
...Selamat Membaca......
Kringgg...
"Ck , brisik banget"
Prang!
"Astaghfirullah Queen! Udah berapa jam weker yang kamu pecahin!" teriak Nita yang membuat Allesya terkejut
"Hehehe abisnya tuh bunyinya brisik banget kan tidur aku terganggu" ucap Allesya dengan menguap membuat mamanya menggeleng pusing dengan putrinya ini
"Sekarang kamu cepet mandi! Kalo ngga mama cabut semua fasilitas kamu" ucap Nita
"Ck, mamah mah gitu nganceman , ck iya iya ini mandi " ucap Allesya dengan berjalan sempoyongan menuju kamar mandi
"Cepetan mandinya abis ini kamu telat!" teriak Nita.
"iya iya ma" jawab Allesya dari kamar mandi.
...****...
"Morning papaku, mamaku , abangku yang burik!" teriak Allesya menuruni tangga dengan tersenyum manis
"Jangan mulai deh lo!" ucap Kean yang tak dihiraukan oleh Allesya
"Dek"
"Hm?"
"Kayaknya gue ngga bisa nganter lo , gue ada urusan buat kepentingan besok lomba basket" ucap Kean dengan santai
"Lah terus gue gimana dong" ucap Allesya dengan memakan roti nya , mobil Allesya sedang diservis dibengkel, dan ia sedang malas menggunakan motor, maka dari itu ia nebeng abangnya
"Gue telfon Alvino aja ya?" tanya Kean
"Wuihh mau mauu, make nanya lagi segala buat Al mah iya aja" ucap Allesya dengan senang yang membuat keluarga nya memutar bola matanya malas , memang mama dan papa nya sudah tau perihal Allesya suka dengan Alvino karena mulut Kean yang bocor perlu ditambal dengan cat No drop lah penyebabnya
"Yaudah gue berangkat duluan , gue barusan chat Al dia otw" ucap Kean menyalimi kedua orang tuanya
Tak lama bunyi bel pintu berbunyi mama Allesya segera membuka pintu dan terlihat Alvino berdiri tegak , Alvino langsung menyalimi tangan Nita
"Allesya nya ada Tan?" tanya Alvino sopan
"Oh , ini yang namanya Alvino ganteng ya ahahaha bentar tante manggil queen dulu,kamu nggamau masuk kedalem dlu?" ucap Nita
"Enggak te,ini juga sekolah mau masuk, kapan kapan aja" ucap Alvino yang langsung diangguki Nita
"bentar yaa Tante panggil dulu anaknya" ucap Nita dan langsung masuk kedalam
"Itu Alvino udah didepan nungguin, cepetan" ucap Nita , Allesya langsung berdiri dan menyalimi kedua orang tuanya
"Queen berangkat dulu ya ma,pa Assalamualaikum" pamit Allesya
"hati hati" ucap papanya dan diangguki Allesya
"Pagii mas pacar" ucap Allesya dengan tersenyum manis
"Halu" jawab Alvino dan langsung menuju motornya
"Nggapapa sekarang halu suatu saat nanti bakal jadi kenyataan" ucap Allesya yang tidak direspon oleh Alvino
"Buruan naik" ucap Alvino dan diangguki Allesya
...****...
"Makasih yaa , perhatian banget make jemput segala" ucap Allesya turun dari motor Alvino
"Gausah geer gue nyusul lo juga dipaksa sama abang lo" ucap Alvino blak blakan yang membuat hati kecil Allesya sakit
"Kak" ucap Alin dengan tersenyum manis mendekati Alvino
"Aku minta tolong ajarin bu-"
"Ck, pengganggu" gumam Allesya dengan menatap jengah Alin yang ada disampingnya yang membuat Alin menunduk
"Gausah diurusin" ucap Alvino dan langsung mengajak Alin pergi tanpa menengok Allesya
"Gitu banget ya ahahaha" ucap Allesya menertawakan dirinya
"Dorr!" teriak Lea dari belakang Allesya yang membuat Allesya kesal
"Apaansih lo" ucap Allesya datar
"AHAHAHA lo sih pagi pagi udah galau aja" ucap Lea
"Lea! tas Lo anjir!" ucap Rara kesusahan membawa dua tas
"Oh iya hehehe maaf lupa" ucap Lea
"Nanti traktir gue titik!" ucap Rara
"Ck, Lo mah gitu sama bestie sendiri" ucap Lea kesal
"Emang lo bestie gue?" jawab Rara enteng
"setan!" umpat Lea
"Udah ayo kekelas kurang 2 menit lagi masuk ini" ucap Vani dan langsung diangguki sahabat sahabat nya
...****...
