dengan tiba tiba membuat Allesya kaget spontan memeluk Alvino , selang beberapa menit ia sadar dan menjauhkan dirinya dari tubuh Alvino


"Sorry sorry gue kaget" ucap Allesya , Alvino hanya mengangguk


"Gue padahal pengen dipeluk kayak dulu sya" gumam Alvino


...****...


"Ngapain berhenti?" tanya Lea heran karena Bryan berhenti didepan WC umum yang ada dipinggiran jalan


"Bentar kencing dulu gue"


"Yaelah cepetann!" kesal Lea


Selang beberapa menit Bryan kembali , Lea menatap Bryan kesal


"Gue aja yang nyetir nyusul mereka banyak iklannya kalo sama Lo ah" ucap Lea


"Emang Lo bisa?" ejek Bryan


"ENAK AJA LO NGEJEK GUE?!" ucap Lea


"Buruan naik deh sebelum gue tinggal disini Lo" lanjut Lea


"Iye iye elah yang punya motor siapa yang ngatur siapa" dumel Bryan


Lea melajukan motor Bryan dengan kecepatan di atas rata rata , menyalip kendaraan yang lewat


"DASAR CEWEK GILAA!"


"AAAAAA LE GUE GAMAU MATI MUDAA GEGARA LO YA!" ucap Bryan


"Tadi Lo ngebut juga tolol" dengus Lea tetap fokus menyetir


"TAPI GUE TAKUT KALO DI BONCENG CEWEE NGEBUT GINII"


"brisik diemmm" ucap Lea , Bryan memeluk Lea erat


...****...


Anggota Vegas dan peachys sampai lokasi , Rara melihat sekitar merasakan ada yang aneh


"Lah Lea sama Bryan belum dateng?" tanya Rara membuat semua nya sadar


"Iya juga padahal tadi bareng berangkat nya" timpal Vani


"Alah palingan juga berduaan lagi pedekate mungkin" ucap Sinyo


Tiba tiba Lea dan Bryan datang , Lea mengerem mendadak dan mematikan mesin motor , ia membuka helm nya dan merapikan rambutnya , Sedangkan Bryan tetap memeluk Lea dengan erat tak sadar sudah sampai , Mereka menatap dua orang tersebut dengan heran


"Ini gue ngga lagi di dunia terbalik kan ya?" tanya Revan


"WOE BANGGG" teriak Raja tepat di telinga Bryan membuat Bryan terlonjak kaget dan sadar


"Kaget gue anjrot" Bryan menjitak kepala Raja dan turun dari motornya , melepaskan helm , rambut nya agak berantakan , ia sempoyongan seperti orang mabuk , membuat semuanya tertawa


"Pen muntah gue pusing banget" ucap Bryan , Ia teringat dengan Lea dan menatap Lea


"Gila Lo untung kagak mati muda beneran gue " kesal Bryan membuat Lea tertawa


"Kenapa malah Lo le yang nyetir?" tanya Allesya

__ADS_1


"Panjang ceritanya udah lah yok mulai" ucap Lea turun dari motor dan melemparkan kontak motor Bryan ke pemiliknya


__ADS_2