
Tanpa sepengetahuan keluarganya, Xia Yu diam-diam bertemu dengan Zhang Yi di sebuah resto yang termasuk resto pasangan dan resto yang menjaga privasi bagi pasangan yang tidak ingin dipublikasikan. Karena Zhang Yi juga merupakan aktor yang cukup terkenal dan Xia Yu juga adalah aktris pendatang baru. Maka privasi mereka harus dijaga, apalagi mereka melakukan hubungan rahasia dari anggota keluarga mereka. Jadi karena itulah mereka butuh privasi saat diam-diam menjalin hubungan.
“Yu’er kamu sangat cantik hari ini, beda dengan gadis kampung itu, kau seperti bidadari bagiku.” Zhang Yi memulai gombalannya.
“Kak Yi, kamu ini, aku kan jadi malu.” Xia Yu tersipu malu dengan gombalan yang... emm tahu kan ya... sangat sangat murah.
“Yu’er aku dengar kau pernah mengikuti audisi drama yang disutradarai oleh Sutradara Mo? dan aku dengar juga peran tersebut malah diberikan ke orang lain? Sayangnya aku tak mengetahui nama aktris itu, mungkinkah ia aktris baru?” tanya Zhang Yi.
“Ya, dia adalah...
“Tunggu jika aku mengatakan Xia Lie merebut peranku, anti Kak Zhang bisa tahu dong kalau Xia Lie bukan gadis desa biasa yang culun dan lugu, dan jika Xia Lie benar-benar terkenal bukankah itu akan membuat Kak Yi malah berbalik menyukai gadis desa itu? Tidak, tidak, ini tidak boleh terjadi.” Batin Xia Yu gusar.
“Dia hanya gadis desa yang baru saja kuliah di kampusku Kak, entah lah mungkin aku masih kurang beruntung bisa main drama yang disutradarai oleh Sutradara Mo.” Xia Yu memperlihatkan raut sedihnya.
__ADS_1
“Kau tak perlu bersedih, aku akan mencarikanmu peran yang cocok, bahkan mungkin kau bisa menjadi partnerku dalam memerankan suatu drama, jadi kau tak perlu sedih lagi ya...” hibur Zhang Yi.
“Sungguh? Aku bisa main drama bersama Kak Yi? Terima kasih Kak, kau memang yang terbaik.” Xia Yu terang-terangan memeluk Zhang Yi di resto yang sepi itu.
Ya resto itu telah dipesan oleh Zhang Yi demi keamanan privasinya. Walau begitu tetap ada orang yang tahu hubungan mereka, siapa lagi kalau bukan pelayan di sana. Namun karena kinerja profesional mereka, mereka tak akan berani membuka mulut mereka untuk sekedar bergosip dan menyebarkan berita yang selalu mereka lihat dari beberapa pasangan rahasia seperti mereka berdua ini.
Setelah selesai makan dan berbincang-bincang mengenai peran yang akan Zhang Yi berikan pada Xia Yu. Kini mereka telah pergi dari resto itu dan pulang dengan sendiri-sendiri. Itu karena memang mereka menyembunyikan hubungan mereka. Dan tak ingin ada satu orang pun yang tahu akan hubungan mereka. Karena perlu diketahui Zhang Yi adalah tunangan Xia Lie, dan akan bahaya jika tersebar bahwa ia yang sebagai aktor terkenal berselingkuh dari tunangannya.
Dan bahayanya lagi jika mereka tahu orang yang berselingkuh dengannya adalah adik dari tunangannya sendiri. Jadi mereka harus ekstra hati-hati dalam berhubungan dan bertemu satu sama lain. Setelah Xia Yu sampai di rumah ia pun bercerita pada ibunya bahwa ia akan memerankan tokoh di drama yang juga dibintangi oleh Zhang Yi. Ibu Xia Yu senang mendengar hal itu, namun sayangnya ia tak diberitahu oleh Xia Yu hubungan mereka pada ibunya itu. Ya itu karena ia masih takut dengan respons ibunya ini, takutnya ia malah tidak setuju, ya walaupun ibunya selalu mendukungnya di setiap keadaan.