Kringgg...
"Gue mau kekantin dulu yaa beli minuman buat Al" ucap Allesya berlari kekantin
"Emang sekarang lagi ada basket?" tanya Lea dengan memakan cemilannya
"Hooh katanya besok ada lomba sama sekolah Rajasakti" ucap Vani dengan menyumpal telinganya dengan earphone
"Lo cari apasih Ra?" tanya Lea karena pusing melihat Rara dari tadi mondar mandir mencari sesuatu
"Marshmellow gue ilangg" ucap Rara
"Beli yang baru aja nanti Ra, ikhlasin nih buat lo permen lollipop" ucap Lea menyodorkan permen lollipop kepada Rara.
__ADS_1
"Makasih leaku sayangg" ucap Rara dengan terkekeh.
"Van , Lo ngga makan?" tanya Rara yang mendapat gelengan kepala dari Vani
"Ngga , males gue kekantin" ucap Vani dengan menelungkupkan wajahnya dilipatan kedua tangannya
"Lo ada masalah? dari tadi keliatan beda banget" tanya Lea.
"Ngga kok cuma mager aja ngantuk" ucap Vani.
"Gue beliin makanan yaa" ucap Rara.
"Nggausah " tolak Vani
"Nih makan! Gue tau Lo laper cuma mager aja kekantin" Allesya datang tiba tiba memberikan mie kesukaan Vani.
Vani mendongak dan terkekeh
"Makasih " ucap Vani dan memakan mie tersebut.
"Yee dasar katanya nggamau" ucap Rara sinis .
"Lo tau sendiri kan , kalo Vani orangnya ngga enakan" ucap Lea dan diangguki Rara .
"Lah katanya mau ngasih tuh minuman ke Alvino" ucap Rara .
"Nanti jamkos , guru guru rapat , dan latian basketnya nanti pas habis istirahat" jawab Allesya menatap layar ponselnya.
"Tau dari siapa Lo?" tanya Vani
"Senja yang bilang ke gue" jawab Allesya dan diangguki ketiganya.
Kringgg...
Bunyi bel berbunyi tanda jam istirahat sudah habis. "Ayok kelapangan liat basket" ajak Allesya diangguki Rara dan Lea.
"Ngga ikut?" tanya Rara ke Vani.
"Ngga deh gue nya mager ini mo ngapa ngapain" ucap Vani dengan memainkan ponselnya.
" Lo lagi dapet?" tanya Allesya dan diangguki Vani .
"Pantes" ucap mereka serempak. Vani hanya terkekeh.
"Yaudah kita ke lapangan yaa" ucap Lea diangguki Vani
"Hoy brokk sinii" teriak Senja duduk disalah satu kursi dengan melambaikan tangannya
"Eh itu ada senja sama yang lain" ucap Rara
"Yok kesanaa" ucap Lea
"Loh Vani mana?" tanya Freya
"Dikelas mager keluar, lagi datang bulan" ucap Allesya dengan mengunyah permen karet
"Anjir pacar gue ganteng bangett!" kagum Senja yang melihat Galang muncul bersama yang lain
"GALANGGG AKU DISINII!!!" teriak Senja yang membuat kesal yang lain
"Anjir kuping gue syialant!" ucap Megan yang ada disebelah Senja kesal
"What-?! Gue duluan yang duduk disini ye! Untung Lo pacarnya Galang kalo ngga , gue jotos juga lo smpe luar angkasa" ucap Megan kesal
"Udah anjir ribut mulu" ucap Liora menengahi
Sedangkan Allesya sedang sibuk fokus ke Al yang sedang bermain
"AL SEMANGATT!!" teriak Allesya semangat yang tak dihiraukan Alvino
"Kak Alvino semangatt-!!" Teriak Alin dan Alvino merespon dengan senyum tipis Allesya hanya tersenyum kecut
"Allesya yang udah cantik,baik gitu lo anggurin bro padahal banyak cowok yang mau diposisi lo" ucap Satria menepuk pundak Alvino .
