RAHIM 500 JUTA

RAHIM 500 JUTA
RAHIM 500 JUTA~ BAB 30


__ADS_3

Seorang wanita paruh baya, sedang berdiri di balkon kamar sambil menatap bangunan yang menjulang tinggi di seberang sana. Di saat sedang merindukan putra nya yang berada di tanah air, di sinilah tempat nya menenangkan diri. Sang suami dan putri bungsu nya sudah sering kali mengingatkan nya untuk kembali ke tanah air dan menjelaskan pada putra mereka, tentang apa yang menyebabkannya pergi hanya karena alasan yang terdengar sepele, karena tidak merestui putra nya bersama wanita yang dipilih putra nya itu.


Sebagai orangtua terutama seorang ibu, pasti menginginkan yang terbaik untuk putra nya apalagi tentang masalah kehidupan berumah tangga. Namun, bagaimana putra nya di sana bisa mendapat ketrentaman jika wanita yang dipilih putra nya itu saja masih tidak berubah hingga saat ini. Dan ia tentu mengetahui semuanya dari orang suruhannya untuk memantau semua gerak-gerik menantunya di tanah air.


Dan beberapa saat yang lalu ia mendapat laporan dari orang suruhannya bahwa putra nya telah memenjarakan istri nya sendiri karena menjadi dalang atas penganiayaan terhadap seorang wanita hamil.


Banyak pertanyaan yang tidak ia ketahui jawaban nya, bahkan orang suruhannya pun belum bisa menemukan titik terang atas tindakan yang dilakukan putra nya, siapakah wanita hamil itu sehingga putra nya itu sampai memenjarakan istri nya sendiri. Sementara yang ia tahu putra nya itu sangat mencintai istri nya, sehingga seolah menutup mata dari semua sikap wanita itu.


Beberapa saat kemudian ia mengalihkan tatapannya dari gedung-gedung tinggi di seberang sana, kepada ponselnya yang berdiring di atas meja tak jauh dari tempat nya berdiri.


Selama berada di Negara tempat tinggal nya saat ini, hanya satu nomor yang selalu menghubungi nya, dan sampai saat ini ia belum mempunyai keinginan untuk menjawab panggilan itu. Namun, ia tetap melihat ponselnya dan ia tersenyum melihat nomor panggilan baru yang menghubungi nya.


"Kamu tidak bisa mengelabui Mama, Mama tahu ini adalah kamu." ucap nya lalu meletakkan kembali ponselnya di atas meja.

__ADS_1


Beberapa saat ponselnya berhenti berdering bergantikan satu dentingan yang menandakan ada pesan masuk.


Sebuah foto wanita yang tengah mengandung, dikirmkan oleh nomor asing yang tadi menghubungi nya.


"Siapa wanita hamil ini?" ucap nya pelan.


Ponselnya kembali berdering, nomor asing itu menghubungi nya lagi. Rasa enggan untuk menjawab panggilan itu, namun ia juga penasaran dengan foto wanita hamil yang baru saja di kirimkan dari nomor asing itu. Akhirnya icon berwarna hijau itu ia usap ke atas, dan langsung terdengar suara putra yang sangat dirindukannya.


"Mama sudah melihat foto nya kan?"


"Ma, Vino sudah tahu apa alasan Mama pergi. Maaf kan Vino karena sudah membuat Mama kecewa atas pilihan Vino. Tapi kenapa Mama tidak pernah bilang, jika saja sejak awal Mama mengatakan semuanya mungkin saat itu Vino juga akan mempertimbangkan keputusan Vino menikahi Elza."


Mama Wina seketika menitihkan air mata mendengar penuturan putra nya. Ia sendiri tahu jika putra nya itu tidak akan pernah menentang apa pun keputusan nya, sekali pun itu tentang Elza. Namun, melihat cinta yang begitu besar di mata putra nya terhadap wanita itu membuat nya memilih diam dan pergi sejauh mungkin agar tak menyaksikan bagaimana kehidupan rumah tangga putra berjalan dengan wanita yang ia anggap tidak berguna itu. Tetapi, tetap saja ia tak akan menutup mata. Ia menyuruh orang untuk memantau semua gerak-gerik Elza yang membuat nya selalu bersedih memikirkan putra nya memiliki istri seperti Elza yang suka keluyuran bersama teman-temannya. Namun, ia tidak bisa berbuat apa apa karena bagaimana pun juga Elza adalah wanita yang di cintai putra nya.

__ADS_1


"Pulang ya, Ma. Tidak akan lama lagi cucu Mama akan lahir. Apa Mama tidak ingin melihat cucu Mama. Dia adalah anak pertama Vino, Ma.


Mama Wina menganga mendengar ucapan putra nya, baru ia membuka mulut untuk berbicara namun panggilan tiba-tiba terputus.


Mama Wina pun kembali melihat foto wanita hamil itu dengan beberapa pertanyaan yang hinggap di pikirannya.


Siapakah wanita hamil di dalam foto itu?


Bagaimana bisa ia akan mempunyai cucu sementara yang ia tahu Elza tidak pernah mengandung hingga saat ini?


Lalu ia mencoba mengaitkan nya dari infomasi yang di berikan oleh orang suruhannya.


Apakah wanita hamil di dalam foto itu adalah wanita hamil yang sama dengan wanita hamil yang menjadi penyebab Vino memenjarakan Elza?

__ADS_1


Dan apa hubungan Vino dengan wanita hamil itu?


Apakah putra nya itu sudah menduakan Elza, dan sekarang wanita itu mengandung anak Vino?


__ADS_2