Rahasia Gadis Desa

Rahasia Gadis Desa
Bab 30


__ADS_3

“Ayah benar, itu akan sangat membantuku, dan karena hanya di di keluarga Xia yang mendukungku setiap harinya.” Kata Xia Lie.


“Kalau begitu kau rekrut saja secepat mungkin agar dia juga bisa melakukan pelatihan yang sama dengan anggota tim yang lain dan mereka bisa saling mengenal satu sama lain dan bisa segera akrab.” Saran Jia Chen.


“Baiklah tapi itu semua tergantung dia mau bergabung secepat ini atau menunggu ia lulus SMA.” Xia Lie berkata.


“Ya, ya kau bisa mengaturnya.” Putus Jia Chen.


Setelah berbincang cukup lama, malam pun tiba, Xia Lie akan makan malam di sana sebelum pulang. Ia tak bisa menginap sesuai keinginan Jia Chen, karena besok ia harus syuting kembali. Jia Chen hanya bisa pasrah karena kesibukan anaknya akhir-akhir ini. Walau biasanya saat mereka masih bersama pun Xia Lie juga sangat sibuk. Tapi ia selalu bisa berbincang dengannya setiap hari. Sedangkan sekarang untuk bertemu setiap hari pun tak bisa ia lakukan. Hah, nasib seorang ayah dengan anak-anaknya yang terlalu sibuk ya pasti seperti ini.


Sesampanya di kediaman Xia, Xia Lie sudah lama tidak melatih tenaga dalamnya. Ia pun mengeluarkan berlian Koh-I-Noor dari cincin ruang yang ia buat sendiri dengan tenaga dalamnya untuk menyimpan barang-barangnya. Cincin ruang ini cukup luas di dalamnya, itu seluas mansion yang besar. Bahkan bisa menyimpan hewan juga, itu sangat efektif untuknya menyimpan segala peralatannya dalam misi berbahaya. selain dia kakak-kakaknya juga memiliki hal yang sama karena ia lah yang membuatnya, lagi pula kakak-kakaknya juga memiliki ilmu tenaga dalam karena ini adalah latihan yang dilakukan bersama oleh Ayahnya sebagai pelatih mereka.


Ini semua karena Ayahnya merupakan keturunan kuno dalam sejarah bela diri. Bahkan leluhurnya mempercayakan kitab warisan keluarga Jia padanya. Walaupun ia sekarang sudah menjadi satu-satunya keturunan Jia dan bahkan tidak memiliki pewaris langsung. Namun dengan adanya Xia Lie dan kakak-kakaknya itu, akhirnya Jia Chen mewariskan ilmu ini pada mereka berempat yang sebagai anak angkatnya. Walau Xi Jun dan Ji Rui sama-sama memiliki adik, tapi saat Jia Chen ingin mengajari mereka ilmu tenaga dalam. Tubuh mereka seakan menolak, alhasil hanya mereka berempat yang mampu melatih hal yang ada di kitab warisan leluhurnya.


“Aku harus segera meningkatkan levelku sesegera mungkin, aku tak akan tahu apa yang akan terjadi ke depannya, jadi aku perlu kekuatan.” Gumam Xia Lie.


“Saat ini aku masih berada di level menengah akhir, walau ini sudah sangat kuat di antara manusia biasa, tapi jika bertemu lawan yang juga memiliki ilmu tenaga dalam itu adalah hal yang paling perlu ia waspadai. Jadi aku harus segera meningkatkan kekuatan, karena di dunia ini energi Qi sangat samar-samar terasa, jadi sangat tidak mungkin bisa melebihi level menengah. Bahkan kakak-kakaknya pun hanya mampu sampai di level menengah awal. Aku harus segera berlatih dan mengumpulkan kekuatan.” Renung Xia Lie mengambil keputusan.


Xia Lie menaruh berlian Koh-i-Noor di pangkuannya dan segera memposisikan dirinya dengan posisi teratai. Ia pun mulai bermeditasi dan menyerap energi Qi tak terbatas di dalam berlian tersebut. Sebelumnya ia telah memasang batas agar nantinya saat ia naik level energinya tidak keluar. Ya Xia Lie juga memahami formasi, in juga lah yang ada di kitab warisan keluarga Jia. Kitab tersebut memang hanya ada satu, tapi ketebalannya dan isinya sangat di luar imajinasi orang biasa. Karena banyak sekali ilmu yang terkandung di dalamnya.