"Gue juga ngga mau ada diposisi gue yang dikejar kejar sama dia risih tau gak!" ucap Alvino datar, Satria hanya memutar bola matanya malas
...****...
"Nih minum buat kamu" ucap Allesya tersenyum manis menyodorkan minuman ke Alvino yang hanya ditatap sekilas oleh Alvino
"Huft nggamau yaa yauda deh" ucap Allesya dan melemparkan minuman kepada sepupunya
"Buat lo" ucap Allesya.
"Makasihh" ucap Satria
"Ra, Lo nggamau ngasih gue minuman??" ucap Devan
"Emang Lo siapa gw? cuma mantan" ucap Rara sinis menekankan kata mantan membuat devan tersenyum kecut
"Busset dah bocil" celetuk Rey
"Emm kak ini minuman buat kakak , maaf telat tadi antri soalnya" ucap Alin tiba tiba datang
"Antri apa makan duluu" sinis Revan tiba tiba datang , Alin hanya menunduk membuat semuanya mo muntah
"Jangan didengerin,makasih yaa" ucap Alvino menerima minuman dari Alin dan langsung meminumnya
"ANJIRR WOEE KEK... NGOTAK LAHH QUEEN TADI BELA BELAIN BUAT BELIIN MINUMAN KESUKAAN LO DULUAN DIKANTIN DARI PADA MAKAN DULUU DAN LO NGGA NERIMA MINUMAN DIA! APA LO TAU PERASAAN QUEEN SEKARANG, YANG NGELIAT SECARA LANGSUNG!! ucap Lea dengan marah
"Ssssh udahh" ucap Allesya mendudukkan Lea dan mengelus pundak Lea
"Gue ngga peduli" ucap Alvino dengan dingin dan meninggalkan tempat itu diikuti Alin
"Anjing Alvino!! Mati aja lo sono!!" teriak Freya yang ditenangkan Liora
Allesya rasanya mau nangis sekarang namun dia tidak mau terlihat lemah
"Lo nggapapa kan sya?" tanya Bryan
"Lah emang gue kenapa?" ucap Allesya santai memakan permen karet
"Gue tau Lo sakit hati" ucap Rara
"Apaansih sok tau bangett Lo ah , udah gue mo ke toilet dulu wajah gue kusem ntar fans gue jadi malah berkurang dong" ucap Allesya
__ADS_1
"Anjir wajah udah bening gitu dianggep kusem gimana dengan gue?" ucap Bryan
"Beda bro, lo glowing karena cuci muka make air kobokan , sedangkan gue glowing karena perawatan" ucap Allesya asal dan langsung menuju kamar mandi
"Allesya kek tai" teriak Bryan tanpa diperdulikan Allesya
"Topeng Allesya kuat banget" ucap Baron
"Hooh salut gue" ucap Senja dan diangguki semuanya
"Gue mau kekelas ahh bye!" ucap Lea berjalan dengan santai
"Lea! tungguin guee, si Lea kebangetan!" gerutu Rara
"Emm gue mau balik dulu yaa" pamit Rara kepada semuanya dan berlari menyusul Lea
"Pusing sama bocil bocil" celetuk Rio
"Iya ya" ucap Senja dengan merangkul lengan Galang
"Ck, ngga capek apa Lo dari tadi meluk kek gitu?" ucap Megan sinis
"Iri bilang boss!"
...****...
Allesya berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan langsung menuju rooftop. Allesya memandangi gedung gedung pencakar langit
"Gue mundur?" ucapnya pada diri sendiri
"Otak gue nyuruh buat mundur, tapi hati gue nyuruh buat tetep maju" ucap Allesya lirih
"Apaansi najis banget lemah bangett lo" ucap Allesya bangkit dan berjalan menuju kelas
Ia melihat Alvino berjalan berdampingan dengan Alin, namun ia tetap melanjutkan langkahnya tanpa mempedulikan kedua orang tersebut, ia sangat lelah hari ini dengan hal yang berhubungan dengan Alvino
...****...