Saat ini ia sedang melatih Xia Quan di halaman taman yang luas. Semakin bertambahnya hari, kemampuan Xia Quan menjadi lebih baik dan baik. Xia Lie bahkan tak menyangka akan hal itu, ia jadi berpikir apakah ia akan merekrut adiknya ini ke dalam anggota Phoenix Nirwana. Tapi itu akan sangat membahayakan nyawanya jadi mungkin ia akan melihat bagaimna perkembangan adiknya ini. Dan tentunya jika ia menginginkan adiknya bergabung ia harus mendapat izin dari adiknya ini.
“Bagus kau semakin mahir, baiklah kau bisa lanjut berlatih sebelum ke sekolah dan aku aka pergi ke lokasi syuting, ingat apa yang pernah aku bilang, kekuatanmu ini bukan untuk menindas yang lemah dan gunakanlah kekuatanmu ini dengan bijak.” Nasehat Xia Lie.
__ADS_1
“Baik kak aku tak akan pernah melupakan nasehat kakak yang berharga ini.” Jawab Xia Quan semangat.
“Baiklah aku pergi dulu.” Pamit Xia Lie.
“Tentu, hati-hati kak.” Ucapnya.
Di lokasi syuting, hari ini adalah adegan Xu Huai Li kembali hadir di kehidupan Lu Zhi We yang sedang menjalin hubungan dengan Chu Huan Yi. Mereka bukan hanya pasangan kekasih tapi mereka telah bertunangan dan itu terjadi karena Chu Huan Yi dipaksa oleh ayahnya untuk menikahinya agar bisa mendapat kekayaan dari menantu kayanya itu.
Walau Lu Zhi Wei mulai ada sedikt rasa kepada Chu Huan Yi, tapi ketika teman masa kecil sekaligus cinta pertamanya hadir. Ia menjadi dilema dan tak tahu apakah ia akan memutus pertunangan ini demi cinta pertamanya atau bertahan dengan Chu Huan Yi yang sudah begitu baik merawat dirinya yang lumpuh ini. Hingga akhirnya hari pernikahan Chu Huan Yi dan Lu Zhi Wei diadakan. Chu Huan Yi yang sebenarnya ingin terbebas dari keluarganya dan ingin balas dendam kepada mereka dengan menjadi Nyonya keluarga Lu yang nantinya memiiki kuasa untuk menghancurkan keluarganya yang selalu menganiaya dirinya semenjak kecil.
Ya perbuatan baiknya kepada Lu Zhi Wei adalah demi bisa menjadi Nyonya keluarga Lu demi balas dendam kepada keluarga Chu yang menjualnya kepada keluarga Lu ini. Keluarga Lu yang terkenal berkuasa ini bisa meruntuhkan suatu negara. Jadi jika ia telah menikah dengan Tuan Muda Lu, ia akan menggunakan kekuasaannya sebagai Nyonya Yu untuk membuat keluarga Chu menyesal telah membuat dirinya teraniaya sejak kecil.
Saat ini Xia Lie melakukan adegan di mana Chu Huan Yi diliputi amarah balas dendam. Dan ia benar-benar totalitas, karena ia sendiri mengalami peristiwa yang hampir sama seperti karakter Chu Huan Yi ini. Jadi perkara mudah menumbuhkan perasaan ingin balas dendam kepada keluarganya sendiri. Sebab ia juga pernah memikirkan akan balas dendam kepada keluarganya yang mengabaikannya padahal ia masih anak kecil.
__ADS_1
Sutradara Mo melihat kilatan benci di kedua mata Xia Lie yang kini memerankan perannya itu. Dan itu membuat Sutradara Mo menjadi sangat mengagumi bakat aktingnya ini. Seakan ia benar-benar menjadi karakter tersebut. Sungguh bakat yang luar biasa.