
Kakak Xia Lie telah menolongku dari lima preman yang mau memukuliku, dan kakak melempar semua bahan makanan itu ke arah mereka untuk menolongku dari pukulan mereka. Bahkan kakak Xia Lie bertarung sendirian melawan mereka berlima.” Jelas Xia Quan yang membuat Ruan Qi dan Xia Yu yang kebetulan lewat terkejut.
“Apa?!, kau pasti bercanda kan?” Xia Yu terkejut tak percaya dengan apa yang ia dengar itu, begitu pun Ruan Qi. bagaimana mungkin gadis desa yang udik ini bisa bertarung mengalahkan preman. Apalagi lima orang preman? Itu mustahil.
“Kalian tidak percaya padaku yang bahkan melihat dengan mata kepalaku sendiri di mana kakak Xia Lie bertarung dengan hanya memerlukan waktu tiga menit saja menumbangkan semua preman tersebut?” tanya Xia Quan.
“Apa?!’” mereka berdua semakin dibuat terkejut mendengar hal itu. Bagaimana bisa seorang gadis desa yang kelihatannya lemah ini menumbangkan lima orang preman bahkan dengan waktu hanya tiga menit saja? Haha kau pasti bercanda, itu sangat sangat mustahil.
“Haiz ya sudah kalau tidak mau percaya.” Ucap Xia Quan akhirnya dan beranjak ke kamarnya.
Xia Lie malah sudah pergi dari sana sejak tadi, saat berada di kamarnya, Xia Lie seperti biasa selalu mengecek beberapa dokumen yang dikirimkan asistennya dari direktur yang memegang perusahaannya. Ya walau ia tak terlibat langsung tapi ia selalu memantau perusahaan-perusahaannya setiap harinya. Ia juga sudah merekomendasikan Wei Rui dan Su Xie untuk bisa bergabung di Xia Lie Quan Entertainment. Dan karena itu adalah rekomendasi dari bos besar mereka maka, direktur Xia Lie Quan pun langsung menghubungi kedua gadis tersebut berdasarkan nomor telepon yang tertera di informasi yang terdapat pada dokumen yang baru saja Xia Lie kirimkan padanya.
[Kepada Nona Wei Rui kami dari agensi Xia Lie Quan telah memilih anda untuk bergabung bersama perusahaan kami sebagai artis pendatang baru yang akan kami bimbing, jadi apakah ada waktu luang untuk anda luangkan supaya bisa menandatangani kontrak dengan kami?]
Bukan hanya Wei Rui saja yang mendapatkan pesan tersebut, Su Xie juga mendapat pesn yang sama persis.
[Kepada Nona Su Xie kami dari agensi Xia Lie Quan telah memilih anda untuk bergabung bersama perusahaan kami sebagai artis pendatang baru yang akan kami bimbing, jadi apakah ada waktu luang untuk anda luangkan supaya bisa menandatangani kontrak dengan kami?]
Saat kedua gadis tersebut membaca pesan itu, mata mereka membelalak tak percaya dengan apa yang mereka baca. Namun dalam hati mereka sangat senang, karena bisa bergabung di agensi yang sangat terkenal di Beijing ini. Dan mereka langsung terpikirkan perkataan Xia Lie pada saat mereka pertama kali berkunjung ke rumahnya dan pertaa kali berteman dengannya.
Mereka sangat terharu dan bersyukur bahkan mereka tak menyangka kalau perkataan Xia Lie itu bukan hanya penghiburan bagi mereka agar termotivasi dalam berlatih akting. Mereka pun segera menghubungi Xia Lie untuk berterima kasih padanya. Xia Lie sudah menduga kalau mereka pasti akan segera menghubunginya setelah menerima pesan dari perusahaannya. Jadi ia menanggapi mereka dengan sewajarnya laaknya teman yang membantu sesama teman.
__ADS_1
“Xia Lie... terima kasih banyak, kau pasti agak kesusahan ya... untuk merekomendasikan kami di agensi Xia Li Quan? Sungguh aku sangat berterima kasih padamu.” Wei Rui berkata dengan mata berkaca-kaca karena terharu.
“Iya Xia Lie aku juga berterima kasih padamu, dengan begini aku bisa membantu keuangan keluargaku dengan menghasilkan uang sendiri sebagai aktris.” Su Xie juga terharu dan tak tahu harus mengungkapkan rasa terima kasihnya seperti apa.
Ya, mereka sedang Video Call bertiga, karena Xia Lie mendapat dua panggilan sekaligus dari mereka. Xia Lie menjawab dngan merendah, bahwa itu memang karena mereka lah yang berbakat sehingga direkrut oleh Xia Lie Quan Entertainment. Sedangkan mereka berdua malah merasa sangat beruntung bisa mengenal Xia Lie dan berteman dengannya.