"ASSALAMUALAIKUM TEMEN TEMEN-!!" teriak Allesya masuk kedalam kelas dengan menirukan nada ria ricis
"Kaget sat-!" teriak Lino dan melemparkan pulpen ke Allesya dan langsung ia tangkap
"Alhamdulillah makasih ya Allah" ucap Allesya dan duduk di bangkunya
"Anjir balikinn" ucap Lino menghampiri meja Allesya
"Kalo udah ngasih sesuatu ngga boleh dibalikin lagi katanya pamali!" ucap Allesya santai dengan mengeluarkan permen karet disaku seragam nya
"Ck gue ngga ngasih cuman ngelempar doang!
"Lah suruh sapa ngelempar , kalo udah ditangan gue ngga bisa balik lagi" jawab Allesya mengunyah permen karet
"Ck, Lo cantik cantik ngeselin anjirr" ucap Lino
"Bodoamatt" ucap Allesya
"Syaa minta permen karet nya dongss" ucap Varo , pak ketu menghampiri meja Allesya
"Oh nih!"
"Udah cantik,royal lagi gue pacarin mau?" ucap Varo
"ngga ah Lo kek om om" ucap Allesya asal
"Ngadi ngadi lo! Gue udah ganteng gni dikatain om om" saut Varo tak terima
"Terima fakta nya aja ro" ucap Vani dengan tertawa
...****...
Kringg...
Jam pulang sekolah pun tiba, murid-murid pada berhamburan keluar kelas , tak terkecuali dengan Allesya,Vani,Rara, dan Lea
"Eh gue sama Rara balik duluan yak dadaah" pamit Lea dan diangguki Vani dan Allesya
"Lo pulang sama siapa? tadi kan Lo sama Alvino, mau bareng lagi?" tanya Vani
"Ngga , gue sama abang gue" jawab Allesya dengan mengotak atik handphone nya mengirim chat ke abangnya
"Ngga bareng sama gue aja?" tanya Vani yang langsung dibalas gelengan oleh Allesya
"Gausaa Van , Lo balik duluan aja gapapa" ucap Allesya
"Beneran nih?" tanya Vani
"Iya bawel , sono pulangg" ucap Allesya
"Dih ngusir ni anak , yauda deh gue balik duluan yak ati ati" ucap Vani lalu berjalan menuju parkiran
Allesya menunggu di ruang tunggu tempat untuk murid-murid menunggu jemputan, ia sedari tadi menggerutu abangnya tidak membalas chat nya dari tadi , tak berselang lama ada chat masuk Allesya langsung membuka handphone, dan ternyata Kean balik lambat karena lagi ada urusan , dan sudah menyuruh temannya untuk menjemput nya
"Huhh tau gitu gue bareng Vani aja tadi" gerutu Allesya
Tiba tiba ada suara deru motor , Allesya melihat itu sekilas dan lanjut memainkan handphone nya
"Lo Allesya kan?" tanya orang itu menghampiri Allesya
Allesya mendongak dan menganggukkan kepalanya "hooh , Lo temennya bang Kean?" orang itu menganggukkan kepalanya
"Yoii , gue Ken , ayok ah liat noh langitnya mendung abis ini ujan nih" ucap Ken berlari ke motornya
"Mendung belum tentu hujan mass , bilang cinta juga belum tentu cinta beneran" canda Allesya dan memasang helmnya
"sok iye lo" tawa Ken dan melajukan motornya
...****...
Kini keduanya sudah sampai dirumah Allesya , Allesya turun dan melepas helm
"Makasi ken" ucap Allesya
"Yoii dah sono masuk keburu ujan" ucap Ken
"Terus Lo gimana kalo kehujanan? gak mau mampir dulu nihh" ucap Allesya dan mendapat gelengan kepala dari Ken
__ADS_1
"Gampang mah kalo gw, bawa jas hujan kok tenang" ucap Ken yang langsung diangguki Allesya
"Yauda gue masuk dlu ya , sekali lagi makasi" ucap Allesya masuk rumahnya dan Ken melajukan motornya meninggalkan pekarangan rumah Allesya