__ADS_1


Di antara ilmu-ilmu itu ada pelatihan energi Qi, penjinak binatang, alkimia, pembuatan senjata, pelatihan formasi, pengendalian diri dan mental dan masih banyak lagi yang terkandung di dalam kitab tersebut. Dan Xia Lie telah mempelajari beberapa di antaranya. Jadi ia sangat ahli di bidang formasi hanya untuk membuat batas di kamarnya dari lingkungan luar. Kini Xia Lie mulai merasakan kenaikan level yang segera akan ia tembus.


Sriiiingg


Level Langka Awal


Sriiiiiingg


Level Langka Tengah


Sriiiiiiiingg


Dan setelah itu berhenti, Xia Lie bahkan tak menyangka ia akan langsung naik tiga level hanya karena menyerap energi Qi yang sangat murni dari berlian Koh-I-Noor ini. Ia jadi memikirkan untuk meningkatkan kekuatan level kakak-kakaknya juga. Tapi mereka sekarang sangat sibuk, bahkan mereka sudah tidak bertemu dua minggu lamanya. dan dua minggu ini Xia Lie juga sibuk akting dan menyembuhkan Tuan Bei dan berhasil mendapatkan berlian legendaris yang sangat berguna untuk pelatihannya.


Hah, ia ingin segera menyelesaikan syutingnya sesegera mungkin dan ikut bergabung dengan kakak-kakaknya yang sedang menjalankan misi. Sebenarnya ia sangat malas jika harus jadi aktris dan terkenal. Itu benar-benar merepotkan, ia ingin segera mengakhiri sandiwaranya ini yang menjadi aktris karena ketidaksengajaan. Menjalankan misi lebih mendebarkan dari pada harus berakting. Kalau bukan karena harus menjaga rahasianya dari keluarga Xia, ia tak perlu repot-repot sekolah akting dan jadi aktris.


Yah walaupun tujuan mereka tidak tercapai untuk memanfaatkannya. Tapi tetap saja ia harus menyembunyikan rahasianya serapat mungkin. Dan lagi, ia bahkan harus bertunangan dengan Tuan Muda Zhang? Yang benar saja, selain ia masih muda ia juga tak ingin menjalin hubungan dengan pria. “Haiz memikirkan ini aku benar-benar ingin keluar dari keluarga ini.” Gerutunya.


Setelah pelatihan tertutup selesai dalam satu malam yang panjang. Ia merasa benar-benar segar walau tidak tidur semalaman. Sudah jam lima pagi, ia seharusnya melatih Xia Quan hari ini sebelum berangkat ke lokasi syuting. Ia pun bergegas ke halaman taman seperti biasanya. Dan Xia Quan ternyata telah menunggunya di sana.

__ADS_1


“Sudah lama?” tanya Xia Lie.


“Ah Kakak, tidak kok aku juga baru sampai, oh ya Kak ngomong-ngomong tentang bergabung dengan tim Phoenix Nirwana, bolehkah aku mendaftarkan diri sekarang?” tanya Xia Quan yang mengejutkan Xia Lie.


"Kau yakin?" tanya Xia Lie memastikan apa yang ia dengar.


“Tentu saja Kak, yah walaupun aku masih harus lulus terlebi dahulu sih, tapi aku ingin tahu bagaimana pelatihan di sana, dan aku sangat penasaran akan hal itu.” Terang Xia Quan dengan mata berbinar.


“Baiklah, nanti seusai syuting dan kau juga telah pulang sekolah, aku akan mengajakmu ke markas.” Putus Xia Lie akhirnya.


“Oke aku sangat menantikannya.” Xia Quan sangat bersemangat dan memulai latihannya seperti biasanya.


“Anak ini tak disangka malah menawarkan dirinya sendiri, yah baiklah maka aku tak perlu memintanya bergabung dengan tim, dan ini sangat menguntungkan bagiku.” Batin Xia Lie.


“Kak aku sudah selesai pemanasan dan pelatihan seperti biasa, mari kita bertanding.” Xia Quan mulai bersemangat menantikan kemajuannya saat bertanding dengan kakaknya ini.


“Baiklah.” Xia Lie mengangguk.


Mereka pun mulai bertarung dengan Xia Lie yang hanya mengerahkan tenaganya sebesar 3%, ya itu karena ia telah naik level bahkan sampa tiga level membuat kekuatannya lebih besar dari sebelumnya. Namun tetap saja Xia Quan tak akan pernah bisa mengalahkan Xia Lie. Dan Xia Lie memperhatikan kemajuan pesat yang dialami Xia Quan. Ia benar-benar berbakat dalam ilmu bela diri, itu semakin meyakinkannya untuk bisa melatihnya dan membuatnya semakin kuat saat nantinya ia bergabung dengan tim.

__ADS_1


__ADS_2