Dan keesokan harinya dan di hari yang sama saat di kampus tidak ada kelas bagi kedua gadis tersebut, yaitu Wei Rui dan Su Xie. Mereka berdua pun janjian berangkat bersama ke perusahaan industri Xia Lie Quan. Dan karena Xia Lie sendiri yang merekomendasikan mereka maka ia dengan identitas bos di sana pun turut hadir. Karena itu lah Direktur Tang sangat antusias menyambut kedua gadis ini. Ia bahkan menyiapkan jamuan yang terbilang mewah untuk menjamu mereka berdua.
Xia Lie tentunya menggunakan topengnya saat berada di perusahaannya. Karena memang tak banyak bawahannya yang tahu wajah dan identitas sesungguhnya dari Xia Lie sebagai bos mereka. Wei Rui dan Su Xie terlihat gugup, namun mereka sangat menanti-nantikan hari ini. Bahkan saat mereka disambut dengan ramah dan penuh hormat, mereka sangat terkejut dengan perilaku para staf dan karyawan di sana yang begitu menghormati mereka padahal mereka baru akan dikontrak oleh perusahaan tersebut.
Bahkan saat ia masuk ke ruang Direktur mereka tercengang, sebab sang Direktur menyambut mereka dengan sangat ramah dan seakan seperti menjilat orang yang begitu penting baginya. Perlakuan ini semakin membuat mereka bingung, kenapa semua orang begitu ramah dan seakan sangat menghormati mereka? Apa yang terjadi sebenarnya? Mereka bahkan belum dikontrak tapi sudah diperlakukan begitu baik. Ada yang aneh.
“Ba...baik Direktur terima kasih.” Ucap mereka agak tak nyaman.
“Baiklah langsung saja kita bahas kontraknya, kebetulan Bos besar kami juga ada di sini dan ia lah yang merekomendasikan kalian untuk bergabung dengan kami, jadi agar semuanya berjalan lancar, beliau akan memantau secara langsung proses tanda tangan kontrak ini.”
“Ah silahkan baca kontraknya terlebih dahulu sembari menunggu kedatangan Bos besar kami.” Ucap Direktur Tang.
“Baik Direktur.” Balas mereka yang kemudian mengambil kontrak tersebut dan membacanya.
Saat mereka membaca kontrak tersebut, mereka terkejut bukan main. Mengapa di sini tertulis pembagian hasil dari keuntungan sebagai aktris 40% untuk perusahaan dan 60% untuk mereka? Bukankah biasanya mereka hanya menerima yang persentasenya lebih kecil? Apa kontrak ini salah?
__ADS_1
“A..anu Direktur apa kontraknya sudah benar? Tidak ada salah dalam pengetikannya kan?” tanya Wei Rui ragu-ragu.
“Tentu saja ini sudah benar bahkan Bos kami yang menentukan hal tersebut dan semua adalah keputusan dari Bos kami.” Ucap Direktur Tang bangga.
“Sungguh? Apa persentase ini tidak merugikan perusahaan kalian?” kini Su Xie ikut menyuarakan pendapatnya tentang kontrak itu.
“Hahaha masalah itu kalian tenang saja, 40% bagi kami sudah cukup membuat kami kaya, lagi pula kami sudah memiliki banyak penghasilan dari para artis kami yang telah bergabung dengan kami sebelum kalian. Jadi karena ini adalah keputusan dari Bos besar maka, kalian tak perlu mengkhawatirkan hal-hal tersebut. Cukup kalian bekerja keras untuk merealisasikan rasa terima kasih kalian pada Bos besar kalau kalian merasa ini sangat menguntungkan kalian.” Jelas Direktur Tang.
“Ah sepertinya Bos besar sudah datang.” Ucap Direktur Tang yang melihat Xia Lie membuka pintu ruangan tersebut.
“Selamat datang Bos besar.” Sapa Direktur Tang.
“Selamat siang Bos besar.” Wei Rui dan Su Xie juga menyapa Xia Lie.
“Ya kalian bisa duduk kembali. Bagaimana? Apa ada yang kurang dari kontrak tersebut? Jika iya kalian bisa langsung mengatakannya padaku, aku tak masalah jika harus mengubahnya.” Kata Xia Lie yang membuat Wei Rui dan Su Xie langsung menggelengkan kepala.
“Tidak Bos besar, ini... sudah sangat memuaskan.” Jawab mereka berdua.
“Kalau begitu silahkan kalian tanda tangani dan selamat bergabung di agensi kami.” Kata Xia Lie tanpa ragu.
“Ah ba..baiklah, terima kasih Bos besar.” Ucap mereka dan langsung menandatangani kontrak tersebut.
__ADS_1